skip to main | skip to sidebar

Pages

Selasa, 22 Februari 2011

Jero Wacik, Film Impor Takkan Mati!


Jero Wacik

Ditegaskan Menbudpar Jero Wacik, pemutaran film Indonesia dan film impor akan tetap saling melengkapi. Saat ini pihaknya sedang membahas lagi soal besarnya pajak yang ditanggung film impor bersama dengan Menteri Keuangan. Ia pun menghimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir dengan ancaman Motion Picture Association selaku distributor film impor yang akan menghentikan peredaran film barat di bioskop di tanah air.

"Kita tidak ingin mematikan importir film luar, karena tidak boleh membuat kebijakan yang akhirnya menyengsarakan masyarakat sendiri. Percayalah kita tidak berniat mematikan importirnya," kata Jero Wacik, "Kita pengen jumlah bagus dan menjadi tuan rumah di negara sendiri dan tamu di negeri orang. Film impor juga tetap terpelihara dan saya setuju itu bisa menjadi inspirasi. Importir harus tetep hidup."

Ditemui di Gedung Sapta Pesona lantai 16, Depbudpar, Jakpus, Minggu (20/2), Jero yang didampingi sejumlah pekerja film termasuk Deddy Mizwar dan Slamet Rahardjo menuturkan bahwa sebelum akhir tahun lalu - dalam sidang kabinet yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah membahas masalah perfilman. Presiden minta semua masalah pajak segera dibenahi.

"Tujuannya adalah:

(1) film Indonesia meningkat, kalau bisa tembus 200 film per tahun;

(2) agar mutu film yang bagus dan bermutu-mutu dan dibikin yang bagus;

(3) menambah lapangan pekerjaan - ada projobs, bayangkan satu film ada ratusan orang yang bekerja dan di sini terjadi gerakan ekonomi;

(4) perfilman merupakan karya budaya. Jadi itu pentingnya film

SK mengenai perpajakan ini masih digodok. Untuk itu Jero meminta masyarakat agar tidak perlu panik. Ia pun meyakinkan bahwa dalam SK baru tersebut tidak ada unsur politik sama sekali dan hanya fokus ke masalah ekonomi dan budaya. "Berapa pajak yang pantes lagi kita bahas, kalau perlu diringankan semua," ujarnya, "Bulan depan harus beres, biar tenang semua."

"Jangan khawatir, kalau dibilang kebijakan baru dibahas sudah bocor di luar, nggak usah takut. Kita akan hidup semua. Saya lihat sudah bagus, perhatian masyarakat baik sekali akan masalah ini," pungkasnya.

Jero Wacik memang optimis film impor tetap tayang di tanah air, meski MPA mengancam tak akan menayangkan film-film Hollywood. Jika ancaman itu benar, bisa jadi kita kehilangan peluang film-film blockbuster dan say bye to...

sumber : Kapanlagi.com

Artikel Terkait



0 comments:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...