skip to main | skip to sidebar

Pages

Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Januari 2012

Hari ini Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS

0 comments
Hari ini Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS Jakarta: Pergerakan mata uang rupiah terhadap dolar AS melemah, Jumat (13/1) pagi. Kondisi ini terjadi seiring dengan masih minimnya sentimen yang dapat mengangkat pasar uang dalam negeri. Nilai tukar mata uang rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta bergerak melemah 20 poin ke posisi Rp 9.170 dibanding sebelumnya Rp 9.150 per dolar AS. "Mata uang rupiah kembali melemah meski hasil lelang obligasi Italia dan Spanyol positif," kata Managing Research Indosurya Asset Management, Reza Priyambada. Menurut Reza melemahnya mata uang dalam negeri dipicu dari pelaku pasar valas (valuta asing) yang mengharapkan acuan suku bunga bank Indonesia (BI rate) dapat turun, namun situasi yang diinginkan investor tidak sesuai sehingga nilai tukar rupiah kembali tertekan. Selain itu, Reza mengatakan wacana lembaga pemeringkat Fitch akan menurunkan peringkat Hongaria dan Belgia menjadi sentimen negatif ke depan, hal itu juga yang menjadi salah satu alasan pelaku pasar cenderung memegang dolar AS. Sementara itu, analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih mengatakan bahwa keputusan BI rate tetap di level enam persen dipicu dari pertimbangan ekspektasi inflasi yang meningkat seiring dengan perubahan berbagai kebijakan harga yang diatur pemerintah terutama kebijakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, yang dalam UU APBN 2012 ditetapkan bahwa semua mobil berplat hitam tidak boleh menggunakan bahan bakar bersubsidi. "Pertimbangan lain adalah BI menjaga siklus pertumbuhan ekonomi yang dikhawatirkan melambat karena pelemahan ekonomi global. Proyeksi pertumbuhan ekonomi BI adalah 6,3 persen hingga 6,7 persen," ujar Lana. (ANT/Vin) sumber : http://berita.liputan6.com/read/372056/hari-ini-rupiah-melemah-terhadap-dolar-as

Tahun 2012 Pasar Modal Hadapi Krisis

0 comments
Tahun 2012 Pasar Modal Hadapi Krisis Jakarta: Masuknya peringkat utang Indonesia dalam investment grade memang menjadi kabar yang menggembirakan dalam menutup tahun 2011. Kondisi tersebut pun disambut gembira oleh Presiden SBY yang mengharapkan kenaikan peringkat utang tersebut merupakan suatu peluang emas yang tidak boleh disia-siakan. Akan tetapi di samping kabar baik tersebut juga tak dapat dipungkiri bahwa di tahun 2012 masih akan terus berhadapan dengan yang namanya krisis global tak terkecuali Indonesia yang mendapatkan prediksi tersendiri dari Presiden SBY. Sekilas menengok ke belakang, dalam pidatonya sebelum acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun Anggaran 2012 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/12) yang dikutip oleh Vibiznews, Presiden SBY menyampaikan bahwa kemungkinan pada 2012 Indonesia akan merasakan krisis global yang kedua. Namun demikian dengan kondisi fundamental yang baik, Indonesia diharapkan akan mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,5% dengan tingkat inflasi rendah 4,3%. Sedangkan cadangan devisa tinggi US$110,1 miliar dan BI rate rendah 6% pada tahun 2012. Oleh karena itu, di tengah kekhawatiran akan adanya krisis global pada tahun ini beruntung bagi Indonesia dikarenakan termasuk negara yang tetap dipandang oleh negara-negara lainnya sebagai tempat paling menarik untuk berinvestasi. Hal ini paling tidak dapat dilihat dari target pertumbuhan ekonomi global yang akan dicapai oleh Indonesia pada tahun 2012 sebesar 6,6% berdasarkan data yang dikutip Vibiznews dari Bloomberg&Asia Pacific per September 2011 dimana pada tahun 2011 berhasil mencapai 6,5%. Melihat berbagai kondisi positif tersebut, tak mengherankan jika Indonesia masih aman dari guncangan krisis global tahun ini sekalipun sikap kewaspadaan para pelaku ekonomi maupun pasar modal tetap harus dilakukan untuk menjaga segala kemungkinan yang masih bisa terjadi kapan saja. Situasi inilah yang akhirnya memicu suatu pertanyaan bagaimana sebaiknya yang dilakukan oleh Indonesia dalam menghadapi krisis global?. Berbagai pendapat dan pernyataan dari para pengamat ekonomi pun bermunculan namun berikut ini ada empat hal yang perlu dilakukan berdasarkan pendapat dari Alfred Pakasi, CEO Vibiz Consulting. 4 (empat) langkah yang harus dilakukan dalam menghadapi krisis global : 1. Perkuat ekonomi domestik yang terdiri dari : 2.Pengembangan local demand diantaranya, transportasi, komunikasi, logistik, retail, dan lain sebagainya 3.Pembiayaan diantaranya, perbankan, pasar modal, pasar uang 4.Infrastruktur - Tekan impor konsumtif - Diversifikasi ekspor - pasar Asia - Pasar atraktif PMA Dengan menerapkan semua langkah tersebut diharapkan perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2012 akan terus bertumbuh positif. Pertumbuhan tersebut semakin dikuatkan seiring dengan target pertumbuhan IHSG yang akan semakin membaik bahkan dapat melampaui level 4000 hingga mendekati 5000 tahun ini. "Tahun 2012 diprediksi tidak akan jauh berbeda dibandingkan dengan tahun 2011 dimana Amerika sendiri masih tetap dalam pemulihan ekonomi namun melambat. Sementara IHSG kita yang pada tahun 2011 hanya tumbuh 3,18% dibandingkan tahun 2010 sebesar 45% memang kecil sekali akan tetapi jika kita mau membandingkan dengan negara-negara di dunia lainnya, Indonesia masih lebih baik. Oleh sebab itu, peluang ihsg di 2012 berpotensi semakin baik terlebih Indonesia masih menjadi negara favorit bagi para investor asing untuk berinvestasi dan kita harapkan memang masih banyak dana-dana asing yang akan masuk pada tahun ini untuk memperkuat perekonomian kita," ujar Alfred Pakasi, CEO Vibiz Consulting dalam seminar saham "Diskusi Pasar Modal dan Market Outlook 2012" di Jakarta, Sabtu (14/01). (http://www.vibiznews.com/ARI) sumber : http://berita.liputan6.com/read/372323/tahun-2012-pasar-modal-hadapi-krisis

Kamis, 22 September 2011

Kesenjangan Ekonomi di ASEAN Sepakat Dikurangi

0 comments
Arif Budimanta PHNOM PENH - Indonesia mendorong kesenjangan pembangunan ekonomi antarnegara ASEAN cepat dikurangi. Saat ini ketimpangan PDB/perkapita antarnegara begitu tinggi. Ada Negara yang memiliki pendapatan perkapita di atas 30.000 dolar AS per tahun, tetapi juga masih ada negara yang PDB per kapitanya kurang dari 1.000 dolar/tahun. Demikian disampaikan Arif Budimanta, Ketua Komite Ekonomi Delegasi Parlemen Indonesia, pada sidang Umum Parlemen ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, dalam rilis yang diterima Republika.co.id. Percepatan penurunan kesenjangan pembangunan ekonomi dibutuhkan untuk memperkuat stabilitas, ketahanan dan keberlanjutan pembangunan ekonomi di kawasan regional dalam menghadpi komunitas ekonomi ASEAN yang terintegrasi pada 2015. Hal ini menjadi kesepakatan dan komunike bersama dalam Sidang Umum Parlemen ASEAN yang diselenggrakan pada 18 hingga 23 September, dengan tema ‘Membangun Kesejahteraan Komunitas ASEAN’. Parlemen ASEAN juga menyerukan agar Negara-negara ASEAN 6, yakni Negara-negara yang sudah lebih maju seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Brunei, dapat membantu percepatan pembangunan ekonomi di negara anggota lainnya seperti Laos, Myanmar, Kamboja dan Vietnam, dalam berbagai bentuk instrumen ekonomi seperti Investasi, bantuan finansial, ataupun dalam bentuk peningkatan kapasitas dan transfer teknologi. sumber : REPUBLIKA.CO.ID

Rabu, 21 September 2011

Agar Gaji Bulanan tidak Jebol

0 comments
Agar Gaji Bulanan tidak Jebol JAKARTA - Perlu cara yang bijak untuk mengelola finansial agar gaji yang Anda peroleh tiap bulan tidak jebol alias habis sebelum waktunya. Prita Hapsari Ghozie, MCom, CFP, Chief Financial Planner dari ZAP Finance, mengungkapkan beberapa hal yang perlu diketahui untuk mengelola keuangan: 1. Dibagi per pos Nah, selama ini, bagaimana Anda mengatur alokasi pos pengeluaran? Tugas pertama Anda adalah mencatat paling tidak tiga bulan ke belakang untuk apa saja penghasilan yang diperoleh setiap bulan itu terpakai. Gunanya, agar Anda bisa mengetahui kemampuan, dan juga mengetahui pos-pos mana yang bocor. Secara umum, pengeluaran rumah tangga dapat dikategorikan menjadi pos pengeluaran hidup rutin, pos pengeluaran tabungan dan investasi, pos cicilan utang, dan pos pengeluaran gaya hidup. Karyawan baru pada umumnya banyak punya kemauan tetapi sadar kemampuan finansial ada batasnya, maka jalan satu-satunya adalah membuat anggaran atau rencana pengeluaran. “Jadi, harus ditentukan, berapa uang yang dikeluarkan untuk masing-masing pos,” ucap Prita. 2. Jangan dilanggar Bagaimana jika pos sehari-hari selalu besar pasak daripada tiang? Tentu tidak boleh mengambil dari pos lain, tabungan misalnya. Tujuan membuat anggaran itu adalah supaya pengeluaran terarah dan sesuai dengan rencana finansial kita. Kunci anggaran yang sukses adalah realistis dan disiplin. Salah satu caranya adalah membuat rekening-rekening terpisah untuk urusan belanja bulanan, bayar tagihan utilitas, rekening investasi, dan rekening khusus seperti “My shopping account ” atau “Spa for me”. 3. Debit otomatis Karyawan juga harus punya instruksi debit otomatis ke masing-masing rekening. Namun, bisa juga, setiap tanggal gajian langsung sebarkan dananya menurut anggaran ke rekening-rekening tersebut. Jika tidak terbiasa dengan transaksi elektronik, gunakan metode amplop. Isilah amplop sesuai dengan anggaran bulan itu. Kalau sudah mulai tipis, padahal belum akhir bulan, ya terpaksa harus berhemat. Karyawan baru yang belum punya tanggungan, harusnya juga bisa menyisihkan minimal 20 persen dari gaji bulanan untuk investasi. Investasi yang disarankan tentu saja yang memberikan potensi keuntungan terbesar seperti reksadana saham atau saham, karena tujuannya untuk jangka panjang. 4. Buat prioritas Bagaimana bila ternyata pemasukan tidak sebesar rencana pengeluaran? Prita manawarkan langkah membuat prioritas dengan menggunakan metode ZAPFIN. Konsep ini merupakan cara yang sangat mudah untuk membuat prioritas dalam anggaran. Setiap pendapatan yang diterima, sebaiknya digunakan dengan pembagian Zakat, Assurance, Present Consumption, Future Spending dan Investment sumber : TRIBUNNEWS.COM

IMF: Ekonomi Dunia Masuki Fase Bahaya

0 comments
Olivier Blanchard WASHINGTON — Bersiaplah untuk krisis ekonomi yang lebih besar. Pimpinan ekonom Dana Moneter Internasional, Olivier Blanchard, menyatakan ekonomi dunia bakal masuk dalam apa yang disebutnya fase bahaya baru. Amerika Serikat dan Eropa disebut-sebut mengalami penurunan tajam dari sisi ekonomi setidaknya akhir tahun depan. IMF memprediksi, ekonomi AS hanya akan tumbuh 1,5 persen tahun ini dan 1,8 persen tahun depan. Angka ini jauh dari patokan angka pemerintah AS, yaitu 2,5 persen tahun ini dan 2,7 persen tahun depan. "Ekonomi global memasuki fase bahaya baru. Pemulihan bakal makan waktu. Pemulihan telah melemah. Dibutuhkan kebijakan yang kuat untuk meningkatkan prospek dan mengurangi risiko," ujar Blanchard. IMF melihat hal yang lebih buruk pada negara-negara zone euro. Sebanyak 17 negara akan menunjukkan angka pertumbuhan hanya 1,6 persen tahun ini dan 1,1 tahun depan, turun dari angka perkiraan Juni sebesar 2 dan 1,7 persen. Sejumlah pengamat sebelumnya meramalkan negara-negara zone euro bakal terjebak dalam krisis utang dan hal ini berimbas pada ketidakstabilan di kawasan itu. "Pasar skeptis pada kemampuan beberapa negara mengatasi utang mereka," kata Blanchard, "Ketakutan akan ketidakpastian meninggi," katanya. Secara keseluruhan, IMF memprediksi pertumbuhan global naik 4 persen hingga tahun 2012. Berlawanan dengan AS dan Eropa, sejumlah negara diramalkan bakal moncer ekonominya; ia menyebut tiga negara: Cina, India, dan Brazil. sumber : REPUBLIKA.CO.ID

Rabu, 04 Mei 2011

10 Pebisnis Real Estate Tersukses di AS

1 comments
Donald Trump bisa jadi masuk dalam jajaran pebisnis real estate di New York, Amerika Serikat. Namun, ia tidak masuk dalam urutan pebisnis paling sukses. Sebab, konglomerat properti tersebut hanya berada di peringkat ke-14 dari 100 pebisnis yang masuk daftar tahunan yang dilansir The New York Observer.

Sementara itu, pengembang seperti keluarga Durst, Marc Holliday, dan Andrew Mathias berada di posisi teratas dalam daftar pebisnis tersukses. Mereka berhasil menduduki peringkat tersebut karena tertolong membaiknya pasar real estate.

Dalam daftar pebisnis real estate paling sukses di New York, terdapat pendatang baru, seperti Gary Barnett, Presiden Extell Development Company dan pemilik Nets, Mikhail Prokhorov. Bahkan, Presiden China, Hu Jintao, juga masuk dalam 10 besar pebisnis real estate tersukses di New York.

Berikut 10 pebisnis real estate paling sukses di New York seperti dikutip VIVAnews.com dari laman businessinsider:

10. Stephen Ross, Jeff Blau, dan Bruce Beal
Stephen M Ross NY Real Estate

Jabatan: Chairman dan chief executive officer (CEO), presiden, serta wakil presiden eksekutif Related Companies.
Related diketahui memiliki portofolio luar biasa dan mempunyai aset berkualitas tinggi di seluruh negara senilai lebih dari US$12 miliar.

Harta berharga milik perusahaan itu terletak di Manhattan, yakni Time Warner Center. Selain itu, terdapat rumah dari kantor pusat Time Warner, hotel bintang lima Mandarin Oriental New York, di samping sejumlah toko ritel, dan perumahan mewah.

9. Hu Jintao
Hu Jintao NY Real Estate
Jabatan: Presiden China.

Menurut The Observer, Hu mewakili para investor China yang terbukti berhasil melangkah mantap dalam bisnis properti di New York baru-baru ini.

Mereka tercatat sebagai penyewa utama yang diwakili kelompok Li & Fung dalam bertransaksi. Penjualan tercatat sebesar US$18 juta di America Bank Note Building untuk sebuah perusahaan konstruksi China yang tidak disebutkan namanya tahun lalu.

8. Jonathan Gray
Jonathan Gray NY Real Estate

Jabatan: Senior Managing Director dan wakil kepala Grup Real Estate Blackstone.

Selain sukses berinvestasi di saham, Gray juga sangat berhasil di bisnis real estate. Sejak bergabung di Blackstone hampir dua dekade lalu, Gray berhasil memimpin 11 perusahaan publik yang bergerak di industri real estate dengan pendapatan lebih dari US$100 miliar.

7. Michael Bloomberg
Michael Bloomberg NY Real Estate
Jabatan: Walikota New York City.

Walikota New York ini seringkali mendapati dirinya bertentangan dengan para raksasa real estate lain. Terakhir, pekan lalu ia memberikan sanksi menutup sebuah industri yang akan membangun apartemen karena tidak memenuhi persyaratan untuk potongan pajak tertentu.

Kendati demikian, ia tetap berpengaruh di kalangan para pebisnis real estate. Sebab, langkah penutupan industri itu didukung undang-undang yang komprehensif untuk membuat bangunan di kota New York lebih hemat energi.

6. Gary Barnett
Gary Barnett NY Real Estate
Jabatan: Presiden Extell Development Company.

Sebagai petinggi perusahaan, ia mengawasi portofolio real estate melebihi 10 juta kaki persegi dalam bentuk perumahan, hotel, bangunan komersial, dan ruang ritel.

Selain itu, proyeknya di kawasan distrik kota, International Gem Tower, saat ini sedang dalam konstruksi dan dia telah mendahului pembangunan properti lainnya di lingkungan tersebut.

5. Mort Zuckerman
Mort Zuckerman NY Real Estate
Jabatan: Pemimpin Boston Properties

Hartawan real estate ini fokus pada proyek perkantoran kelas atas, dengan ekspektasi imbal hasil atau keuntungan cukup besar. Ia sempat mempertimbangkan menantang Kristen Gillibrand untuk kursi Senat di Pemilu 2010, tetapi akhirnya menolak melaksanakannya.

4. Steve Roth dan Michael Fascitelli
Michael Fascitelli NY Real Estate
Jabatan: Pemimpin dan presiden, serta CEO Vornado Realty Trust

Kekuatan perusahaan real estate Vornado yakni tertarik pada 29 proyek properti perkantoran di tengah kota Manhattan, serta dua lusin properti ritel di wilayah lainnya.

Selain di Manhattan, perusahaan juga memiliki lahan 1,3 juta kaki persegi di gedung kantor pusat Bloomberg dan 1.700 kamar Hotel Pennsylvania di Manhattan.

3. Marc Holliday dan Andrew Mathias
Marc Holliday and Andrew Mathias NY Real Estate
Jabatan: CEO dan presiden SL Green

Para eksekutif ini tercatat berada di balik layar pemilik atau tuan tahan pemilik properti komersial terbesar yang menjadi bagian dari  proyek real estate Manhattan. Per Desember 2010, SL Green diketahui memiliki ketertarikan pada 59 proyek properti di Manhattan dengan total luas lahan sekitar 31,5 juta kaki persegi.

2. Andrew Cuomo
Andrew Cuomo NY Real Estate
Jabatan: Gubernur New York

Gubernur Andrew Cuomo memang hidup di Albany, tetapi ia mempunyai pengaruh besar atas industri real estate di kota New York.

Dia juga mendapat dukungan dari banyak penguasa real estate. Sementara itu, industri real estate tercatat sebagai penyumbang terbesar dalam pemilihan gubernur 2010.

1. Dauglas dan Jody Durst
Douglas and Jody Durst NY Real Estate
Jabatan: Pemimpin dan Presiden Durst Organization

Dua tokoh di belakang organisasi Durst ini diketahui memiliki sejumlah proyek real estate besar, termasuk sebuah bangunan perumahan di dekat Penn Station dan sebuah menara besar di 57th Street dan sungai Hudson.

Mereka juga berjasa dalam menarik minat beli investor Si Newhouse's Conde Nast pada proyek 4 Times Square di Wall Street.

sumber : VIVAnews

Minggu, 01 Mei 2011

Harga Pangan 'Jinak', April Terjadi Deflasi 0,31%

0 comments


Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada April 2011 terjadi deflasi 0,31%. Utamanya karena penurunan harga pangan sepanjang April 2011.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS Rusman Heriawan dalam jumpa pers di kantornya, Jalan DR. Soetomo, Jakarta, Senin (2/5/2011).

"Bahan makanan menyumbangkan deflasi 0,48%. Karena sepanjang April harganya menurun 1,9%," tegas Rusman.

Dikatakan Rusman inflasi kumulatif Januari-April 2011 adalah 0,39%, sementara inflasi yoy di April mencapai 6,16%.

Dari 66 kota, sebanyak 57 kota mengalami deflasi dan sisanya 9 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Jambi sebesar 1,57%, lalu deflasi terendah di Palu dan Pematang Siantar 1,47%.

Sementara inflasi tertinggi di Ternate 0,52% dan terendah di Palangkaraya 0,05%.

Rusman mengatakan, sepanjang April tetap terjadi kenaikan terhadap kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau yang harganya naik 0,02%. Kemudian kelompok perumahan dan air juga mengalami kenaikan harga 0,2%.

Sumbangan deflasi terbesar adalah bawang merah yang harganya turun 0,31% yang dan menyumbang deflasi 0,13%. Cabai merah dan cabai rawit menyumbang deflasi 0,11%. Daging ayam ras menyumbang deflasi 0,03%

sumber : http://www.detikfinance.com/

Selasa, 26 April 2011

Malinda Dee: Citibank Jadi Tempat Pencucian Uang Nasabah Selama 10 Tahun

0 comments
Malinda Dee

JAKARTA--Inong Malinda Dee, pelaku penggelapan dana nasabah sebesar Rp 16,063, mengatakan, Citibank telah menampung dana pencucian uang nasabah Malinda selama 10 tahun. Hal itu diakui Malinda kepada kuasa hukumnya. "Malinda mengaku itu (menampung pencucian uang nasabah). Citibank tahu karena untung," kata salah satu kuasa hukum Inong Malinda Dee, Indra Sahnun Lubis, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (26/4).

Ia menambahkan, selama 10 tahun, para atasan Malinda di Citibank cabang Landmark sangat mengetahui apa yang dilakukan Malinda terhadap uang nasabahnya. Pasalnya Malinda menjadi perpanjangan tangan nasabah untuk mencuci uang tabungan tersebut.

Malinda akan menawarkan jasa lain dengan memindahkan rekening nasabah ke bisnis lain seperti asuransi dan produk Citibank lainnya. Dari pencucian uang nasabah ke bisnis lain, nasabah akan mendapatkan keuntungan. "Jika nasabah untung, Citibank juga pasti bakal untung. Tapi kenapa Malinda malah dikorbankan seperti ini?," tegasnya.

Sebelumnya Malinda ditangkap polisi karena dilaporkan pihak Citibank yang dirugikan Rp 16,063. Selain Malinda, Dwi, teller dan dua head teller, juga telah dijadikan tersangka meski tidak ditahan.

sumber : REPUBLIKA.CO.ID

Jumat, 15 April 2011

4 Kesalahan Saat Membuat Laporan Keuangan Usaha

0 comments


Semua pengusaha harus membuat laporan keuangan bisnis, demikian menurut Mike Rini Sutikno, CFP, perencana keuangan dari lembaga Mike Rini & Associates Financial Planning & Education. Laporan keuangan ini gunanya untuk memonitor keuangan usaha, apakah usaha itu maju atau tidak, sudah sampai mana perkembangannya, dan juga untuk inventarisasi barang. Selain itu, laporan keuangan usaha juga diperlukan untuk membantu manajemen mengambil keputusan-keputusan keuangan, mengajukan kredit ke bank, dan mengurus pajak.

Sayangnya, masih banyak kekeliruan yang dilakukan pengusaha, yang bisa berakibat pada terhambatnya kemajuan suatu bisnis:

1. Ketidakmampuan untuk memprediksi jumlah penggunaan uang receh. Ini bisa menggerogoti kantong pribadi kita, lho. Itu sebabnya ada istilah kas kecil atau petty cash. Kas kecil ini dimanfaatkan untuk menangani kembalian dan hal-hal lainnya yang remeh. Bukan untuk operasional rutin, melainkan untuk yang tak terduga saja.

2. Kebanyakan pengusaha pemula tidak mengoptimalkan layanan bank otomatis. Begitu menerima pembayaran, ia tidak menyimpannya di bank karena berpikir, "Toh nanti akan dikeluarkan lagi untuk membayar biaya-biaya."

Ketika ia tidak melakukan pencatatan secara manual di perusahaan, tidak menyetorkan uangnya ke bank, dan tidak melakukan pembayaran biaya secara autodebet dari bank, aktivitas usahanya tidak akan terlacak. Uang masuk keluar begitu saja. Secara manual tidak ada pencatatan dan di bank juga tidak ketahuan debit dan kreditnya.

"Jadi apa yang mau disimpulkan? Usaha memang berjalan, tapi kita tidak tahu untung atau rugi," tutur Mike.

3. Apabila sudah memiliki rekening usaha, aktiflah menggunakannya. Setiap tiga hari sekali, kita bisa menyetorkan uang ke bank. Untuk pembayaran yang kecil-kecil, gunakan petty cash. Apabila harus membayar supplier atau yang lainnya, manfaatkan fasilitas autodebet atau transfer. Jadi secara manual tercatat dan di bank bisa dipertanggungjawabkan.

4. Kalau usaha sudah maju, kita membutuhkan bantuan ahli untuk mencatat. Ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Kalau tidak tahu cara membuat pembukuan, ini bukan berarti pengusaha boleh tidak melakukannya. Kalau tidak bisa, delegasikan tugas ini kepada orang lain.

Ada pengusaha yang menyewa orang yang tidak sesuai kebutuhan demi meminimalkan biaya. "Keuangan memang dicatat, tapi tidak optimal. Ada kesalahan-kesalahan," kata Mike.

Ia melanjutkan, seorang pengusaha haruslah mengetahui banyak hal dan bisa mendelegasikan pekerjaan kepada orang yang tepat. Jalan keluarnya adalah dengan belajar.

sumber : http://female.kompas.com/

Minggu, 10 April 2011

Menabung vs Investasi

0 comments
Apa bedanya menabung dengan investasi?



Jika Anda sudah punya tabungan, apakah investasi tetap diperlukan? Tabungan memang bisa menjadi salah satu pilihan investasi karena keunggulan yang dimilikinya dibanding produk lain. Keunggulan itu adalah risiko yang rendah atau hampir tidak ada.

Lembaga Penjamin Simpanan memastikan keamanan tabungan setiap nasabah yang bernilai di bawah Rp 2 miliar. Sementara itu, bank menjamin memberikan bunga sesuai tingkat yang telah disepakati.

Keuntungan lainnya adalah kemudahan menarik uang. Tabungan dapat ditarik dan dipindahkan setiap saat melalui ATM, perbankan elektronik maupun datang langsung ke cabang.

Tetapi dalam investasi, risiko berbanding lurus dengan keuntungan. Maka itu, makin kecil risiko berarti makin sedikit keuntungan yang bisa diraih.

Tak heran, nilai minus tabungan sebagai alat investasi adalah bunga yang rendah. Bunga tabungan bahkan lebih rendah dari tingkat inflasi.

Sebaiknya tabungan memang tidak digunakan untuk investasi. Manfaat tabungan akan maksimal jika hanya digunakan untuk kebutuhan rutin sehari-hari atau untuk kebutuhan darurat.

Meski demikian, memiliki tabungan adalah hal krusial sebelum memulai investasi. Besarnya tabungan disarankan setara dengan biaya hidup selama satu hingga tiga bulan.

Adapun deposito memberikan jaminan atas pokok dan bunga dalam jangka waktu yang disepakati. Pilihannya adalah 1, 3, 6 hingga 12 bulan. Bunga deposito lebih tinggi dari tabungan tapi sama atau lebih kecil dari inflasi.

Berbeda dengan tabungan, deposito tidak dapat diambil setiap saat. Jika uang diambil lebih cepat dari seharusnya, Anda tidak akan memperoleh bunga — atau dipotong sebagai penalti.

Deposito lebih cocok sebagai investasi yang dananya diperlukan dalam waktu satu bulan hingga satu tahun. Pilihlah bank yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang bagus jika Anda ingin membuka rekening deposito. Perbandingan bunga deposito di masing-masing bank bisa dilihat di koran setiap harinya.

sumber : http://id.berita.yahoo.com/blogs/newsroom-blog/menabung-vs-investasi-20110407-003240-615.html

Minggu, 13 Maret 2011

Bakrie Bangun Konstruksi di Timur Tengah

0 comments
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) melalui anak usahanya, PT Bakrie Metal Industries dengan PT Gunanusa Utama Fabricators menjalin kerja sama bisnis dengan Batterjee Holding Company, sebuah perusahaan terkemuka di Saudi Arabia, untuk membangun pelataran anjungan dan fabrikasi bagi eksplorasi migas di Timur Tengah.

Presiden Direktur PT Bakrie & Brothers Tbk, Bobby Gafur Umar, mengatakan, naskah kesepakatan untuk mewujudkan kerja sama usaha tersebut, sudah ditandatangani. "Benar, naskah MOU-nya sudah ditandatangani di Saudi Arabia, 12 Maret lalu," kata Bobby, Minggu (13/3/2011) di Jakarta.

Bobby bersama Komisaris Utama PT Bakrie & Brothers Tbk Irwan Syarkawi, mendampingi Direktur Keuangan/Chief Financial Oficer PT Bakrie & Brothers Tbk, Eddy Soeparno menandatangani MOU tersebut.

Dijelaskan oleh Bobby, kebutuhan akan pekerjaan konstruksi dan fabrikasi untuk anjungan lepas pantai di negara-negara Timur Tengah, khususnya Saudi Arabia, sangat besar. Tetapi, negara-negara kaya minyak tersebut, justru sangat tergantung kemampuan negara-negara di luar kawasan itu untuk memenuhi kebutuhannya.

"PT Bakrie & Brothers Tbk dan PT Gunanusa Utama Fabricators memiliki pengalaman yang luas sebagai pengembang dan fabrikator anjungan-anjungan atau platform dan yard untuk kebutuhan eksplorasi migas lepas pantai," ujarnya.

Berbekal kemampuan rekayasa dan industri tersebut, bersama-sama dengan Batterjee Holding Company dari Saudi Arabia, Bakrie dan Gunanusa kemudian menjajaki peluang bisnis di kawasan Timur Tengah.

Bobby menjelaskan, sektor migas di kawasan Timur Tengah memiliki potensi sangat besar bagi sektor konstruksi dan fabrikasi. Sebagai contoh, saat ini investasi yang telah dikucurkan untuk proyek-proyek infrastruktur di kawasan Timur Tengah mencapai 2,5 triliun dolar Amerika.

Peluang yang sangat menjanjikan terus tumbuh untuk berbagai proyek infrastruktur, terutama sejak Saudi Arabia memutuskan mengucurkan dana segar untuk berbagai macam proyek migas, termasuk di antaranya anjungan lepas pantai, oil platform, offshore receiving terminal dengan nilai investasi hingga 400 miliar dollar AS.

Kegiatan konstruksi dan fabrikasi di Saudi Arabia ini juga merupakan langkah strategis yang dipersiapkan lama untukfluktuasi kenaikan harga minyak bumi yang diperkirakan meningkat hingga 3-5 tahun mendatang.

Secara umum setiap kenaikan 10 dollar AS atas minyak bumi, setara dengan penambahan tingkatan pengembalian investasi (IRR) sebesar 2 persen.

sumber : KOMPAS.com

Senin, 07 Maret 2011

Beternak Hamster

0 comments


Informasi ini saya dedikasikan untuk calon-calon peternak hamster baru ataupun lama yang ingin bertukar informasi seputar masalah hewan kesayangan dan pencetak uang yang bernama “Hamster”

1.1 Modal
Modal dalam beternak tidaklah terlalu besar maksimal Rp.1.000.000,- anda sudah dapat menangkarkan hewan mungil nan lucu ini dirumah anda, adapun pengalokasian dana ini akan terbagi menjadi beberapa bagian, diantaranya adalah pengadaan bibit (indukan) hamster,pembuatan kandang hamster.

Indukan Hamster yang baik dapat kita peroleh dari peternak-peternak hamster yang sudah senior, karena kalau anda membeli di pasar-pasar umumnya, kebanyakan “pejantan” dan kalaupun ada betinanya itupun masih memerlukan jangka waktu lama untuk menunggu hamster itu siap kawin. (Kami menyarankan anda membeli langsung di peternak hamster)

Kalkulasi modal :
Untuk memulai beternak anda cukup membeli 25 Hamster indukan (siap kawin) dengan rasio perbandingan 20 ekor hamster betina dan sisanya pejantan

Harga indukan dipeternak biasanya adalah Rp.15.000,- per ekor untuk jenis syrian, tapi ini relative tergantung dari si penjual harga diatas hanya sebagai patokan.

Maka dapat kita peroleh modal awal untuk pengadaan induk adalah :
25 X Rp.15.000,- = Rp.375.000,-

1.2 Kandang
Untuk membuat kandang dalam beternak hamster sangatlah lain dengan kandang hamster sebagai hiasan atau pengobat stress,dalam beberapa blog yang termuat di internet pada umumnya mereka tidak menagkarkan tapi hanya sebagai hiasan rumah dan obat penat.

Kandang beternak hamster terbagi menjadi 3 macam:
1.1 Kandang pngembangbiakan
1.2 Kandang bersalin
1.3 Kandang pembesaran

1.1 Kandang pengembangbiakan
Kandang ini memiliki ukuran paling besar yaitu 80cm X 80 cm persegi dengan kawat Strimin berukuran 0,5cm memutar sebagai dinding-dinding,dan alas kandang.Sesuai dengan namanya kandang ini berfungsi untuk proses perkawinan seluruh hamster,kandang ini bisa menampung sedikitnya 25 ekor hamster dengan perbandingan 20 betina dan 5 pejantan

1.2 Kandang bersalin
Kandang ini memiliki ukuran panjang 1 meter, disekat2 dengan ukuran 15X15cm persegi per kandang dengan kawat strimin berukuran 0,5cm sebagai muka dan alasnya saja,jadi dinding yang lain bisa berupa kayu untuk medapatkan kesan nyaman dan gelap

1.3 Kandang pembesaran
Kandang yang digunanan untuk membesarkan anak-anak hamster setelah di sapeh “ tidak minum susu dari induknya lagi ” berukuran panjang 1 meter, tinggi 15 cm dengan muka kawat strimin dan dinding lainya dapat berupa kayu. (Strimin kawat kotak2 kecil) tanpa menggunakan sekat

Kalkulasi dana pembuatan kandang :

- Kandang pembesaran jika anda membuat rangka dari jati maka habis sekitar Rp.50.000,-
- Kandang bersalin sekitar Rp.90.000,- menggunakan kayu cor saja sudah cukup kuat
- Kandang pembesaran sekitar Rp.25.000,-
- ( Kawat strimin 0,5cm=Rp.16.000,/m, Kayu Cor=Rp11.000/2m), dan paku reng 1 ons Rp.4000)

Dari kalkulasi biaya diatas makan anda sudah memiliki 1 kandang pengembanbiakan hamster, dan 11 kamar bersalin untuk hamster ditambah 1 kandang pembesaran dengan kapasitas 40 anakan hamster dan total biaya pengadaan kandang plus indukan hamster diperoleh Rp.540.000,-

Rp.90.000 +Rp.50.000,-+Rp.25.000,- =Rp. 165.000,-
Rp.375.000 (indukan ) =Rp. 540.000,-

Dalam blog ini kami juga akan menguraikan seluk beluk beternak hamster dari mulai pengadaan modal seperti telah kami sampaikan diatas sampai cara merawat,merangsang reproduksi hamster,memberi jenis-jenis makanan penambah nafsu kawin hamster dan sampai anda bisa memanennya

sumber : http://beternak-hamster.blogspot.com/

Jumat, 04 Maret 2011

Lima Persiapan Sebelum Investasi

0 comments
Semua pihak baik lembaga atau perorangan bisa berinvestasi. "Investasi tak hanya untuk mereka yang berkantong tebal. Orang yang punya simpanan terbatas bisa berinvestasi," kata Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen Agus B Yanuar.

Setiap kelebihan dana bisa belanja rutin bisa diinvestasikan dalam instrumen investasi yang cocok. Instrumen ini disesuaikan dengan besaran dana yang dimiliki dan karakter masing-masing individu.

Anda ingin mulai berinvestasi? Agus menjelaskan persiapan yang harus dilakukan sebelum melakukan investasi.

1. Kenali diri. Terdapat berbagai macam instrumen investasi yang bisa dipilih sesuai risiko. Jangkauannya beragam mulai dari yang paling tidak berisiko alias konservatif, mau menerima sedikit risiko maupun penggemar investasi berisiko tinggi.

Kenali diri sebagai bekal memilih investasi yang paling sesuai. Kalau memang tak berani mengambil risiko, jangan pilih investasi berisiko tinggi.

2. Menetapkan tujuan. Investasi bisa dimanfaatkan untuk menyimpan kekayaaan, atau untuk menambah kekayaan. Waktu penggunannya bisa dalam jangka pendek, menengah atau panjang. Setiap orang punya kebutuhan yang berbeda.

Kenali dan tetapkan tujuan investasinya. Instrumen investasi untuk pendidikan anak lima tahun yang akan datang berbeda dengan pilihan investasi bagi dana yang akan digunakan tiga bulan ke depan. Dengan mengetahui tujuan dan jangka waktu investasi, bisa dipilih instrumen investasi yang sesuai.

3. Cari informasi. Kumpulkan sumber sebanyak-banyaknya tentang investasi yang Anda ingin lakukan. Pastikan sumber anda dapat dipercaya untuk memberikan informasi yang tepat dan akurat. Banyak buku dan situs yang bisa dibaca untuk menambah pemahaman.

Bank dan manajer investasi biasanya bisa memiliki penasehat investasi yang bisa diandalkan. Pengetahuan ini akan berguna sepanjang rentang investasi.

4. Melakukan analisis. Pembelian instrumen investasi sebaiknya didasarkan pada analisis yang rasional dengan alat-alat ukur yang sahih. Jangan percaya hanya pada satu sumber.

Analisis ini bisa dilakukan dengan data-data makro dan mikro ekonomi. Untuk mendapatkan data ini Anda harus selalu memperbarui pengetahuan tentang kondisi ekonomi.

5. Prinsip kehati-hatian. Pada akhirnya seluruh kerugian maupun keuntungan investasi akan ditanggung sendiri. Pahami bentuk dan instrumen investasi serta risiko dan tingkat imbal hasil yang diharapkan.

Dengan mengetahui risiko, maka besaran investasi bisa disebar secara proporsional. Jangan pernah meletakkan seluruh dana pada satu investasi saja.

Famega Syavira

sumber : http://id.news.yahoo.com/yn/20110304/tbs-lima-persiapan-sebelum-investasi-6d0f5c9.html

Minggu, 27 Februari 2011

Presiden: Kepri Akan Jadi Pusat Ekonomi Baru

0 comments


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono optimistis Provinsi Kepulauan Riau akan menjadi pusat ekonomi baru, sehingga bisa menyaingi Singapura.

"Tempat kita ini adalah satelit Singapura. Kita akan menjadi `new economy center`," kata Presiden Yudhoyono saat membuka rapat kerja di Bandara Raja Haji Fisabillillah, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Minggu.

Presiden menjelaskan, untuk mencapai target itu, semua pihak harus bekerja keras untuk membangun Kepulauan Riau.

Pembangunan itu harus mengakomodir kepentingan lokal, yaitu peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Selain itu, kepentingan nasional juga harus dipenuhi, dalam bentuk percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Presiden juga meminta pembangunan Kepulauan Riau memperhatikan empat sasaran utama, yaitu pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan tenaga kerja, pengurangan kemiskinan, dan pemeliharaan lingkungan.

"Pada saatnya nanti itu akan menjadi center yang tidak kalah dengan Singapura," kata Presiden.

Rapat itu digelar setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Minggu pagi, mengumpulkan sejumlah menteri dan sejumlah pejabat pusat di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Para menteri itu tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tajungpinang, sekitar pukul 08.30 WIB. Mereka tiba di bandara itu secara bergantian.

Para menteri tersebut antara lain Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta, Menteri Perindustrian M.S Hidayat, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Gita Wirjawan.

Selain itu, juga ada Menteri Pertanian Suswono dan Ketua Komite Ekonomi Nasional Chaerul Tanjung yang tiba di Tanjungpinang menggunakan pesawat jet khusus.

Sebelumnya, sejumlah menteri sudah berada di Tanjungpinang untuk mendampingi presiden, antara lain Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, dan Mensesneg Sudi Silalahi.

Setelah tiba di bandara, para menteri istirahat sejenak di salah satu ruang rapat. Sekitar pukul 09.00 WIB, mereka bersama-sama menuju ruang yang lain untuk memulai rapat.

sumber : http://id.news.yahoo.com/antr/20110227/tpl-presiden-kepri-akan-jadi-pusat-ekono-cc08abe.html

Minggu, 20 Februari 2011

Tobacco to Be Listed Negative Investment

0 comments


The Department of Industry proposes seven new sectors that will be listed in the negative investment list including tobacco, refinery, and pulp industries. Two other sectors listed are security printing and the 10 thousand megawatt electricity project.

However, each sector will be subject to further evaluation.

Finance Minister Sri Mulyani said accurate formulation should be aimed at several policies mainly those of health, telecommunication, tourism and public works sectors.

"The revision should take into account the national interests, protect people's needs and side with sound competition over all players," she said on Wednesday, July 1.

sumber : VIVAnews

Indonesian Investor to Invest US$1 Bn

0 comments


The Indonesian government will pay a visit to India and Turkey to help promote the Indonesian economic corridor. A national entrepreneur, Chairul Tanjung, is ready to put in investment in the program.

"I'm planning to go around India once again. They're ready to go in for US$15 billion," said Coordinating Minister for the Economy, Hatta Rajasa, today, Feb 18.

A number of Asian countries have stated their commitments to be involved in the development of national economic corridor. Entrepreneurs from Japan are prepared to invest to up until US$60 billion; South Korea, US$20 billion; and India, US$15 billion.

Earlier, the government has been assured on the financing of economic corridor development by US$40 billion.

Several businessmen are willing to invest US$2 billion. On the other hand, Chairul Tanjung, owner of CT Corporation, has settled more than US$1 billion worth of investment.

source : VIVAnews

Sabtu, 19 Februari 2011

Untung Mana, Emas Batangan atau Perhiasan?

0 comments


Lonjakan harga emas dunia hingga level US$1.300 per ons telah membuat komoditas ini kian menarik. Tak sedikit investor memburu emas lantaran berharap harga akan terus meningkat, meski juga tak sedikit yang khawatir level itu hanya dianggap cuma bubble atau gelembung dimana sewaktu-waktu harganya akan jatuh lagi.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pedagang Emas dan Permata Indonesia (APEPI) Iskandar Husein menilai melambungnya harga emas saat ini tidak bisa dilepaskan dari masih belum stabilnya kondisi ekonomi di negara-negara benua Amerika dan Eropa. Kondisi perbankan masih belum aman dan berisiko besar sehingga banyak investor beralih ke emas.

Menurut dia, harga emas diperkirakan akan terus naik hingga Desember nanti. Meskipun tidak bisa memperkirakan berapa harga maksimal yang bisa ditembus logam mulia ini, namun Iskandar sepakat harga emas kemungkinan akan terus naik dan sulit turun. "Jika tidak naik, harga tetap akan bertahan di kisaran US$1.315 per ons. Di Indonesia, saat ini diperdagangkan di kisaran Rp 350 ribu/gram."

Optimisme bertahannya harga emas di level tertinggi, menurut dia, karena banyak negara besar seperti China yang memupuk cadangan devisa dalam bentuk emas. Negara-negara ini tentu tidak ingin harga emas jatuh di pasaran. ”Mereka tak mau rugi. Kalau harga turun, mereka langsung umumkan akan beli emas dalam jumlah banyak. Kalau sudah seperti itu, harga emas akan naik lagi,” ungkap Iskandar.

Karena itu, investasi emas dianggap cukup aman, apalagi jika dibandingkan dengan saham. Namun, Iskandar mengingatkan bukan berarti tidak memiliki resiko. Sama seperti investasi properti yang harganya selalu dibilang terus naik, investor emas juga perlu waspada. ”Harga properti seperti tanah memang terus naik. Tapi kalau ada bencana seperti banjir juga tidak bernilai."

Dia memberikan contoh, ketika terjadi krisis, negara seperti China juga akan menggelontor pasar dengan persediaan emas sehingga harga emas bisa rusak. Tetapi turunnya harga emas biasanya tidak berlangsung lama dan cenderung kembali menguat. "Karena itu, investasi dalam bentuk emas lebih cocok untuk investasi jangka panjang, bukan jangka pendek."

Agar bisa untung, Iskandar memberikan tips untuk investasi emas.

Menurut dia, emas batangan lebih menguntungkan untuk berinvestasi dibandingkan emas perhiasan. Nilainya utuh karena tidak menambah biaya desain, tapi memang lebih ribet untuk penyimpanan.

”Bagi mereka yang benar-benar berinvestasi, emas batangan lebih menguntungkan. Kalau bisa yang berat sekaligus antara 50-100 gram karena hitungan per gramnya lebih murah dibandingkan dengan batangan kecil, apalagi dibanding beli emas perhiasan,” ujarnya, Senin (4/10). Selain itu, jika membeli emas batangan kecil, juga dikenai biaya produksi.

Sedangkan, untuk emas perhiasan, harganya memang lebih mahal ketimbang emas batangan. ”Bagi yang modalnya cekak, emas perhiasan juga bisa menjadi pilihan. Apalagi emas perhiasan bisa sekaligus untuk aksesori, bergaya. Kalau yang batangan tidak bisa,” ujar Leo Hadi Loe, Representatif World Gold Council Indonesia.

sumber : VIVAnews

Senin, 14 Februari 2011

Kelomang Sahabat Setia yang Tidak Neko-neko

0 comments


Akuarium dipercantik ikan hias dan tanaman air sudah biasa. Bagaimana bila si ”Pemulung dari Pesisir Pantai” yang mempercantik akuarium?

Kelomang atau si pemulung dari pesisir pantai bukan hanya sekadar hewan mainan pada masa kanak-kanak. Bila tahu cara perawatannya, kelomang pun bisa menjadi serious pets yang memperindah akuarium. Terarium, begitu sebutan untuk tempat penyimpanan kelomang, hewan yang suka berganti ”rumah” ini.

Di Indonesia kegemaran memelihara kelomang beberapa tahun ini mengalami peningkatan. Awalnya hanya di seputar Jakarta dan Bandung, tetapi kini mulai merambah ke Semarang, Solo, Yogyakarta, Bali, Medan, Balikpapan, hingga Papua. Bahkan kelomang pun menjadi incaran para hobiis di Amerika. Untuk memenuhi kegemarannya, kelomang khusus diimpor dari Indonesia.

Hitam pekat hingga merah menyala

Di Inggris, kelomang dikenal dengan sebutan hermit crab. Secara umum, ada dua jenis penggolongan kelomang, yaitu kelomang air dan kelomang darat. Kelomang air mayoritas hidup di air laut tetapi beberapa ditemukan hidup di telaga air tawar. Tak kurang ada 600 spesies kelomang air yang seluruhnya tergolong dalam keluarga Diogenidae, Paguridae, dan Parapaguridae. Sedangkan kelomang darat hanya terdiri dari 13 spesies yang termasuk dalam keluarga Ceonobitidae (kelomang darat).

Daya tarik si makhluk eksotis dari pesisir pantai ini tidak cuma pada bentuk dan warna cangkangnya yang indah. Warna tubuh kelomang pun beragam. Kelomang darat berwarna gelap hingga berwarna terang menyala siap menyejukkan mata. Warna tubuh kelomang meliputi hitam, abu-abu, putih, cokelat, biru tua, ungu, merah menyala, dan jingga.

Dari 13 spesies kelomang darat, 8 spesies di antaranya hidup di Indonesia, yaitu ketam kelapa atau ketam kenari (Birgus latro), kelomang ungu (Coenobita brevimanus), kelomang cokelat (C. cavipes), kelomang stroberi (C.perlatus), kelomang keriput (C. rugosus), kelomang ungu-jingga (C. violascens), kelomang duri (C. spinosus), dan kelomang blueberry (C. purpureus).

Dua spesies yang paling eksotis adalah kelomang stroberi dan kelomang blueberry. Seperti namanya, kelomang stroberi mempunyai warna merah menyala dilengkapi dengan hair setoe berwarna putih, sedangkan yang blueberry berwarna biru tua dengan sedikit bercak cokelat, kuning, atau jingga.

Setia dan tidak neko-neko

Kelomang darat cocok dipelihara para hobiis yang beraktivitas tinggi ataupun pecinta hewan yang tidak mau ”ribet”. Menurut Felix Johannes Wang, pemilik usaha Happy Crabbie yang juga hobiis kelomang, perawatan kelomang tergolong mudah dan tidak merepotkan. ”Dia (kelomang) ’kan nggak ribet dibandingkan hewan darat lainnya, nggak ada bau yang menyengat. Kotorannya juga mudah diambil, seperti kotoran ikan, kita buang pakai tisu,” ujarnya.

Kelomang akan setia menemani hari-hari para hobiis dalam jangka waktu yang cukup lama. Pasalnya, hewan berubuh mungil ini berumur panjang. ”Umurnya (kelomang) stroberi sekitar 30 tahun. Kalau yang ungu, pernah dicoba dengan carbon dating umurnya 76 tahun,” Felix menjawab AGRINA.

Kelomang darat dapat hidup pada temperatur tropis 15°C-40°C. Saat cuaca sangat panas, mereka akan menguburkan diri dalam pasir atau berlindung di balik batu karang. Menurut pria kelahiran Semarang, 7 Mei 1976 ini, suhu dan kelembapan udara seperti di Indonesia sangat cocok untuk habitat kelomang sehingga mereka tidak memerlukan pemanas, pedingin, ataupun penerangan tambahan.

Kelomang tergolong hewan yang irit pakan. ”Pemberian makan sehari cukup sekali sebanyak satu sendok teh,” ucap Felix. Pakan berupa racikan kelapa, udang, tulang sotong, dan sisa-sisa karapas (kulit kelomang) yang terkelupas saat molting (ganti kulit). Penambahan tulang sotong dan karapas pada pakan sebagai suplemen kalsium untuk memperkuat pembentukan karapas. Selain itu, kelomang juga menyukai makanan yang manis sehingga pemberian buah-buahan dapat dilakukan sebagai alternatif makanan.

Untuk minum, sebaiknya disediakan dua cawan air. Satu cawan air tawar dan lainnya air asin. Pemberian air asin seharusnya berupa air laut tetapi kondisi ini bisa diakali dengan air dicampur garam tanpa yodium. Air asin dibutuhkan kelomang untuk menjaga kestabilan ion tubuh. Air minum diganti setiap hari agar kebersihannya terjaga.

Untuk tempat hidup kelomang, bagian dasar terarium sebaiknya dilapisi kepingan koral, karang, atau pecahan cangkang siput, sebelum diisi pasir. Ini akan memberikan suplai kalsium yang cukup bagi kelomang. Kebersihan pasir dasar akuarium dijaga dengan cara mencucui dan mengeringkannya di bawah sinar matahari. Karena kelomang suka hidup di tempat lembap, penyemprotan pasir dengan sedikit air tawar dapat dilakukan pada sore atau malam hari.

Karantina saat molting

Seperti kepiting dan ular, kelomang mengalami ganti kulit (molting). Saat kelomang menjalani masa molting, kelomang dipisahkan pada wadah yang berbeda. Kelomang yang mengalami pergantian kulit biasanya menyendiri, gerakannya pasif dan lambat, serta tidak makan (puasa). Bila menemukan tanda-tanda seperti itu, karantinalah dia dari komunitasnya.

”Dipisahin supaya nggak dikanibal. Dia ‘kan ngeluarin hormon seperti pelumas untuk mengeluarkan kulit ini. Aromanya itu yang seperti udang,” ungkap Felix. Aroma tubuh tersebut memicu kelomang lain untuk menyerang dan memangsa kelomang yang sedang molting. Ini adalah fase kritis bagi kelomang. Karena tubuhnya yang lunak, pertahanan dirinya pun lemah sehingga kelomang perlu dikarantina untuk menghindari kanibalisme sesamanya.

Waktu karantina selama satu hingga dua minggu. Menurut pria yang menerbitkan buku Petunjuk Praktis Memelihara Kelomang Darat itu, kelomang dikarantina tanpa diberikan makan tetapi tetap disediakan minum. Wadah karantina ditutup rapat dan dibiarkan gelap sesuai kegemaran kelomang saat fase molting. Dua minggu berlalu, kelomang dapat bergabung lagi dengan teman-temannya.

Jadi, cukup mudah bukan perawatan si kelomang. Tertarik untuk memelihara?

Windi Listianingsih

sumber : http://www.agrina-online.com/show_article.php?rid=14&aid=2810

Minggu, 13 Februari 2011

Garam Saja Impor

0 comments


Sebagai negara kepulauan dengan panjang pantai 5,8 kilometer dan laut seluas 81.000 kilometer persegi, Indonesia ternyata tak mandiri dalam memproduksi garam. Untuk memenuhi kebutuhan garam sekitar 3 juta ton, Indonesia harus mengimpor garam 1,8 juta ton per tahun.

Volume impor itu terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan dalam negeri untuk keperluan industri dan konsumsi rumah tangga rata-rata 2 persen per tahun.

”Kesalahan strategi dalam membangun industri garam nasional adalah penyebab utama terjadinya hal itu. Usaha hanya dikembangkan di Pulau Jawa (dan Madura) yang sebetulnya memiliki musim kemarau yang pendek sehingga produksi garam selalu tidak optimal,” kata Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun di Jakarta, Sabtu (12/2/2011).

Pilihan pengembangan industri garam di Pulau Jawa-Madura dan sedikit di luar Jawa selama ini perlu dimaklumi karena semua infrastruktur yang dibutuhkan, seperti pelabuhan dan jalan raya yang memadai, hanya tersedia di wilayah ini. Akibatnya, daerah-daerah di luar Jawa, seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki musim kemarau hingga delapan bulan, yang seharusnya pantas menjadi basis produksi garam nasional, selalu terabaikan.

Selama ini, menurut Alex, produksi garam nasional hanya rata-rata 1,2 juta ton per tahun yang dihasilkan dari lahan seluas 19.600 hektar yang tersebar di sejumlah daerah di Jawa, Madura, Sulawesi Selatan, dan Bali. Kebutuhan nasional sejak tahun 2009 sekitar 3 juta ton per tahun.

Perusahaan Negara Garam bahkan hanya memproduksi 280.000 ton per tahun dari total lahan 5.750 hektar di Madura. Namun, tahun 2010, perusahaan ini hanya memproduksi 23.000 ton sehingga seluruh kebutuhan praktis dipenuhi impor.

Selain untuk konsumsi rumah tangga (24 persen), kebutuhan terbesar justru untuk bahan baku industri plastik (50 persen). Kebutuhan lain adalah untuk bahan baku industri kosmetik dan cairan infus (16 persen), pengeboran minyak (4 persen), dan industri aneka pangan.

Untuk meningkatkan produksi garam nasional, saat ini sudah dibangun pabrik garam di Nusa Tenggara Timur oleh investor Australia. Adapun investor dari Taiwan sudah menyampaikan komitmennya untuk berinvestasi di NTT.

Nusa Tenggara Timur dipilih karena musim keringnya berlangsung delapan bulan per tahun.

Anomali cuaca Menurut Alex, kondisi pergaraman nasional mencapai titik terendah tahun 2010 karena musim hujan nyaris berlangsung sepanjang tahun. Total produksi hanya 24.000 ton sehingga total impor melonjak menjadi 2,976 juta ton.

Di Rembang, Jawa Tengah, misalnya, produksi garam tahun lalu hanya sekitar 20.000 ton atau anjlok 84 persen dibanding tahun 2009, yakni 143.753 ton.

Bahkan, di Madura, pulau yang selama ini merupakan produsen terbesar garam nasional, pada tahun 2010 sama sekali tidak ada produksi. Akibatnya, semua pemilik lahan, penggarap, dan buruh angkut tidak menikmati hasil dari garam.

Setiap hari selama enam bulan musim garam, Mei-November, petani masih tetap bekerja di lahan, antara lain memasukkan air laut ke dalam lahan agar bisa jadi garam. Setiap hari pula calon bakal kristal garam disapu hujan sehingga sepanjang tahun 2010 petani gagal panen.

”Padahal, setiap musim petani di Madura mampu memproduksi garam berkisar 80-100 ton. Sekarang petani malah menanggung beban kerugian minimal Rp 3,5 juta per hektar,” ungkap Abdurrahman, petani garam di Pinggirpapasan, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.

Cuaca tak menentu juga memukul petani garam di Jeneponto, Takalar, Pangkajene Kepulauan, dan Maros, Sulawesi Selatan.

Ketergantungan terhadap impor yang begitu tinggi ikut memukul petani garam lokal. Garam asal Australia dijual seharga Rp 800 per kilogram dan garam dari India Rp 650 per kilogram. Tak sedikit pula petani garam yang terjerat utang kepada tengkulak. Akibatnya, mereka dipaksa menjual harga Rp 200-Rp 300 per kilogram.

”Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 21 Tahun 2007 yang menetapkan harga garam petani untuk kualitas satu Rp 325 per kilogram dan kualitas dua Rp 250 per kilogram ikut memperparah penderitaan petani garam,” kata H Muh Hisyam, petani garam Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan, Sampang.

Wellem Tuflasa, petani garam di Aerkia, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT, menambahkan, selama ini garam dijual sangat murah, Rp 17.000-Rp 25.000 per karung dengan berat 50 kilogram, tergantung cuaca.

sumber : JAKARTA, KOMPAS.com

Sabtu, 12 Februari 2011

Kadin: Sektor Pangan Paling Menggiurkan

1 comments

Wakil Ketua Umum Kadin, Anindya N Bakrie

Sektor pangan mempunyai peluang usaha paling menjanjikan saat ini dan di masa mendatang. Pangan merupakan kebutuhan pokok manusia di dunia, sementara jumlah lahan semakin berkurang.

Menurut Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Anindya Bakrie, terdapat tiga sektor utama yang menjadi peluang emas yaitu pangan, sandang dan papan.

"Di antara ketiga sektor itu, bidang pangan prospeknya paling terang," ujarnya dalam seminar enterpreneurship di Bandung, Sabtu, 12 Februari 2011.

Anin menjelaskan, pangan merupakan kebutuhan pokok manusia di seluruh dunia. Jumlah populasi penduduk juga terus bertambah, namun jumlah lahan pertanian terus berkurang sehingga mempengaruhi tingkat produksi.

"Tanah tidak bisa dibuat, dan terus berkurang, sedangkan tingkat kebutuhan pangan terus bertambah. Nah di sini letak peluang usaha di bidang pangan terbuka," ujar dia.

Indonesia merupakan negara agraris, yang memiliki peluang besar di sektor pangan. Sayangnya, untuk swasembada pangan saja Indonesia belum bisa. Bahkan, untuk banyak jenis komoditas pangan, Indonesia justru mengimpor, bukan mengekspor. "Karena produksi pangan atau pertanian kita rendah," pungkasnya.

Menurutnya, terdapat beberapa faktor penyebabnya, diantaranya rendahnya dukungan pemerintah dan lembaga keuangan perbankan di sektor pertanian. Petani sulit mengakses permodalan untuk mengembangkan sektor pertanian.
"Kalau pun ada, biasanya hanya pada tingkat pertanian murni, tidak sampai pada upaya pengembangan industri pertanian," ujarnya.

Ia mengaku dapat memahami rumitnya prosedur-prosedur yang menjadi kendala petani atau pun pelaku industri pertanian di tingkat basis. Karena itu mesti dibuat solusi lain yang lebih sederhana, yakni dengan memperbanyak unit usaha koperasi atau lembaga keuangan mikro. Keduanya merupakan lembaga yang secara teknis dapat mengatasi dan menjangkau masalah permodalan di tingkat basis, bahkan yang terbawah sekali pun.

"Cara ini diharapkan bisa mendongkrak produktivitas pertanian kita sehingga bisa sampai swasembada, bahkan juga bisa mengekspor, bukan lagi mengimpor," jelasnya.

Laporan: M Arief Hidayat
• VIVAnews
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...