skip to main | skip to sidebar

Pages

Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Februari 2012

Wartawan Diminta Serahkan Daftar Pertanyaan untuk SBY

0 comments
Wartawan Diminta Serahkan Daftar Pertanyaan untuk SBY JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengadakan tanya jawab dengan para wartawan yang sehari-hari meliput di kompleks Istana Kepresidenan RI. Tanya jawab yang berlangsung sekitar 90 menit itu terdiri dari 16 pertanyaan dan dijawab langsung oleh Presiden di Istana Negara Jakarta, Senin (13/2/2012), malam. Tanya jawab antara wartawan dengan Presiden ini terlaksana setelah pekan lalu rencananya akan diselenggarakan namun ditunda hingga akhirnya berlangsung semalam, menjelang perayaan Hari Valentine 14 Februari 2012. Namun, sebelum tanya jawab berlangsung jauh-jauh hari staf Presiden meminta para wartawan menyiapkan daftar materi pertanyaan apa saja yang akan ditanyakan kepada Presiden. Para wartawan pun berlomba-lomba mendaftarkan pertanyaan yang akan diajukan. Awalnya cara staf Presiden, melalui jasa seorang wartawan, meminta lebih dahulu daftar pertanyaan kepada wartawan di Istana sempat memicu polemik di kalangan wartawan. Akan ada kesan pertanyaan yang akan diajukan kepada Presiden hendak diatur-atur. Sebab tentu bukan jawaban surprise dan spontanitas yang akan keluar dari Presiden jika pertanyaannya dibocorkan lebih dahulu. Seorang wartawan media nasional, sempat menganggap aneh metode tanya jawab wartawan dengan Presiden. Akhirnya, para wartawan pun mengalah dan bersedia mendaftarkan pertanyaan kepada staf Presiden untuk selanjutnya disiapkan jawabannya untuk dijawab langsung oleh Presiden. Dalam tanya jawab semalam, Presiden pun dengan tangkas menjawab semua pertanyaan wartawan apalagi Presiden sudah tahu semua yang akan ditanyakan para wartawan. Psikolog Politik, Hamdi Muluk, dalam sebuah dialog di televisi swasta nasional semalam menyebut tanya jawab antara Presiden dengan wartawan mirip dengan cara tanya jawab yang dilakukan Presiden Soeharto dengan para petani pada zaman Orde Baru. sumber : TRIBUNNEWS.COM

Kamis, 02 Februari 2012

Wa Ode akan Beberkan Strategi Banggar Simpangkan Uang

0 comments
Wa Ode akan Beberkan Strategi Banggar Simpangkan Uang JAKARTA - Selain memberikan sejumlah bukti data mengenai praktik mafia anggaran di Banggar DPR, Wa Ode Nurhayati (WON) juga akan membongkar semua yang terjadi selama ini di Banggar DPR. "Sistem permainan angggaran yang sudah habit itu akan dibuka secara gamblang oleh WON ketika di persidangan nanti," ujar kakak Wa Ode Nurhayati sekaligus kuasa hukumnya, Wa Ode Zaenab saat dihubungi, Kamis (2/2/2012). Lebih lanjut, kata Zaenab, Wa Ode merasa dikorbankan terkait penetapan tersangka pada kasus pembahasan anggaran infrastruktur daerah oleh penyidik KPK. Oleh karenanya, alasan itu akan dijadikan dasar dirinya untuk mengungkap strategi permainan di Banggar saat di persidangan. "Sekarang malah WON yang dijadikan obyek yang terkesan bermain anggaran. Dalam hal ini WON jelas-jelas sudah dikhianati penegak hukum," ujarnya. Seperti diketahui, dalam kasus sendiri, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, diduga KPK telah menerima hadiah terkait pengalokasian anggaran PPID senilai Rp 40 miliar untuk tiga kabupaten di Nanggroe Aceh Darussalam. Ketiga kabupaten yakni Aceh Besar, Pidi Jaya dan Bener Meriah. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, Wa Ode diduga menerima fee sekitar 5-6 persen untuk meluluskan anggaran di tiga kabupaten di Aceh. Pun, Wa Ode diduga telah menerima aliran dana sekitar Rp 6 miliar sekitar bulan Oktober-November 2010. Tetapi Wa Ode, kata melalui staf pribadinya, Sefa Yolanda mengatakan telah mengembalikan uang Rp 2 miliar dari total komitmen fee Rp 6 miliar. Demi kepentingan penyidikan, tiga orang yang diduga KPK terlibat kasus ini, telah dicekal untuk ke luar negeri. Di antaranya pengusaha Haris Surahman, Ketua Gema MKGR, Fahd A Rafiq dan staf Wa Ode, Sefa Yolanda. Sedangkan Fahd Arafiq akhirnya ditetapkan juga sebagai tersangka KPK lantaran diduga terlibat dengan Wa Ode. sumber : TRIBUNNEWS.COM

KPK Umum Tersangka Baru Kasus Wisma Atlet Hari Ini?

0 comments
KPK Umum Tersangka Baru Kasus Wisma Atlet Hari Ini? JAKARTA - Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyatakan akan menyampaikan berbagai hal menarik dalam jumpa pers di Kantor KPK, Jakarta, Jumat (3/2/2012) siang ini. Meski Abraham menolak berkomentar mengenai hal yang akan disampaikannya, muncul kabar bahwa Ketua KPK asal Makassar itu, akan mengumumkan nama tersangka baru dari penyidikan dan pengembangan kasus suap Wisma Atlet. Pernyataan sejumlah saksi dalam kasus suap Wisma Atlet dengan terdakwa M Nazaruddin tentang keterlibatan sederet anggota Dewan Perwakilan Rakyat, kata Jubir KKP Johan, bakal didalami pada pengusutan kasus itu. Bahkan, nama Direktur PT Duta Graha Indah, Dudung Purwadi, anggota Badan Anggaran DPR Angelina Sondakh, dan I Wayan Koster, yang kerap disebutkan dalam keterangan saksi di persidangan terdakwa suap Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin, juga disebutkan masuk kabar yang akan diumumkan KPK pada hari ini. Menanggapi nama-nama yang masuk kabar itu, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, menyatakan institusinya masih mendalami fakta yang terungkap di sidang Nazaruddin dan data pendukungnya. "Semuanya masih lebih didalami data dan buktinya agar sempurna dan kuat secara materiil sehingga tidak bisa terburu-buru," kata Busyro melalui pesan singkat. sumber : TRIBUNNEWS.COM

Ruang Rapat Banggar DPR Akhirnya Dibongkar

0 comments

Ruang Rapat Badan Anggaran DPR akhirnya dibongkar, pukul 23.00 WIB, Kamis 2 Februari 2012. Lima buah truk box disiapkan mengangkut barang-barang seperti kursi, sound system dan lampu.  
Dengan sigap, para pekerja dari beberapa jasa pengiriman barang dibantu Petugas Pengamanan Dalam DPR mengangkut kursi impor seharga Rp 24 juta per unit. Prosesnya pun berlangsung tertutup karena sambil menunggu giliran setiap kursi untuk dikeluarkan, pintu ruangan ditutup lagi.
Saat pintu dibuka, lampu sengaja dimatikan seolah agar tidak terlihat isi ruangan itu.  " Saya tidak tahu kenapa setiap barang mau dikeluarkan, pintu ditutup dan lampu dimatikan" kata salah satu petugas pengamanan DPR yang menolak disebutkan namanya." Itu perintah dari atasan"
Pantauan Tempo, sempat terjadi kegaduhan pada awal proses pengangkatan kursi. Banyak wartawan datang mereportase aktivitas itu. " Tolong minggir, tolong diberi jalan dulu" kata petugas itu.
Proses mengeluarkan barang itu berlangsung kurang lebih satu setengah jam. Proses berakhir hingga pukul 00.30 WIB. " Ayo cepat, cepat dikeluarkan" kata petugas.
Setidaknya, ada lebih dari 100 unit kursi sejenis dan 4 unit kursi yang berbeda yang dihitung Tempo, keluar dari ruangan. Menurut penanggung jawab TPT Karindo Express, perusahaan pengangkut barang, total kursi berjumlah 177 unit. Semuanya diangkut menggunakan 5 unit truk box barang. "4 kursi yang beda untuk pimpinan, dan 173 lainnya untuk para anggota," kata petugas tersebut.
Sopir truk ekspedisi yang menolak disebut namanya itu menyebut, mereka mendapat perintah mengangkut pukul 21.30 WIB. Seluruh supir dari perusahaan yang berbeda-beda.
Sebelumnya Juru Bicara Sekretariat Jenderal DPR Jaka Dwi Winarko mengatakan rencana penggantian kursi ruangan badan anggaran. Menurut dia, pihak kontraktor sudah bersedia mengganti semua kursi mahal itu. "Waktunya sesingkat-singkatnya akan dilakukan," ujarnya kepada wartawan di gedung DPR, Kamis 2 Februari 2012.
Renovasi ruang badan anggaran mengundang polemik karena anggarannya yang terlampau mahal. Untuk ruangan dengan luas sekitar 300 meter itu, anggaran yang digunakan sejumlah Rp 20,3 miliar. Salah satu anggaran terbesar adalah untuk membeli kursi yang diimport dari Jerman.
Kursi bermerk Vitra ini kabarnya seharga Rp 10 juta rupiah perbuah. Sementara untuk kursi pimpinan seharga Rp 12 juta perbuah. Selain kursi, karpet yang digunakan juga dinilai terlalu berlebihan. Karpet ini juga diimport dari luar negeri dengan harga Rp 5 juta permeternya. Selain itu, sistem pencahayaan dan sistem audio visual juga memakan anggaran tak murah.
Jaka mengatakan, pergantian hanya akan dilakukan pada kursi saja. Sedangkan untuk sistem pencahayaan, sistem audio visual serta karpet tidak akan diganti. Alasannya, karpet sudah terlanjur di pasang dan dilem. "Karpet sudah dipasang dan dilem malah rugi kalau diangkat," ujarnya.

Sabtu, 14 Januari 2012

Wapres Minta Produktivitas Pertanian Dinaikkan

0 comments
Jakarta – Wakil Presiden RI, Prof. Dr. Budiono, M.Ec meminta agar produktivitas sektor pertanian dinaikkan. Hal ini disampaikan saat Wapres memberikan arahan pada acara Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2012 di Jakarta (11/1). Menurut Wapres, pembangunan pertanian harus dipikirkan untuk jangka panjang dan menengah karena selama ini diketahui bahwa pembangunan terjebak pada masalah implementasi dan sedikit melupakan prespektif. “Padahal secara historis Kementerian Pertanian menjadi Kementerian yang strategis dalam pembangunan di tanah air,” kata Wapres. Perkembangan pembangunan sektor pertanian, dari tahun 1970-an memiliki satu pola dalam hal produktivitas. Dimana antara tahun 1970 sampai 1990 sektor pertanian menunjukkan peningkatan produktivitas sebesar 2,4 persen per tahun. Namun sejak pertengahan tahun 1990-an hingga tahun 2001 tren produktivitas justru menurun, yaitu 0,6 persen pertahun. Setelah itu yang terjadi adalah produktivitas tidak menurun juga tidak naik sehingga terjadi stagnasi. “Dengan produktivitas seperti itu memang produksi masih bisa naik dengan berbagai upaya, namun sebenarnya inti dari kemajuan suatu bangsa itu adalah produktivitas, karena itu saya meminta agar sektor pertanian dapat meningkatkan produktivitasnya,” jelas Wapres. Peningkatan tersebut memungkinkan melihat anggaran sektor pertanian yang meningkat sangat pesat,yaitu pada tahun 2009 sebesar Rp 8,2 Triliun, dan pada tahun 2012 sudah mencapai Rp. 17,8 triliun. “Anggaran Kementan tersebut belum termasuk subsidi pupuk yang cukup besar mencapai Rp. 16 triliun dan subsidi benih sebesar Rp 0,3 Triliun. Jadi dari segi anggaran harusnya tidak ada keluhan untuk membalik tren dari produktivitas,” demikian dikatakan Wapres. Lebih lanjut Wapres mengatakan, produktivitas bisa dinaikan secara sustainable dengan catatan faktor pendukung produktivitas bisa dikelola dengan baik. Misalnya saja anggaran yang diterima bisa dimanfaatkan dengan baik yaitu penyerapanya harus cepat dan tidak numpuk, kemudian dana yang ada harus tepat sasaran. Selain itu, sektor research dan development juga harus diperhatikan karena hal inilah yang menjadi bibit dan benih untuk meningkatkan produktivitas. “Namun, research dan development ini harus relevan dan bisa diimplementasikan dengan kondisi lapangan, bukan di penelitian yang berhenti di laboratorium,” demikian kata Wapres. sumber : http://www.deptan.go.id/

Sabtu, 08 Oktober 2011

Pemprov Sulbar Tunda Perekrutan CPNS 2011

0 comments
Pemprov Sulbar Tunda Perekrutan CPNS 2011 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) siap menunda perekrutan CPNS terutama untuk tahun 2011. Tapi penundaan itu tidak berlaku untuk formasi guru dan tenaga kesehatan. Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Sulbar, Ansar Nur Hasanuddin mengungkapkan, pihaknya siap melakukan penundaan perekrutan CPNS meski belum menerima penjabaran dari keputusan Wapres Boediono terkait rencana moratorium CPNS. Meski demikian, pihaknya mengaku telah melakukan koordinasi lebih awal dengan BKDD kabupaten untuk pendataan di setiap kebutuhan daerah masing-masing. "Informasi yang ada saat ini memang menunda perekrutan CPNS sampai Desember 2012, kecuali pada formasi guru dan tenaga kesehatan. Kalau penerimaan guru memang bidangnya kabupaten sehingga kami tidak akan membuka formasi itu," kata Ansar saat dikonfirmasi Minggu 21 Agustus. Sementara untuk formasi kesehatan sendiri menurutnya, bisa dibuka bersama oleh kabupaten dan provinsi. Apalagi Pemprov Sulbar juga sebut Ansar, masih memerlukan sejumlah tenaga fungsional dan PNS dilingkup kesehatan terutama untuk bertugas di Rumah Sakit (RS) Regional Sulbar saat ini. "Jelasnya kami masih menunggu penjabaran dari SKB tiga menteri itu. Rencananya, dalam pekan ini kami dijanji akan dikirim apakah melalui email atau lainnya. Setelah itu kami undang BKD kabupaten untuk mengisi kelengkapannya," sebut Ansar. Dikonfirmasi terpisah, Kepala BKDD Mamuju, Junda Maulana menyampaikan pihaknya belum mendapat pemberitahuan resmi terkait moratorium CPNS itu. Walau demikian, sejauh ini katanya, lingkup Pemkab Mamuju masih membutuhkan tenaga guru dan medis. Dari sekira 6.400 an pegawai yang dimiliki Pemkab Mamuju saat ini menurutnya, mereka masih membutuhkan tambahan sekira 2.400 pegawai lagi. Dia pun belum bisa memastikan adanya moratorium itu tahun ini. "Kebutuhan kami masih besar. Rinciannya kami masih butuh sekira 1.300-an guru dan 400-an tenaga kesehatan serta sejumlah tenaga administrasi yang jumlahnya kecil. Saat ini saja kami masih melakukan pendataan analisis pegawai," sebut Junda Maulana. sumber : http://www.sulbarprov.go.id/read.php?id=37&j=Pemprov%20Sulbar%20Tunda%20Perekrutan%20CPNS%202011

Sulbar Butuh Lima Penyuluh di Tiap Desa

0 comments
Provinsi Sulawesi Barat membutuhkan tambahan penyuluh untuk memaksimalkan pengelolaan sumber daya alam yang dimiliki guna meningkatkan ekonomi daerahnya. Kepala Badan Koordinasi Penyuluhan (Bakorlu) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Dr Ir Tanri Giling, M.Sc di Mamuju, Sabtu, mengatakan, di Provinsi Sulbar masih kekurangan penyuluh untuk memaksimalkan pengelolaan komoditi yang terkandung dalam sumber daya alam di berbagai bidang di Sulbar. Ia mengatakan, jumlah penyuluh yang dimiliki Sulbar, sekitar 700 orang dianggap kurang dan masih perlu ditambah untuk memaksimalkan pengelolaan sumber daya alam di berbagai bidang seperti pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan dan kelautan. "Jumlah penyuluh di Sulbar hanya ada satu dan paling banyak dua di setiap desa yang jumlahnya sekitar 568 desa, sehingga dianggap tidak dapat memaksimalkan pengelolaan sumber daya alam di berbagai bidang di Sulbar,"katanya. Sehingga ia mengatakan, jumlah penyuluh di Sulbar pada setiap desa yang dimiliki harus harus ditambah minimal setiap desa terdapat lima penyuluh, agar komoditi sumber daya alam pada sejumlah bidang seperti pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan dan kelautan dapat dikelola maksimal meningkatkan ekonomi daerah. "Jumlah penyuluh di setiap desa harus ada untuk membantu masyarakat yang ada di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan dan kelautan agar komoditi yang terdapat pada sejumlah bidang dapat dikelola maksimal sehingga pemerintah pusat harus menambah jumlah penyuluh sulbar,"katanya. Menurut dia, jika jumlah penyuluh di Sulbar maka pemerintah sangat optimis sumber daya alam daerah Sulbar pada berbagai bidang dapat dikelola maksimal sehingga ekonomi Sulbar yang sudah meningkat setiap tahun, dapat terus ditingkatkan. "Sulbar telah menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia mencapai 15.1 persen di tahun 2010, apabila jumlah penyuluh ditambah maka prestasi pertumbuhan ekonomi Sulbar akan dapat lebih ditingkatkan lagi karena kekayaan alamnya dikelola maksimal,"katanya. 
sumber : http://www.sulbarprov.go.id/read.php?id=51&j=Sulbar%20Butuh%20Lima%20Penyuluh%20di%20Tiap%20Desa

Rabu, 05 Oktober 2011

0 comments
Warga Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, terpaksa merugi akibat dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) tahun anggaran 2011 kembali terblokir, akibat kasus korupsi yang terjadi pada 2010. "Tahun ini warga di Kecamatan Tommo harus kembali gigit jari karena dana yang disiapkan untuk PNPM-MP tahun anggaran 2011 sebesar Rp600 juta lebih kembali diblokir oleh pemerintah," kata koordinator PNPM-MP Tommo, Abdul Hamid di Mamuju, Rabu. Pemblokiran dana PNPM-MP tahun ini akibat dampak perbuatan mantan Ketua Unit Pelaksana Kecamatan (UPK) Tommo, EK yang telah ditetapkan sebagai tersangka penggelapan dana PNPM-MP senilai Rp602,5 juta tahun 2010 yang lalu. Menurutnya, penyalahgunaan keuangan PNPM-MP yang terjadi di tahun 2010 yang dilakukan tersangka EK, pengalaman yang sangat berharga karena akibat perbuatan satu orang maka yang menanggung resiko kerugian adalah ribuan masyarakat Tommo. "Masyarakat Tommo sangat dirugikan atas kasus penyalahgunaan keuangan tersebut. Namun begitu, kami sangat berharap ada solusi bijak agar dana PNPM-MP tahun ini tidak diblokir dan proses hukum tetap diteruskan," jelasnya. Ia menyampaikan, saat ini masyarakat dan para kepala desa yang ada di Tommo berusaha untuk mengembalikan dana yang diduga dikorupsi oleh tersangka EK agar dana PNPM-MP bisa dicairkan. "Dana yang telah dikumpulkan dari berbagai pihak termasuk bupati, gubernur baru berjumlah sebesar Rp137 juta lebih. Namun, untuk menutupi hingga Rp602,5 juta rasanya itu tidak mungkin bisa tertalangi hingga akhir tahun ini," ucapnya. Kecemasan warga semakin bertambah kata dia, karena program PNPM-MP tahun 2012 akan segera disiapkan oleh pemerintah pusat. Namun, anggaran yang disiapkan itu pun akan sia-sia apabila dana yang dikorupsi tersebut belum dikembalikan secara utuh. Karena itu kata dia, Bupati Mamuju, Suhardi Duka, diminta segera turun tangan agar persoalan PNPM-MP ini tidak berlarut-larut. "Bupati selaku penanggung jawab pelaksanaan kegiatan PNPM-MP di Mamuju tidak boleh berdiam diri dan harus mencari solusi bijak. Minimal, dana yang terblokir ini segera bisa dicarikan solusinya," ungkapnya. Ia mengemukakan, pelaku telah menyalahgunakan penggunaan dana tersebut diantaranya dana BPNPM-MP sebesar Rp133 juta lebih, dana dokumen perencanaan senilai Rp1,5 juta, dana pengembalian SPP sebesar Rp466 juta lebih dan dana OP UPK sekitar Rp2 juta. "Total dana yang disalahgunakan oleh pelaku mencapai Rp602,5 juta sehingga beberapa program pembangunan di Desa Tommmo menjadi terbengkalai di tahun 2010," katanya. sumber : http://www.antara-sulawesiselatan.com/

Jumat, 09 September 2011

Ulang Tahun Presiden Diperingati Sederhana

0 comments
Ulang tahun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Jumat (9/9) akan diperingati secara sederhana seperti kelaziman tahun-tahun sebelumnya ditandai dengan acara syukuran kecil yang dihadiri oleh keluarga. Juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan hingga Kamis (8/9) belum ada informasi acara khusus peringatan ulang tahun kepala negara yang ke-62 tersebut. "Sementara saya belum mendapat informasi biasanya memang ada syukuran kecil yang sifatnya sangat keluarga," kata Julian. Namun demikian, Julian mengatakan pada Jumat besok Presiden tetap bekerja seperti biasa dan dimungkinkan ada agenda-agenda kegiatan seperti biasa. "Pagi tetap ada acara dan kegiatan seperti biasa, ada acara internal juga," katanya. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lahir di Pacitan pada 9 September 1949. Presiden Yudhoyono merupakan anak tunggal dari pasangan Raden Soekotjo dan Siti Habibah. sumber : http://id.berita.yahoo.com/ulang-tahun-presiden-diperingati-sederhana-083453963.html

Rabu, 22 Juni 2011

Presiden dan DPR Tatap Muka di Istana

0 comments
SBY

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wakil Presiden Boediono bersama sejumlah menteri melakukan rapat tertutup dengan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat di Istana Negara, Kamis (23/6). Menurut SBY pertemuan konsultasi pada hari ini sungguh penting. Hal itu sesuai dengan amanah Undang Undang Dasar baik lembaga eksekutif maupun lembaga legislatif agar menjalankan tugas sebaik-baiknya untuk rakyat.

Pertemuan konsultasi, lanjut SBY, tentu tidak menggantikan mekanisme yang resmi yang diatur oleh Undang-Undang. Apakah yang berlaku di lingkungan eksekutif maupun yang berlaku di legislatif. "Karena kita ingin taat azas apa yang diatur dalam undang-undang," ujar SBY, saat memberikan kata pengantarnya pada rapat konsultasi pemerintah dan DPR, Kamis (23/6).

Menurut SBY rapat konsultasi ini akan memberikan manfaat dan perpektif yang positif menanggapi permasalahan yang terjadi di dalam negeri. Selain itu, menetapkan kesamaan cara pandang dalam menjalankan tugas secara bersama-sama. Dalam kesempatan itu presiden juga mengucapkan terima kasih kepada para anggota dewan.

Sikap anggota dewan yang kritis menjadi politik dalam negeri dinamis. Namun secara nasional harus diakui stabilitas politik di Indonesia masih tetap tidak terganggu. "Tanpa stabilias politik tidak mungkin kita bisa membangun dan kehidupan rakyat tidak akan teduh dan tenang. Atas semua itulah secara tulus saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya," katanya menerangkan.

Sejumlah menteri yang hadir dalam kesempatan itu yakni Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, Menteri Tenaga dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar,dan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi.

Sementara dari DPR, yakni Ketua DPR Marzuki Ali, Wakil Ketua DPR dari Fraksi PDIP Pramono Anung dan Wakil Ketua DPR dari F PKS Anis Matta. Hadir pula sejumlah pimpinan komisi dan fraksi di DPR.


sumber : http://id.berita.yahoo.com/presiden-dan-dpr-tatap-muka-di-istana-053514260.html

Kamis, 02 Juni 2011

Saatnya Komoditi Go Internasional Deklarasi “Mamuju” Tetapkan Sulawesi Basis Ketahanan Pangan Nasional

0 comments


Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Regional Sulawesi 2011 sore kemarin di Mamuju menjadi ajang enam provinsi di Sulawesi meningkatlan taraf kesejahteraan masyarakatnya tidak lagi dalam bingkai wilayah.
Melainkan bersatu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam kawasan regional Sulawesi dengan pengoptimalan seluruh sumber daya alam yang dimiliki masing-masing wilayah.Konsep ini dituangkan dalam "Deklarasi Mamuju" yang ditandatangani enam gubernur dengan penguatan komoditas unggulan masing-masing provinsi.

Di antaranya menetapkan Pulau Sulawesi sebagai basis ketahanan pangan nasional dengan pembagian sektor unggulan masing-masing provinsi yaitu Sulsel sebagai penghasil komoditi beras, Sulut dengan komoditi kelapa

dan Sulteng dengan penguatan komoditi rumput laut dan perikanannya.

Selanjutnya menetapkan Provinsi Sultra sebagai daerah dengan penguatan komoditi tambang, Gorontalo dengan komoditi jagung dan Sulbar dengan komoditi kakaonya.

"Kita tidak lagi bicara soal provinsi semata tapi Sulawesi sebagai basis ketahanan pangan nasional dengan masing-masing penguatan provinsi. Saatnya kita bicara tingkat internasional dengan dukungan program prioritas," kata Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo usai pembukaan Musrenbang Regional Sulawesi 2011 di Hotel d'Maleo Mamuju, Jumat 15 April.

Dia menyampaikan jika hasil deklarasi ini harus didukung dengan program Kementerian yang memihak pada pengembangan wilayah Sulawesi. Mulai dari penyiapan sarana infrastruktur seperti jalan trans Sulawesi, jalur kereta api, energi listrik, pelabuhan dan bandara internasional dan lain sebagainya.

"Sehingga komoditi unggulan kita dapat langsung dipasarkan ke dunia internasional. Pemerintah berkewajiaban menyiapkan sarana pendukung itu," sebutnya. Kendala yang dialami Pulau Sulawesi saat ini, menurutnya, lantaran persoalan investasi dan regulasi nasional yang belum sepenuhnya berpihak ke Pulau Sulawesi.

Hal senada dibenarkan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. Dalam pembukaan penerimaan Musrenbang sore kemarin, Anwar menyampaikan jika hasil Deklarasi Mamuju yang ditandatangani di depan Menteri Perikanan dan Kelautan, Fadel Muhammad yang membuka Musrenbang Regional Sulawesi bersama Wakil Bappenas akan terus ditindaklanjuti di tingkat pusat. "Hasil Deklarasi Mamuju ini kita sampaikan ke Presiden SBY untuk didukung secara nasional," sebut Anwar.

Dalam kesempatan itu, Menteri Perikanan dan Kelautan, Fadel Muhammad mengenalkan konsep Mina Politan untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan masyarakat pesisir. Mina Politan sendiri adalah suatu kawasan pesisir yang didukung sektor terkait seperti Departemen Pekerjaan Umum, Departemen Kesehatan dan Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Kelautan dan Perikanan sebagai leading sector (sektor yang memimpin). Sebagai contoh, Derpartemen Kelautan dan Perikanan menyiapkan para nelayan untuk meningkatkan hasil tangkapan dan hasil usaha kelautan lain, Departemen Pekerjaan Umum (PU) membangun dermaga, infratruktur jalan untuk membuka akses bagi para nelayan, perumahan dan air bersih.

Di hadapan Menteri juga disepakati lima item persetujuan Musrenbang yakni persetujuan substansi atas rancangan Perda Tata Ruang Wilayah Provinsi se Sulawesi pada tahun 2011 dan Rancangan Perda Tata Ruang Kabupaten pada tahun 2012, selanjutnya meningkatkan pengembangan infrastruktur Sulawesi. Ketiga adalah meningkatkan kondisi sosial budaya Sulawesi melalui pencapaian target MDG’s 2015 dan peningkatan IPM Sulawesi serta pengembangan dan perlindungan situs budaya Sulawesi selambat-lambatnya tahun 2013.

Keempat, meningkatkan pembangunan ekonomi melalui optimalisasi sektor unggulan Sulawes dan terakhir adalah pembangunan Balai Latihan Kerja bertaraf internasional di provinsi se Sulawesi selambat-lambatnya tahun 2013.

Sayangnya dalam Musrenbang ini hanya dihadiri Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dan Sulbar selaku tuan rumah. Empat provinsi lainnya diwakili Wagub dan Aisten I. Sementara Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto juga tidak hadir.

sumber : http://www.sulbarprov.go.id/

Pemprov Sulawesi Barat Gaji Kades Rp500 Ribu

0 comments


Untuk meningkatkan kesejahteraaan para kepala desa (Kades) di Sulbar, pemprov berinisiatif menggaji

591 kades yang tersebar di Sulbar dengan besaran mencapai Rp500.000 per bulan. Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh menyampaikan keputusan pemberian bantuan itu dalam pelaksanaan rakor gubernur dengan pimpinan wilayah, SKPD dan lembaga vertikal termasuk ratusan camat dan kades se Sulbar di Ballroom Hotel d'Maleo Mamuju, Senin, 30 Mei. "Ini sebagai bentuk perhatian pemerintah provinsi pada kepala desa," kata Anwar.

Dalam Rakor tersebut juga diadakan sesi dialog soal rencana perubahan UU 32 tahun 2004 tentang Pemrintah

Daerah yang dijawab langsung Dirjen Otonomo daerah (Otoda) Kemdagri, Djoehermansyah Djohan. Sementara Sekprov Sulbar, Arsyad Hafid yang dimintai keterangan terkait bantuan bagi kades itu menyampaikan jika bantuan yang diberikan melalui SK Gubernur No 21.b tahun 2011 tertanggal 11 Januari 2011. Namun dia menekankan jika bantuan itu

hanya diperuntukkan bagi kades di setiap desa di Sulbar.

Diantaranya 142 kades di Mamuju, 62 Kades di Majene dan 144 Kades di Polman. Selanjutnya diberikan bagi 180 kades di Mamasa dan 63 kades di Mamuju Utara.

Arsyad menyampaikan jika bantuan itu diberikan di luar bantuan yang diterima para kades ini dari pemkab dengan besaran berbeda-beda sesaui PAD kabupaten masing-masing. "Dana yang kita siapkan telah dimasukkan dalam APBD 2011 senilai Rp3,546 miliar selama 2011 ini. Kita berharapa kondisi PAD tahun depan bisa lebih baik dan akan diberikan secara berkelanjutan bagi para kades ini," sebutnya.

sumber : http://www.sulbarprov.go.id/

Minggu, 22 Mei 2011

Kisah Pembebasan MV Sinar Kudus Versi Presiden SBY

0 comments
MV Sinar Kudus

Akhirnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membeberkan seputar operasi pembebasan sandera Kapal MV Sinar Kudus dari tangan perompak Somalia.

Presiden membantah bahwa pemerintah tidak bersikap tegas dalam menyikapi pembajakan itu. Bahkan menurut SBY, operasi penyerangan garis pantai telah disiapakan untuk membebaskan para sandera.

"Orang pada ribut, kita dianggap diam saja, mereka bilang mana harga diri kita. ini ini, mana itu. Padahal tidak mungkin saya mengatakan sudah berangkat seminggu yang lalu. kekuatan segini sekarang posisisnya disini, "ujar SBY dengan nada tinggi , saat menerima kedatangan Satgas Merah Putih pembebasan 20 ABK MV Sinar Kudus, di Markas Kolinlamil, Tanjung Priok Jakarta, Ahad (22/5).

Operasi khusus seperti itu, lanjut SBY, membutuh kecepatan dan serangan yang mendadak . Oleh karena itu jika seluruh informasi diobral maka itu seperti memberi tahu kepada musuh.

"Kita dikejar pers, pengamat, politisi saya bilang jangan dibocorkan . Tidak mungkin operasi militer itu diberitahukan kapan waktu nya , tempatnya itu, lautnya begiini, kekuatann begini sama saja setor nyawa,"kata SBY menegaskan.

Rapat pembebasan ABK MV Sinar Kudus dilakukan setelah adanya informasi pembajakan. Rapat dimulai tanggal 18 Maret dan kemudian berlanjut kepada pertemuan berikutnya. Setidaknya, menurut SBY ada lima kali rapat terbatas.

Awalnya opsi militer itu hanya menerjunkan dua jenis Kapal Perusak, KRI Yos Sudarso 353 dan KRI Halim Perdana Kusuma 355. Seiring dengan pertimbangan keselamatan. pemerintah kemudian menambah kekuatan pasukan dengan jenis Kapal LPD, KRI Banjarmasin.

Sehingga secara keseluruhan selain kapal tersebut, juga terdapat Helikopter , tank, dan kapal Sea Raider. Termasuk didalamya Satuan khusus angkatan laut (Denjaka Marinir), satuan khusus angkatan darat (Kopasus) dan elemen khusus udara

Sekedar catatan satagas merah putih, terdiri atas, beberapa satuan. Pertama satgas merah putih dibawah Laksamana Ahmad Taufiqoerachman berjumlah 480 personel terdiri atas para ABK dari dua KRI.

Pasukan terdiri dari Kopaska, Denjaka Korps Marinir, Sandi Yudha Kopasus, Kostrad dengan Alutistas dua KRI satu helikopter 412 dan empat sireder. Kemudian awak TNI AU dengan kru 16 personei dibawah pimpinan kapten pilot Letkol Penerbangan Renard Siregar sebagai angkutan penerbangan satgas merah putih.

Ketiga personel pasukan penguatan satgas merah mutih dibawah Mayjen Alfan Baharudin yang berjumlah 488 personel yang terdiri dari ABK dan Kopaska dengan alutista KRI Banjarmasin , satu helikopter, tujuh Sea Raider . dan beberapa alat tempur lain. Kemudian terakhir satgas Intel gabungan sebanyak 15 orang.

Pimpinan Satgas, Laksamana Ahmad Taufiqoerachman mengatakan dalam perjalanannya , Kapal Sinar Kudus hendak dibajak kembali oleh para perompak. Namun anggota TNI yang berada disana semuanya telah sigap. Sehingga para perompak berhasil dilumpuhkan.

"Ada tiga orang kita tembak, dan tenggalam. satu diantaranya menggunakan baju Mualim kapal sinar kudus. Kita simpulkan mereka adalah perompak sinar kudus,"jelasnya.

Tidak hanya itu, setelah kapal bertolak dari Oman, pasukan TNI juga berhasil menyematkan satu kapal tangker milik Uni Emirat Arab. "Kita mendengar teriakan dan kita langsung menuju lokasi untuk menyelamatkan kapal tersebut,"jelasnya.

sumber : REPUBLIKA.CO.ID

Senin, 16 Mei 2011

Kementan Bentuk Network Stok Beras Nasional

0 comments


Kementerian Pertanian sedang membentuk konsep jaringan informasi (network) untuk mengetahui keberadaan stok beras nasional. Tujuan pembentukan network ini untuk memberikan kepastian data jumlah beras nasional.

"Jika network sudah bagus, kita bisa mengetahui keberadaan stok-stok beras di mana saja. Kita sekarang lagi mencari bentuk network-nya," kata Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Zaenal Bachruddin di sela-sela Seminar Management Stock Pangan Beras di Jakarta, Senin (16/05).

Menurut Zaenal, pembentukan jaringan informasi tersebut terinspirasi dari negara-negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam yang bisa tahu persis keberadaan dan jumlah stok berasnya. Kedua negara tersebut bisa mengalokasikan beras untuk kebutuhan dalam negri dan ekspor sesuai dengan data tersebut.

Zaenal mengungkapkan, hingga saat ini Indonesia tidak memiliki network yang baik. Akibatnya pemerintah kesulitan mengetahui persis kondisi keberadaan stok beras secara pasti.

"Ketika BPS (Badan Pusat Statistik) bilang ada surplus beras, tapi harga pangan kok tidak turun-turun," kata Zaenal.

Zaenal mengatakan, karena itulah manajemen stok beras harus segera dibenahi. Pemerintah harus mengetahui persis keberadaan stok beras. "Pemerintah harus tahu persis stok ada di mana. Masyarakat? Masyarakat mana? Tengkulak atau daerah? Kita ingin mengetahui itu."

Salah satu cara yang digunakan adalah membangun gudang-gudang beras terregistrasi (terdaftar) sehingga pemerintah tahu seberapa banyak isi gudang tersebut. "Kita ingin kepastian data berapa yang bisa kita gunakan untuk dalam negeri. Kalau kita tahu bisa gunakan untuk ekspor. Sekarang ada penumpukan beras, pemerintah tidak tahu ada di mana," pungkas Zaenal.

sumber : http://www.politikindonesia.com/

Rabu, 27 April 2011

5 Ratu (Ibu Negara) Paling Cantik Sedunia

0 comments
Kecantikan dan keindahan Adalah Salah satu power wanita dan nilai plus untuk menarik simpati bagi yang melihatnya, khususnya bagi pasangannya agar merasa nyaman di dekatnya, karena tak ada seorang Normal yang menyukai ketidak indahan.

Menjadi seorang pendamping hidup sang pemimpin negara dituntut untuk cerdas n pintar, terlebih klo ia memiliki paras yang cantik, karena itulah yang akan menjadi nilai plus untuknya,,,,

Berikut 5 ibu negara yng memiliki paras yang cantik,

1. Ratu Rania Al Abdullah (Yordania



Ratu Rania Al-Abdullah jauh lebih dari sekedar ratu. Kecantikan dan kecerdasan Ratu Yordania membuatnya masuk daftar majalah Forbes dari 100 wanita di dunia yang paling berpengaruh di 2009 pada rangking # 76 lebih baik dibandingkan tahun 2005 peringkat # 81 .

Dianggap oleh Barat (dia telah diwawancarai berkali-kali, termasuk penampilan setengah jam pada Oprah), ia diberi nama wanita ketiga yang paling indah di dunia oleh majalah Harpers dan Ratu pada tahun 2005.

2. Asma Al Assad (Syiria)



Dengan prestasi tinggi di perbankan investasi, tidak seperti ibu negara lainnya di Suriah, dia memiliki peran politik yang penting di negeri ini saat ia berpartisipasi dalam berbagai peristiwa politik dan diplomatik. Dia adalah sal;ahsatu pembuat keputusan yang paling penting di Syria. Terpengaruh oleh ide-ide liberal di bidang ekonomi, ia berusaha untuk mengubah suaminya untuk menjadi liberalisme.

Dia juga terlibat dalam organisasi-organisasi amal dan kemanusiaan, serta gerakan bagi emansipasi wanita Syria.

3. Mehriban Aliyeva (Azerbaijan)



Ibu Negara Mehriban Aliyeva merupakan wanita yang stylis, Masyarakat cinta pada first lady yang punya rasa yang kuat dalam berpakaian, seperti gaya Michelle Obama dan Carla Bruni . Mehriban Aliyeva sangat sadar dalam berpenampilan. Dia cantik,dan merupakan lulusan seorang dokter medis yang berkualitas.

4. Carla Bruni Sarkozy (Perancis)



Carla Bruni-Sarkozy adalah orang Italia keturunan Perancis. Wanita bernama lengkap Carla Gilberta Bruni Tedeschi ini lahir 23 December 1967 di Turin Italia). Keluarganya pindah ke Perancis sejak tahun 1975, Bruni besar di Perancis pada usia 7 tahun dia sekolah di Boarding School di Swiss lalu melanjutkan kuliah Seni dan arsitektur di Perancis tapi dia meninggalkan kuliahnya untuk berkarir sebagai model.

Carla Bruni bertemu dengan presiden Perancis Nicolas Sarkozy bulan November 2007 disebuah pesta makan malam, saat itu Sarkozy sudah bercerai dari Istri keduanya. Mereka menikah bulan Februari 2008 di paris hingga saat ini Carla Bruni masih berstatus sebagai warga Negara Itali.

5. Princess lalla salma (Maroko)



Wanita yang memiliki keindahan rambut warna merah ini juga memiliki sifat low profile yang disukai banyak orang di berbagai dunia. Bahkan keberhasilannya melawan kanker membuat dirinya semangat mendirikan asosiasi pencegahan kanker pertama di negaranya

sumber : http://danish56.blogspot.com/

Senin, 25 April 2011

Saatnya Komoditi Go Internasional Deklarasi “Mamuju” Tetapkan Sulawesi Basis Ketahanan Pangan Nasional

0 comments


Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Regional Sulawesi 2011 sore kemarin di Mamuju menjadi ajang enam provinsi di Sulawesi meningkatlan taraf kesejahteraan masyarakatnya tidak lagi dalam bingkai wilayah.
Melainkan bersatu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam kawasan regional Sulawesi dengan pengoptimalan seluruh sumber daya alam yang dimiliki masing-masing wilayah.Konsep ini dituangkan dalam "Deklarasi Mamuju" yang ditandatangani enam gubernur dengan penguatan komoditas unggulan masing-masing provinsi.

Di antaranya menetapkan Pulau Sulawesi sebagai basis ketahanan pangan nasional dengan pembagian sektor unggulan masing-masing provinsi yaitu Sulsel sebagai penghasil komoditi beras, Sulut dengan komoditi kelapa

dan Sulteng dengan penguatan komoditi rumput laut dan perikanannya.

Selanjutnya menetapkan Provinsi Sultra sebagai daerah dengan penguatan komoditi tambang, Gorontalo dengan komoditi jagung dan Sulbar dengan komoditi kakaonya.

"Kita tidak lagi bicara soal provinsi semata tapi Sulawesi sebagai basis ketahanan pangan nasional dengan masing-masing penguatan provinsi. Saatnya kita bicara tingkat internasional dengan dukungan program prioritas," kata Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo usai pembukaan Musrenbang Regional Sulawesi 2011 di Hotel d'Maleo Mamuju, Jumat 15 April.

Dia menyampaikan jika hasil deklarasi ini harus didukung dengan program Kementerian yang memihak pada pengembangan wilayah Sulawesi. Mulai dari penyiapan sarana infrastruktur seperti jalan trans Sulawesi, jalur kereta api, energi listrik, pelabuhan dan bandara internasional dan lain sebagainya.

"Sehingga komoditi unggulan kita dapat langsung dipasarkan ke dunia internasional. Pemerintah berkewajiaban menyiapkan sarana pendukung itu," sebutnya. Kendala yang dialami Pulau Sulawesi saat ini, menurutnya, lantaran persoalan investasi dan regulasi nasional yang belum sepenuhnya berpihak ke Pulau Sulawesi.

Hal senada dibenarkan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. Dalam pembukaan penerimaan Musrenbang sore kemarin, Anwar menyampaikan jika hasil Deklarasi Mamuju yang ditandatangani di depan Menteri Perikanan dan Kelautan, Fadel Muhammad yang membuka Musrenbang Regional Sulawesi bersama Wakil Bappenas akan terus ditindaklanjuti di tingkat pusat. "Hasil Deklarasi Mamuju ini kita sampaikan ke Presiden SBY untuk didukung secara nasional," sebut Anwar.

Dalam kesempatan itu, Menteri Perikanan dan Kelautan, Fadel Muhammad mengenalkan konsep Mina Politan untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan masyarakat pesisir. Mina Politan sendiri adalah suatu kawasan pesisir yang didukung sektor terkait seperti Departemen Pekerjaan Umum, Departemen Kesehatan dan Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Kelautan dan Perikanan sebagai leading sector (sektor yang memimpin). Sebagai contoh, Derpartemen Kelautan dan Perikanan menyiapkan para nelayan untuk meningkatkan hasil tangkapan dan hasil usaha kelautan lain, Departemen Pekerjaan Umum (PU) membangun dermaga, infratruktur jalan untuk membuka akses bagi para nelayan, perumahan dan air bersih.

Di hadapan Menteri juga disepakati lima item persetujuan Musrenbang yakni persetujuan substansi atas rancangan Perda Tata Ruang Wilayah Provinsi se Sulawesi pada tahun 2011 dan Rancangan Perda Tata Ruang Kabupaten pada tahun 2012, selanjutnya meningkatkan pengembangan infrastruktur Sulawesi. Ketiga adalah meningkatkan kondisi sosial budaya Sulawesi melalui pencapaian target MDG’s 2015 dan peningkatan IPM Sulawesi serta pengembangan dan perlindungan situs budaya Sulawesi selambat-lambatnya tahun 2013.

Keempat, meningkatkan pembangunan ekonomi melalui optimalisasi sektor unggulan Sulawes dan terakhir adalah pembangunan Balai Latihan Kerja bertaraf internasional di provinsi se Sulawesi selambat-lambatnya tahun 2013.

Sayangnya dalam Musrenbang ini hanya dihadiri Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dan Sulbar selaku tuan rumah. Empat provinsi lainnya diwakili Wagub dan Aisten I. Sementara Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto juga tidak hadir.

sumber : http://www.sulbarprov.go.id/

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Usul 1.000 CPNS

0 comments


Tahun 2011 ini Pemprov Sulbar kembali mengajukan permohonan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negera (Kemenpan) sebanyak 1.000 CPNS.

Walau tidak akan terealisasi penuh, namun sebagai provinsi baru pemprov Sulbar berharap ada penambahan kuota atau minimal setara dengan kuota CPNS yang diberikan tahun lalu.

"Kami tentu berharap ada penambahan kuota walau secara nasional kuota CPNS sendiri dikurangi," kata Kepala Badan Kepegawaian Dan Diklat Daerah (BKDD) Sulbar, Anshar Nur Hasanuddin, Minggu 10 April.

Dia menyampaikan dari pengajuan kuota tesebut, BKDD setiap daerah baru akan diundang oleh Kemenpan untuk membicarakan jumlah yang berkenan bagi daerah masing-masing. Tahun 2010, kuota CPNS Pemprov Sulbar sebanyak 393 orang dari yang diajukan sekira seribuan lebih.

Jumlah kuota itupun ternyata tidak terisi penuh lantaran sejumlah formasi diantaranya tanpa pelamar atau beberapa yang mengundurkan diri.

Penerimaan CPNS tahun ini pun dijelaskan Anshar kemungkinan besar tidak akan mengakomodir lagi lulusan SMU. Sebab kebijakan itu telah menjadi kebijakan nasional tak terkecuali bagi kawasan timur Indonesia (KTI) termasuk di Sulbar yang masih dianggap minim SDM.

Untuk tenaga kebersihan dan tenaga teknis lainnya yang bisanya menggunakan jasa alumnus SMU disarankan kepada daerah menggunakan jasa tenaga outsourching oleh Kemenpan.

Diapun menyampaikan jika pihaknya masih akan meramu kualifikasi dan formasi apa saja yang akan diterima jika permohonan kuota 1.000 CPNS itu tidak terealisasi penuh. "Prioritas kita tentu berdasarkan kebutuhan mendesak pegawai di lingkup Pemprov Sulbar," ujarnya.

sumber : http://www.sulbarprov.go.id/

Kamis, 21 April 2011

Hasil Survey: DPR Lembaga Terkorup

0 comments
Jakarta: Survei Kemitraan memperlihatkan, lembaga legislatif menempati urutan nomor satu sebagai lembaga terkorup dibandingkan lembaga yudikatif dan eksekutif. Hasil survei tersebut menyebutkan korupsi legislatif sebesar 78%, eksekutif 32% dan Yudikatif 70%.

Survei yang dilakukan pada 2010 dengan metode targetted (meminta pendapat orang tertentu yang berkompeten untuk menilai di lembaga masing-masing) ini dilakukan di 27 provinsi di Indonesia.

Target responden adalah anggota parlemen, masyarakat, kalangan pemerintah, akademisi dan media massa. "Yang kami survei bukan orang sembarangan, tapi orang-orang yang memang tahu dan paham soal instansi yang disurvei," ujar Spesialis Pendidikan dan Pelatihan Proyek Pengendalian Korupsi Indonesia Laode Syarif, Rabu (20/4).

Menurut Laode, tingginya korupsi di lembaga tersebut disebabkan beberapa hal, antara lain, tidak ada program antikorupsi yang holistik. Selain itu, tidak ada komitmen yang serius dari Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif untuk memperbaiki diri. Program antikorupsi yang dijalankan pemerintah pun, menurutnya, masih bersifat kasuistik dan tambal sulam.

"Juga tidak ada target yang nyata dan terukur untuk memberantas korupsi hingga 2014. Sementara hingga kini para pengambil keputusan di Legislatif, Eksekutif, Yudikatif banyak yang melakukan korupsi," tegasnya.

Karena itu, lanjut Laode, untuk menghindari masalah laten korupsi di tiga lembaga tersebut, seharusnya ke depan pemberantasan korupsi tidak hanya tertuju pada presekusi tapi juga pada pencegahan. Selain itu, harus ada sistem pencegahan dan penindakan yang terintegrasi antara lembaga penegak hukum (Polisi, Jaksa, KPK, Pengadilan, Penjara).

"Juga jangan lupa, para pengacara kadang harus juga disentuh agar mereformasi diri," ujarnya.

sumber : Metrotvnews.com

Minggu, 10 April 2011

DPR Dukung Pemerintah Kirim TNI Serbu Perompak Somalia

0 comments
Tjahyo Kumolo
Tjahyo Kumolo

BANDUNG – Ketua Fraksi PDIP di DPR, Tjahjo Kumolo, meminta Pemerintah mengirimkan TNI untuk membebaskan kapal dan sandera dari perompak Somalia. Diplomasi dinilai sudah tak mempan.

“Demi kedaulatan RI dan harga diri bangsa, Pemerintah RI melalui TNI perlu mengirimkan pasukan khusus,’’ kata Tjahjo, dalam siaran pers-nya, Senin (11/4). Menurut Sekjen PDIP ini diplomasi sudah dilakukan dan tidak menuai hasil. Sementara menyerahkan uang yang diminta para perompak juga tidak memungkinkan.

Tjahjo berpendapat, DPR akan mendukung penuh upaya Pemerintah mengirimkan pasukan khusus untuk misi penyelamatan ini.

Kapal Sinar Kudus dibajak perompak Somalia di perairan Arab, 16 Maret 2011. Perompakan terjadi di tengah perjalanan dari Sulawesi Selatan menuju Belanda. Kapal bermuatan feronikel milik PT Aneka Tambang ini diawaki 31 personel.

Sebagai catatan, TNI pernah ‘sukses’ melakukan misi penyelamatan pada 1981. Saat itu, 28 Maret 1981, pesawat DC-9 milik Garuda dengan nomor penerbangan 206 rute Jakarta – Medan, dibajak lima penumpangnya saat transit di Palembang. Kelima pembajak meminta tujuan pesawat dialihkan ke Kolombo, Sri Langka, dengan meminta sejumlah tuntutan. Pembebasan dilakukan di Thailand, oleh tim Koppasanda.

sumber : REPUBLIKA.CO.ID

Arifinto Mundur Atas Kesadaran Sendiri

0 comments
Arifinto, Anggota Fraksi PKS

Arifinto, anggota Fraksi PKS yang tertangkap kamera wartawan Media Indonesia, Mohamad Irfan, sedang menonton video mesum dalam sidang paripurna akan menggelar keterangan pers siang ini. Apakah Arifinto akan mengumumkan pengunduran dirinya?

"Insya Allah pukul 13.00, siang ini. Tapi jangan saya yang bicaralah," kata salah satu rekan Arifinto yang juga fungsionaris PKS, Abu Bakar Al Habsy, saat ditelepon VIVAnews.com, Senin 11 April 2011.

Menurut Abu Bakar, dirinya tidak bisa menyampaikan hal-hal yang terkait Arifinto. Karena untuk kasus ini, biarkan anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat VII ini yang bicara sendiri.

"Tunggu siang saja nanti," ujar Abu Bakar. Apakah Arifinto mundur atas desakan kader PKS atau inisiatif sendiri? "Kesadaran sendiri. Tapi nanti siang saja langsung dari Pak Arifinto," ujar dia lagi.

Arifinto sendiri hingga siang ini tidak bisa dikonfirmasi. Pekan lalu, Arifinto, mengaku tak sengaja melihat video mesum saat sidang paripurna yang membahas gedung baru DPR sedang berlangsung. Link video mesum itu didapat dari surat elektronik dari nama yang tidak dikenal.

"Saya tidak tahu pengirimnya," kata Arifinto saat ditelepon VIVAnews.com, Jumat 8 April 2011.

Dalam surat elektronik itu terdapat link yang membuat Arifinto penasaran. Menurutnya, rasa penasaran itu adalah hal biasa, karena surat-surat elektronik yang tidak dikenal juga banyak yang masuk ke alamat email-nya.

sumber : http://id.berita.yahoo.com/arifinto-mundur-atas-kesadaran-sendiri-20110410-205913-494.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...