skip to main | skip to sidebar

Pages

Tampilkan postingan dengan label Pekerjaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pekerjaan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Januari 2012

Tetap Konsentrasi Kerja Setelah Putus Cinta

0 comments
Izin sakit atau bolos kantor memang sangat menggoda bagi yang sedang sedih karena putus cinta. Tak jarang saya mendengar rekan kerja absen (dengan izin sakit) karena sedang hancur akibat putus cinta. Tapi mau berapa lama hal tersebut akan berlangsung? Sehari, dua hari, atau bahkan sampai satu minggu? 

Kehidupan percintaan Anda boleh sedang terpuruk, tapi membolos kerja karena putus cinta hanya akan membuat kehilangan pekerjaan. Lupakanlah sejenak kisah pahit percintaan dan bangkit kembali. Hidup harus terus berjalan. 

Perhatikan penampilan

Datang dengan penampilan lusuh dan muka kusut bukan strategi terbaik Anda jika ingin membangkitkan suasana hati. Luangkan waktu untuk memilih pakaian supaya hati lebih ceria. Jika perlu, pergilah ke salon sebelum berangkat ke kantor untuk membuat Anda lebih percaya diri. Kepercayaan diri yang meningkat bisa membuat perasaan lebih baik. Pujian dari rekan sekerja tentang penampilan Anda juga bisa bisa membuat hari semakin ceria.

Musik
Susun daftar lagu yang bisa memberikan semangat — bukan membuat semakin sendu. Buang lagu-lagu patah hati dari playlist dan gantikan dengan nada-nada semangat dari penyanyi favorit. Putar sejak berangkat kerja hingga sampai di kantor. Jika memungkinkan, tak ada salahnya memutar lagu-lagu penyemangat sambil bekerja. Tapi, jangan lupa kenakan earphone. 

Simpan benda-benda Kenangan 
Apapun yang mengingatkan Anda pada si dia, jangan dibawa ke tempat kerja. Jika ada foto atau benda yang mengingatkan si dia di meja kerja Anda, sebaiknya simpan dulu. Fokus pada pekerjaan dan hindari hal-hal yang bisa menganggu konsentrasi serta menarik perhatian Anda kembali pada si dia.

Stop memantau
Anda mungkin selalu terkoneksi ke Internet di tempat kerja, tapi bukan berarti Anda terus memantau pergerakannya di Twitter atau Facebook. Hindari jejaring sosial ini sementara jika Anda merasa belum bisa mengatasi perasaan. Mengetahui dia sedang bersama siapa, melakukan apa, atau berada di mana hanya akan membuat perasaan Anda campur aduk dan menyurutkan suasana bekerja. Tak tertutup kemungkinan Anda bisa menitikkan air mata atau malah menangis tersedu-sedu di meja kerja jika melihat dia ternyata bahagia.

Jangan menghubungi
Tinggalkan drama putus cinta ini di rumah. Kantor adalah tempat Anda fokus pada pekerjaan. Anda seorang profesional dan sudah dewasa, Anda tentu bisa melakukan ini. Jangan hubungi mantan kekasih di jam kerja. Walau pembicaraan bisa berlangsung baik-baik, tapi paling tidak setengah jam sampai dua jam ke depan Anda akan lebih banyak memikirkan pembicaraan dengan sang mantan ketimbang konsentrasi pada pekerjaan.  

Tutup mulut 
Tak perlu curhat sana-sini kepada rekan kerja kalau Anda putus dari sang kekasih. Sebisa mungkin hindari subjek ini untuk mengontrol emosi Anda. Jika tidak pandai menjaga perasaannya, Anda bisa berakhir menangis tersedu-sedu atau kehilangan konsetrasi akibat sesi curhat ini. Jika ada yang bertanya, jawab saja dengan singkat lalu alihkan ke pembicaraan lain. Jika sahabat Anda adalah teman kerja, ceritakan kisah sedih Anda setelah jam kerja di tempat yang lebih pribadi. Anda kan tidak mau digolongkan sebagai orang yang tidak bisa memilah antara kepentingan pribadi dan profesional di tempat kerja. 

Makan
Yap, makan merupakan elemen sangat penting dalam keadaan ini. Makanan yang bergizi bisa memberikan Anda energi dan semangat lebih dalam menyelesaikan pekerjaan. Minum air yang cukup juga bisa membantu Anda menjaga konsentrasi bekerja. Tak ada salahnya meninggalkan diet sementara dan memilih makanan yang menyenangkan hati. Salah satu makanan favorit yang dipercaya bisa meningkatkan hormon yang membuat suasana hati lebih baik adalah cokelat. 

Istirahat 
Jangan memaksakan diri, kondisi fisik Anda mungkin sedang tidak prima karena kurang tidur dan stres. Usahakan ambil istirahat singkat 5-10 menit seperlunya. Pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka menyegarkan diri atau menikmati kudapan favorit Anda di pantry. Lakukan sambil mengobrol ringan dengan rekan kerja untuk meningkatkan mood. Jika Anda masih sering menangis di toilet, jangan lupa membawa tisue dan obat iritasi mata untuk mengindari mata bengkak saat kembali ke kantor. 

Jangan membuat keputusan penting
Anda sedang dalam keadaan emosional. Sebisa mungkin hindari membuat keputusan penting yang mempengaruhi hidup Anda. Tunggu beberapa hari setelah emosi Anda mereda dan bisa berpikir jernih. Jangan membuat keputusan yang bisa disesali hanya karena sedang dalam keadaan emosi. Fokus pada pekerjaan namun jangan terlalu paksakan diri mengerjakan hal-hal yang berat. Selesaikan sedikit-sedikit pekerjaan Anda sehingga beban pikiran tidak semakin menumpuk. 

Bersenang-senang 

Tak ada salahnya menyempatkan diri bersenang-senang sepulangnya dari kantor. Lakukan apa saja yang bisa membuat Anda lebih positif dan bersemangat. Berburu diskon, minum kopi di kafe yang nyaman, menonton bioskop, karaoke, ke salon bersama sahabat atau kegiatan apapun yang bisa mengalihkan perhatian atau membuat Anda bisa bertemu dengan orang-orang yang menyenangkan. Terimalah fakta kalau hubungan Anda sudah berakhir dan hidup Anda harus terus berjalan. 

Anda sudah kehilangan kekasih, tentu Anda tak mau juga kehilangan pekerjaan bukan?


sumber : http://id.she.yahoo.com/tetap-konsentrasi-kerja-setelah-putus-cinta.html

Berada di Kantor Lebih dari 11 Jam? Siap-siap Depresi

0 comments
Stres pekerjaan Hati-hati bila Anda berada di kantor dalam waktu lama. Peluang Anda untuk mengalami depresi justru meningkat dua kali lipat dibandingkan mereka yang bekerja sesuai jam kerja normal. Para peneliti Inggris menemukan bahwa mereka yang bekerja lebih dari 11 jam per hari atau lebih dari 55 jam per minggu mengalami risiko lebih tinggi. Risiko ini justru lebih sering akan dialami oleh perempuan, anak muda, dan mereka yang punya penghasilan rendah. Studi ini dibuat berdasarkan riset pada sekitar 2.000 pekerja sipil dari berbagai sektor, penghasilan, dan jam kerja. Mereka mulai bekerja sekitar awal 1990-an dan berusia antara 35-55 tahun. Ketika data mereka diungkap kembali enam tahun kemudian, para ilmuwan dari dua universitas dan akademi London di Finlandia menemukan adanya kaitan antara waktu lembur dan depresi. Malah, tidak hanya depresi, faktor lain seperti gaya hidup tidak sehat, pernikahan yang terancam gagal, dan tingkat tekanan kerja yang terus bertambah turut muncul. Jadi, waspadalah... sumber : REPUBLIKA.CO.ID

Jumat, 20 Januari 2012

10 Tanda Anda Harus Pindah Kerja

0 comments
Rata-rata jam kerja pegawai kantoran adalah 8 hingga 9 jam. Artinya, setiap hari, Anda menghabiskan sepertiga hidup Anda di kantor. Sia-sia sekali rasanya jika waktu sebanyak ini dihabiskan dengan mengeluh dan berbagai hal lain yang membuat Anda tak bahagia. Mungkin sudah saatnya Anda mengundurkan diri dan pindah kerja ke perusahaan lain, atau jadi pengusaha? Jika Anda mengalami 10 hal berikut ini, tandanya Anda memang harus segera mengucap selamat tinggal pada rekan kerja. 1. Anda begitu membenci hari Senin Merasa sedih saat weekend berakhir dan Senin kembali datang itu hal yang wajar. Tapi jika Anda membayangkan masuk kantor, bekerja, bertemu bos, bertemu rekan kerja, dan semua yang akan terjadi hari Senin, lalu Anda merasa muak, takut, bahkan stres, artinya Anda memang tak ingin berada di sana. Mungkin Anda hanya bertahan hanya demi punya pekerjaan? Tapi untuk apa menyiksa diri dan menghabiskan sepertiga hidup Anda di tempat yang Anda benci, sementara banyak orang lainnya yang menikmati pekerjaan mereka? 2. Anda bekerja tak dengan hati Pekerjaan yang ideal adalah saat kita mengerjakan apa yang kita cintai. Memang tak semua orang seberuntung itu, tapi jika Anda mencintai pekerjaan Anda, melakukan aktivitas sehari-hari di kantor pun tak akan terasa berat. Bahkan jika pekerjaan Anda berat, Anda masih bisa bersenang-senang di kantor. Namun jika Anda mulai merasa terpaksa, atau bahkan benci, mengerjakan tugas di kantor, sampai Anda mencari-cari alasan untuk tak masuk kantor, untuk apa dilanjutkan? 3. Hubungan dengan bos tidak baik Bos galak itu biasa. Yang harus diwaspadai adalah jika hubungan Anda dengan bos lebih buruk dibanding hubungan bos dengan rekan-rekan kerja Anda. Merupakan pertanda buruk pula jika Anda sampai harus menyelesaikan masalah Anda dengan bos lewat atasan bos Anda, atau lewat departemen SDM (HRD). 4. Kemampuan Anda tak dianggap Anda lulusan S2 manajemen, namun di kantor ini Anda hanya diberi tugas mengerjakan hal-hal remeh. Berkali-kali Anda meminta naik jabatan atau diberi tanggung jawab lebih, namun permohonan itu tak pernah digubris. Jangan sia-siakan bakat dan potensi Anda untuk perusahaan yang tak menghargainya. 5. Masa depan perusahaan Anda tak jelas Perusahaan Anda terlilit utang, beberapa departemen ditutup, sejumlah besar karyawan diberhentikan, gaji sudah tak dibayarkan selama dua bulan. Jika perusahaan diibaratkan perahu, segeralah Anda menyelamatkan diri sebelum ikut tenggelam. 6. Prinsip Anda dan perusahaan tak sejalan Anda adalah orang yang sangat mencintai lingkungan, namun Anda bekerja di perusahaan yang dikenal suka mencemari lingkungan. Awalnya mungkin Anda masih bisa berkompromi, tapi jika hal ini tetap mengganggu Anda dan bahkan membuat Anda stres, carilah perusahaan lain yang sejalan dengan prinsip Anda. 7. Gaji Anda tak memadai Biasanya fresh graduate alias yang baru lulus kuliah dan memiliki nol pengalaman masih mau menerima pekerjaan dengan gaji di bawah standar. Tapi itu pun seharusnya disertai catatan bahwa dalam setahun atau dua tahun akan ada kenaikan gaji. Jika usia Anda sudah lebih dari 27 tahun dan Anda masih digaji di bawah standar, padahal pekerjaan yang sama di perusahaan lain gajinya berkali lipat, saatnya Anda cari kesempatan lain. Tentu saja ini berlaku jika permintaan Anda untuk naik gaji tak pernah digubris. 8. Anda tak suka rekan-rekan kerja Anda Pekerjaan yang berat akan terasa ringan dan menyenangkan jika dikerjakan bersama orang-orang yang Anda cintai. Bahkan rekan-rekan kerja bisa jadi alasan kita untuk bersemangat berangkat kerja di hari Senin. Tapi jika Anda tak punya teman dekat di kantor, atau sama sekali tak bergaul dengan mereka karena merasa tak cocok, makan siang selalu sendiri, rekan-rekan kerja memperlakukan Anda dengan tidak baik, dan Anda sering terlibat pertengkaran dengan rekan kerja, saatnya ucapkan selamat tinggal pada mereka. 9. Anda makan gaji buta Yang Anda lakukan di kantor sebagian besar adalah browsing di internet yang tak berhubungan dengan pekerjaan, lalu nongkrong, lalu ngobrol-ngobrol dengan rekan kerja, dan tak mengerjakan apapun. Enak memang, karena Anda tetap digaji meskipun Anda tak berkontribusi. Tapi ini artinya Anda "tak dianggap" oleh perusahaan. Anda produktif atau tidak, perusahaan tak peduli. Bahkan mungkin Anda tak masuk kantor pun tak ada pengaruhnya bagi keseluruhan alur kerja perusahaan. Waspadalah, bisa-bisa Anda didepak dari perusahaan karena larut dalam perilaku "makan gaji buta" ini. 10. Anda masih mencari-cari lowongan pekerjaan di tempat lain Tak ada salahnya mencari tahu peluang dan kesempatan apa yang ada di luar sana. Namun jika sebagian besar waktu Anda dihabiskan dengan mencari lowongan kerja di internet, atau setiap bertemu teman Anda selalu berkata, "Ada lowongan nggak, di kantormu?", artinya Anda memang benar-benar ingin keluar dari perusahaan Anda. Ikutilah kata hati itu. sumber : http://id.she.yahoo.com/10-tanda-anda-harus-pindah-kerja.html.

Kamis, 22 September 2011

Inilah Kiat Persiapkan Diri Jelang Wawancara Kerja

0 comments
Persiapan menjelang wawancara kerja. Ilustrasi JAKARTA - Bak atlet yang mempersiapkan sebuah laga, maka wawancara kerja juga perlu persiapan sebelumnya. Asal tahu saja, hal-hal remeh termasuk kerapihan dan sikap Anda menjadi bagian dari penilaian. Karena, setidaknya sepekan sebelum wawancara, Anda harus sudah mulai menyiapkannya. Dalam situs Askmen.com dijelaskan kaitan psikologis ritual pra-wawancara dengan kesuksesan Anda mendapatkan pekerjaan impian. Persiapan diri sebelum wawancara dapat menaruh beberapa kekhawatiran Anda dengan memastikan Anda siap saat hari wawancara tiba. Ini dengan asumsi, Anda sudah melakukan persiapan rutin, seperti melatih jawaban Anda atas pertanyaan Anda harapkan untuk ditanyakan dan belajar tentang perusahaan Anda yang Anda lamar. Apa yang perlu dilakukan di luar mempersiapkan materi wawancara? Ini Dia: Seminggu sebelumnya: pergi ke tukang cukur, dan rapikan rambut Anda Perawatan yang baik adalah bagian kunci dari kesan yang Anda buat dalam sebuah wawancara, dan itu dimulai dengan rambut Anda. Merapikan rambut seminggu sebelum wawancara membantu Anda mengurangi stres tentang penampilan Anda; seminggu setelah bercukur rambut Anda tampak alami, tetapi masih rapi. Sehari sebelumnya: pelajari transportasi menuju lokasi wawancara Sehari sebelum wawancara Anda, Anda harus melakukan penjajagan perjalanan Anda ke lokasi wawancara. Ambil transportasi yang sama yang Anda akan menggunakan pada hari wawancara untuk mengukur lama perjalanan. Ini untuk memastikan Anda tak salah alamat dan memprediksi waktu agar tak telat. Atau bila Anda sudah tahu pasti lokasinya, datanglah beberapa menit lebih awal. Ingat: datang terlambat bisa membuat runyam semuanya! Dua malam sebelumnya: siapkan pakaian Anda Putuskan apa yang akan dikenakan sebelum hari wawancara. Pikirkan tentang perusahaan yang Anda daftar, dan pelajari apa kode pakaian mereka. Jika Anda telah ke kantor mereka sebelum, memikirkan apa yang orang lain kenakan. Malam sebelumnya: latihan akhir Luangkan waktu malam sebelum wawancara Anda untuk berlatih di depan cermin. Berbicara dan jawabanlah pertanyaan yang Anda berpikir Anda akan diminta untuk menjawabnya. Perhatikan suara Anda dan bahasa tubuh, dan pastikan Anda melakukan kontak mata. Jadikan ini latihan terakhir Anda Pagi menjelang wawancara: kosongkan pikiran Anda Menekankan tentang wawancara tidak akan membuat waktu berlalu lebih cepat, sehingga menempatkan energi Anda ke hal-hal lain. Sarapan dan lakukan hal rutin lainnya. Lima jam sebelumnya: jangan mengonsumsi kafein Menghindari kafein sebelum wawancara pekerjaan adalah kunci besar untuk terlihat dan merasa santai. Tubuh Anda akan memompa adrenalin selama wawancara, sehingga Anda akan tegang dan gelisah. Kopi dikhawatirkan akan memacu degup jantung menjadi lebih cepat, dan makin membuat Anda tampak gelisah. Dua jam sebelumnya: Pergi ke kamar mandi Ya, Anda perlu mengosongkan kandung kemih, membersihkan badan, dan ups...jangan sampai ketombe berhamburan di bahu Anda. Saat wawancara: jadilah diri Anda Duduk dengan rapi, kaki lurus ke depan dan bersikaplah santai, jangan tegang. Simak setiap pertanyaan, dan jawablah dengan lugas. Jadilah diri Anda. Semoga berhasil. sumber : REPUBLIKA.CO.ID

Minggu, 01 Mei 2011

Empat Tips Antitelat Ngantor

0 comments
Sebuah survei dari Amerika Serikat, yang diselenggarakan oleh CareerBuilder menemukan, sebagian pekerja kini cenderung memilih tidak terlambat masuk kantor, meski sebagian lagi masih mencari-cari alasan untuk terlambat setidaknya sekali dalam satu pekan.

Dari sebuah penelitian, ditemukan bahwa 15 persen karyawan ternyata terlambat masuk kantor sedikitnya sekali sepekan, dikutip dari Men's Health. Pada tahun 2008, jumlah mereka yang telat ngantor mencapai 20 persen. Dari 2.482 pengusaha dan 3.910 karyawan yang terlibat dalam penelitian tersebut, berbagai alasan yang sering diajukan adalah kemacetan lalu lintas, kurang tidur, cuaca buruk dan harus lebih dulu mengantar anak ke sekolah.

Anda salah satu di antaranya? Berarti sudah saatnya Anda mencoba tiga cara berikut ini.

Anti tombol tunda

Apa yang dilakukan kebanyakan orang ketika alarm berbunyi? Mencari tombol untuk menunda alarm! Padahal, menurut direktur pusat penelitian gangguan tidur di Rumah SAkit Methodist, Amerika Srita, Gerard T. Lombardo, MD, menunda bangun tidur hanya akan membuat Anda lebih mengantuk. Penundaan itu tidak ada gunanya untuk peningkatan kualitas tidur.

Sinar matahari

Solusi ampuh lainnya adalah memanfaatkan 'siksaan' sinar matahari. Jika ada jendela untuk masuknya sinar, aturlah tempat tidur Anda sedemikian rupa agar sinar matahari bisa tepat mengenai wajah Anda saat pagi tiba. Ketika mata merespon cahaya, kelenjar di otak memicu produksi serotonin yang membantu Anda jauh dari kemalasan dan langsung bangun.

Malam sebelumnya

Persiapkan semua kelengkapan Anda di malam sebelumnya, sehingga di pagi hari tidak banyak yang harus Anda lakukan. Dengan bangun lebih awal dan aktivitas pagi hari yang sedikit, seharusnya tidak ada lagi alasan untuk terlambat.

Minuman penyemangat

Apa lagi alasan Anda? Jalanan macet? Ah, itu hanya karena Anda malas mencari jalan tikus. Coba minum teh peppermint yang memiliki kandungan kafein setengah dari kopi biasa sehingga bisa meningkatkan konsentrasi Anda. Aroma peppermintnya, ampuh membuat acara mengemudi jadi lebih waspada

sumber : http://id.berita.yahoo.com/empat-tips-antitelat-ngantor-011100562.html

10 Profesi dengan Tingkat Stres Paling Tinggi

0 comments
Fotografer memotret minuman keras selundupan di Tanjung Priok
Fotografer memotret minuman keras selundupan di Tanjung Priok

Setiap individu pastinya menginginkan profesi yang memiliki tingkat stres rendah, namun dengan penghasilan relatif tinggi. Tak jarang pula, masih ada profesional yang sebenarnya tidak menyadari profesi yang dilakoni saat ini sebenarnya memancing tingkat stres besar.

Laman businessinsider seperti dikutip VIVAnews.com, menemukan 10 pekerjaan yang memiliki tingkat stress tertinggi di dunia, khususnya di Amerika Serikat.

Survei ini diperoleh dari penelitian yang dibuat CareerCast.com terhadap tingkat stres dari 200 jenis pekerjaan didasarkan kepada lingkungan kerja, pendapatan, prospek masa depan, deadline, tingkat kompetisi, dan perjalanan dinas.

Artikel yang dirilis di Careercast ini memang mengacu pada jenis pekerjaan yang dilakukan di Amerika Serikat. Namun, pekerjaan-pekerjaan ini banyak juga dilakukan oleh sebagian masyarakat di Indonesia, bahkan mungkin mulai dan akan berkembang di sini

Inilah 10 pekerjaan dengan tingkat stres paling tinggi:

10. Agen properti

Tingkat stress: 38,57

Jam kerja per hari : 9,5 jam

Pendapatan per tahun: US$40,357 (Rp363,213 juta)

Agen jual beli properti memiliki jam kerja yang tidak menentu, terkadang kerja di malam hari dan akhir pekan. Lingkungan kerja di bidang real estate juga memiliki tingkat kompetisi yang tinggi, dan di kala kondisi perumahaan sedang tidak bagus, menjual rumah bukanlah hal yang mudah dilakukan.

9. Teknisi Kesehatan darurat

Tingkat stres: 39,68

jam kerja per hari : bervariasi

pendapatan per tahun: US$30,168 (Rp271,512 juta)

Teknisi kesehatan darurat atau mungkin sama dengan petugas Ambulance adalah orang pertama di setiap kejadian yang memerlukan penanganan medis darurat. Selain itu mereka berperan sebagai penentu kehidupan bagi pasien dari lokasi kejadian hingga ke rumah sakit.

Petugas ambulance seringkali bekerja dalam rentang waktu kerja yng lama dan seringkali terkena jatah kerja malam hari.

8. Pialang Saham

Tingkat stres : 39,70

jam kerja per hari : 8 jam

Pendapatan per tahun: US$67.470 (Rp607,23 juta)

Pialang saham bertanggungjawab terhadap dana investor yang disimpan dalam produk investasi saham maupun obligasi. Dengan kondisi pasar saham yang selalu berubah, tanggung jawab pialang untuk menjaga agara investasi pemodal tetap bertahan merupakan hal yang bisa membuat stres.

7. Arsitek

Tingkat stres : 39,93

Jam kerja per har: lebih dari 8 jam

Pendapatann per tahun : US$73.193 (Rp658,73 juta)

Arsitek bekerja dengan tekanan deadline yang ketat baik dari segi perencanaan, desain, konstruksi ruang komersial dan perumahan. Keselamatan dari sebuah gedung di masa depan juga menjadi bagian pekerjaan dari para arsitek yang dituntut membuat perencanaan lebih hati-hati

6. Account Executive Perusahaan Iklan

Tingkat stres: 41,05

Jam kerja per hari: 9,5 jam

Pendapatan per tahun: US$62.105 (Rp558,945 juta)

Seorang account executive dituntut untuk bekerja lebih kreatif, memperhatikan detil, mampu memotivasi diri sendiri. Semua tuntutan ini harus dijalankan ditengah pekerjaan untuk mengelola klien besar perusahaan serta bekerja diawah tekanan deadline.

Lapangan tempat bekerja para account executive juga termasuk memiliki tingkat kompetisi yang sangat tinggi. Apalagi jika iklam merupakan pendapatan utama bagi perusahaan.

5. Penyiar Berita

Tingkat stres: 43,56

Jam kerja per hari: 8 jam

Pendapatan per tahun: US$50.456 (Rp454,104 juta)

Penyiar berita bersaing dengan kompetitor stasiun televisi lain untuk menjadi yang pertama memberitakan sebuah informasi kepada publik. Seringkali, reporter bekerja dari dalam studio namun lebih banyak reporter yang terjun ke lapangan dimana kejadian tersebut terjadi.

Kondisi pelaporan berita langsung dari lapangan seringkali menyebabkan posisi penyiar berita berpotensi berada dalam situasi bahaya

4. Jurnalis Foto

Tingkat stress: 47,09

Jam kerja per hari: bervariasi

Pendapatan : US$40.209 (Rp361,88 juta).

Jurnalis foto senantiasa harus berada di lokasi ketika sebuah kejadian besar terjadi. Apakah itu perang, penembakan, bencana alam, seorang jurnalis foto senantiasa hadir di lokasi-lokasi tersebut. Dalam kondisi berbahaya, mereka hadir untuk menangkap moment dan memberitakannya ke seluruh dunia.

3. Eksekutif Senior Perusahaan

Tingkat stres: 47,41

Jam kerja per hari: 11 jam

pendapatan per tahun : US$161.141 (Rp1,450 miliar)

Corporate Executive memiliki banyak pekerjaan berbeda. Mereka diharapkan memiliki pengetahuan hampir di seluruh departemen dari sebuah perusahaan. sehingga para pegawai di level ini diharapkan bisa membuat keputusan yang berdampak pada seluruh pegawai. Petinggi perusahaan ini juga memiliki jam kerja yang sangat panjang.

2. Public Relation Officer

Tingkat stres: 47,6

Jam kerja: 9 jam

Pendapatan per tahun: US$90.160 (Rp811,44 juta)

Seorang pejabat Public Relation (PR), seringkali harus memberikan presentasi dan penjelasan di depan publik. Bidang pekerjaan ini memiliki tingkat kompetisi yang sangat ketat dan pimpinan perusahaan sering kali meminta PR untuk menciptakan dan memperhatahankan citra perusahaan yang baik.

1. Pilot Pesawat Komersial

Tingkat stres: 59,53

Jam kerja per hari: 9 jam

Pendapatan per tahun: US$106.153 (Rp955,37 juta)

Pilot pesawat terbang komersial bertanggungjawab pada keselamatan ratusan penumpang ketika menerbangkan pesawat diatas ketinggian ribuan mil dengan kecepatan yang tinggi.

Pilot terkadang harus menerbangkan pesawat di tengah kondisi cuaca yang buruk dan bekerja berjam-jam.

sumber : http://id.berita.yahoo.com/10-profesi-dengan-tingkat-stres-paling-tinggi-233100772.html

Jumat, 15 April 2011

4 Kesalahan Saat Membuat Laporan Keuangan Usaha

0 comments


Semua pengusaha harus membuat laporan keuangan bisnis, demikian menurut Mike Rini Sutikno, CFP, perencana keuangan dari lembaga Mike Rini & Associates Financial Planning & Education. Laporan keuangan ini gunanya untuk memonitor keuangan usaha, apakah usaha itu maju atau tidak, sudah sampai mana perkembangannya, dan juga untuk inventarisasi barang. Selain itu, laporan keuangan usaha juga diperlukan untuk membantu manajemen mengambil keputusan-keputusan keuangan, mengajukan kredit ke bank, dan mengurus pajak.

Sayangnya, masih banyak kekeliruan yang dilakukan pengusaha, yang bisa berakibat pada terhambatnya kemajuan suatu bisnis:

1. Ketidakmampuan untuk memprediksi jumlah penggunaan uang receh. Ini bisa menggerogoti kantong pribadi kita, lho. Itu sebabnya ada istilah kas kecil atau petty cash. Kas kecil ini dimanfaatkan untuk menangani kembalian dan hal-hal lainnya yang remeh. Bukan untuk operasional rutin, melainkan untuk yang tak terduga saja.

2. Kebanyakan pengusaha pemula tidak mengoptimalkan layanan bank otomatis. Begitu menerima pembayaran, ia tidak menyimpannya di bank karena berpikir, "Toh nanti akan dikeluarkan lagi untuk membayar biaya-biaya."

Ketika ia tidak melakukan pencatatan secara manual di perusahaan, tidak menyetorkan uangnya ke bank, dan tidak melakukan pembayaran biaya secara autodebet dari bank, aktivitas usahanya tidak akan terlacak. Uang masuk keluar begitu saja. Secara manual tidak ada pencatatan dan di bank juga tidak ketahuan debit dan kreditnya.

"Jadi apa yang mau disimpulkan? Usaha memang berjalan, tapi kita tidak tahu untung atau rugi," tutur Mike.

3. Apabila sudah memiliki rekening usaha, aktiflah menggunakannya. Setiap tiga hari sekali, kita bisa menyetorkan uang ke bank. Untuk pembayaran yang kecil-kecil, gunakan petty cash. Apabila harus membayar supplier atau yang lainnya, manfaatkan fasilitas autodebet atau transfer. Jadi secara manual tercatat dan di bank bisa dipertanggungjawabkan.

4. Kalau usaha sudah maju, kita membutuhkan bantuan ahli untuk mencatat. Ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Kalau tidak tahu cara membuat pembukuan, ini bukan berarti pengusaha boleh tidak melakukannya. Kalau tidak bisa, delegasikan tugas ini kepada orang lain.

Ada pengusaha yang menyewa orang yang tidak sesuai kebutuhan demi meminimalkan biaya. "Keuangan memang dicatat, tapi tidak optimal. Ada kesalahan-kesalahan," kata Mike.

Ia melanjutkan, seorang pengusaha haruslah mengetahui banyak hal dan bisa mendelegasikan pekerjaan kepada orang yang tepat. Jalan keluarnya adalah dengan belajar.

sumber : http://female.kompas.com/

Selasa, 29 Maret 2011

8 Etika Pengunduran Diri

0 comments


Dalam dunia kerja tentu kemungkinan terjadi konflik sangat besar. Bisa jadi, konflik-konflik inilah yang akhirnya membuat seseorang tidak betah dan ingin berhenti dari pekerjaan. Sebelum mengambil keputusan final, cobalah melakukan mediasi dulu. Siapa tahu bisa ditemukan solusi terbaik. Dengan adanya mediasi, diharapkan hubungan baik dengan perusahaan tetap terjaga.

Namun bila berbagai upaya yang Anda lakukan untuk memperbaiki situasi tak kunjung membuahkan hasil, dan dorongan untuk mengundurkan diri tak dapat dibendung lagi, sebaiknya Anda tetap bertindak secara profesional. Artinya, pengunduran diri tetap dilakukan dengan etika. Berikut panduannya:

1. Informasikan pengunduran diri jauh-jauh hari sebelumnya, atau sesuaikan dengan peraturan perusahaan. Sebaiknya bicarakan dahulu secara personal kepada atasan langsung sebelum menyerahkan surat pengunduran diri secara resmi kepada perusahaan.

2. Selesaikan semua tugas dan tanggung jawab sebelum benar-benar meninggalkan kantor.

3. Tanyakan pada bagian manajemen apakah akan ada pengalihan tanggung jawab pada orang lain atau tidak. Jika memang ada, dampingi pengganti Anda dan jelaskan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab.

4. Jagalah hubungan baik. Sebaiknya Anda tidak meninggalkan kesan buruk pada rekan-rekan kerja. Tak perlu mengungkit-ungkit atau menceritakan permasalahan yang Anda hadapi ke semua orang. Jaga hubungan baik yang telah Anda bangun selama ini.

5. Sebelum benar-benar meninggalkan kantor, bereskanlah tempat kerja Anda. Jangan lupa menyerahkan dokumen-dokumen penting dan membawa semua barang pribadi Anda.

6. Jangan lupa berpamitan. Jika memungkinkan acara perpisahan kecil-kecilan bisa Anda adakan.

7. Selesaikan semua urusan administrasi. Yang tak boleh ketinggalan, kembalikan semua fasilitas perusahaan yang dipinjamkan. Pinjaman-pinjaman berupa materi kepada rekan kerja sebaiknya juga segera diselesaikan.

(Ajeng Pinto)

8. Tetap jaga nama baik perusahaan meskipun sudah keluar. Dimana pun Anda bekerja nantinya, sebaiknya jangan mengumbar-umbar keburukan dan rahasia-rahasia perusahaan yang Anda ketahui.

sumber : kompas.com

Jumat, 11 Februari 2011

5 Tips Buat Bos Terkesan

0 comments
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjc7eAYnfZxoCFpUrbR3lbEVwLoZpXYhmpCm_lbWoTS-jzczjILZGJDM-iGLNa2xD0Sx4HD4omzKO_oax28OQTXDn0ixmI1C6y9VmqWGXMqy-dTxlw8pb6aOq5_WHeLzuQgcukYoFdwYsWq/s320/boss-employee-cartoon,F-N-194963-13.jpg

Ingin karir dapat meningkat? Buatlah si bos terkesan. Tapi bukan hanya bermanis-manis di hadapan bos, pakailah cara-cara berikut ini!

Ada cara smart dan elegan untuk memenangkan hati atasan Anda. Seperti dikutip Times of India, berikut tipsnya!

Tepat waktu
Datanglah tepat waktu setiap hari karena tanpa sadar bos Anda selalu memantau anak buahnya yang sering telat.

Inisiatif
Jika ada proyek yang harus dideligasikan oleh atasan, jangan menunggu orang lain untuk turun tangan. Inisiatiflah untuk bertanggung jawab atas proyek tersebut, terutama saat di depan bos untuk menarik perhatiannya.

Berpartisipasi
Jika ada beberapa masalah yang timbul saat brainstorming pada saat meeting, berilah solusi-solusi. Meskipun tidak sempurna, tapi tetap saja bos akan melihat partisipasi dan keaktifan Anda.

Aktif
Jangan terburu-buru meninggalkan kantor setelah pulang kerja. Anda dapat bergabung dengan beberapa program profesional yang berhubungan dengan pekerjaan Anda. Ini akan membantu skill Anda dalam bekerja. Apalagi jika program profesional diadakan di kantor dan Anda mengikutinya, Anda akan dinilai sebagai pegawai yang aktif oleh atasan.

Menjaga sikap
Selalu menjaga sikap positif dan ceria, bahkan ketika rekan lain tampak tidak bersemangat dan lelah oleh pekerjaan. Tunjukkan keoptimisan Anda di lingkungan kerja, ini membuat Anda terlihat berbeda dari karyawan lainnya di mata atasan Anda.

sumber : http://terselubung.blogspot.com/

Rabu, 09 Februari 2011

Inilah Daftar Pemain Termahal Dunia Terbaru

0 comments
CR7 masih menjadi yang termahal (c) zimbio
CR7 masih menjadi yang termahal

Di transfer musim panas 2009, ada tiga nama besar yang menjadi pusat perhatian publik. Cristiano Ronaldo, Kaka, dan Zlatan Ibrahimovic adalah tiga nama yang nilai transfernya menjadi headline media, total ketiga nilai transfer pemain itu mencapai 200 juta Poundsterling. Menakjubkan bukan?

Jika dibandingkan dengan transfer musim panas 2010 lalu, maka transfer pemain menjadi lebih rasional mengingat efek resesi yang sedang melanda negara-negara Eropa juga berpengaruh terhadap kondisi keuangan klub-klub Eropa, terkecuali Manchester City.

Pada akhirnya tidak banyak perubahan yang terjadi di daftar 10 pemain termahal dunia, dengan hanya menambahkan nama seorang David Villa yang dibeli Barcelona dari Valencia. Tetapi rekor transfer liga Inggris di musim dingin lalu yang pecah dua kali dalam sehari itu menyumbangkan dua nama di daftar pemain termahal dunia, Fernando Torres dan Andy Carroll.

Berikut adalah daftar lengkap pemain termahal dunia :
1. Cristiano Ronaldo: Manchester United menuju Real Madrid – £80m (2009)

2. Zlatan Ibrahimovic: Inter Milan menuju Barcelona – £60.7m (2009)

3. Kaka: AC Milan menuju Real Madrid – £56m (2009)

4. Fernando Torres: Liverpool menuju Chelsea – £50m (2011) Baru!

5. Zinedine Zidane: Juventus menuju Real Madrid – £45.62m (2001)

6. Luis Figo: Barcelona menuju Real Madrid – £37m (2000)

7. Hernan Crespo: Parma menuju Lazio – £35.5m (2000)

8. Andy Carroll: Newcastle United menuju Liverpool – £35m (2011) Baru!

9. David Villa: Valencia menuju Barcelona – £34.2m (2010)

10. Gianluigi Buffon: Parma menuju Juventus – £32.6m (2001)

Terlempar dari peringkat 10 besar: Robinho (Real Madrid to Manchester City for £32.5m di tahun 2008) and Christian Vieri (Lazio to Inter Milan for £32m di tahun 1999).

Berikut adalah daftar lengkap pemain termahal di Liga Premier Inggris :
1. Fernando Torres: Liverpool menuju Chelsea – £50m (2011) Baru!

2. Andy Carroll: Newcastle United menuju Liverpool – £35m (2011) Baru!

3. Robinho: Real Madrid menuju Manchester City – £32.5m (2008)

4. Berbatov: Tottenham menuju Manchester United – £30.75m (2008)

5. Andriy Shevchenko: AC Milan menuju Chelsea – £30.8m (2006)

6. Rio Ferdinand: Leeds menuju Manchester United – £29.1m (2002)

7. Juan Sebastian Veron: Lazio menuju Manchester United – £28.1m (2001)

8. Edin Dzeko: Wolfsburg menuju Manchester City – £27m (2011) Baru!

9. Wayne Rooney: Everton menuju Manchester United – £25.6m (2004)

10. Didier Drogba: Marseille menuju Chelsea – £24m (2004)

Michael Essien: Lyon menuju Chelsea – £24.43m (2005)

James Milner: Aston Villa menuju Manchester City – £24m (2010)

David Silva: Valencia menuju Manchester City – £24m (2010)

Yaya Toure: Barcelona menuju Manchester City – £24m (2010)

Darren Bent: Sunderland menuju Aston VIlla – £24m (2011) Baru!

Terlempar dari peringkat 10 besar: Shaun Wright-Phillips (Manchester City menuju Chelsea for £21m di tahun 2005), Fernando Torres (Atletico Madrid menuju Liverpool for £20m di tahun 2007)

sumber : bola.net

Agar Tak Menyesal Pindah Kerja

0 comments


Mencari pekerjaan sering diibaratkan membeli kucing dalam karung. Anda tidak tahu apa yang akan Anda hadapi saat menjalani pekerjaan nanti.

Oleh karena itu, Sebelum menyetujui sebuah kontrak kerja, pastikan terlebih dulu apakah Anda benar-benar menginginkan pekerjaan tersebut atau tidak. Caranya, lakukan analisis kecil-kecilan terhadap jenis pekerjaan Anda. Apa saja yang harus Anda analisis?

1. Keuntungan

Perhatikan keuntungan apa saja yang akan didapat jika bekerja di tempat kerja baru. Mulailah dengan menganalisis seberapa besar yang Anda dapatkan untuk tunjangan kesehatan, dana pensiun, dan apakah kompensasi tersebut cocok dengan kontribusi yang akan Anda berikan.

Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan sistem reimburse, bonus, jam kerja, dan alat-alat yang Anda dapatkan untuk menunjang pekerjaan.

2. Lokasi dan transportasi

Perhatikan lokasi tempat kerja baru. Jika lokasinya berada jauh dari rumah Anda, bandingkanlah biaya transportasi pulang pergi dengan kemungkinan Anda dapat mencari tempat tinggal yang lebih dekat dengan harga murah.

Jika tidak ada kemungkinan Anda untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih dekat, hitunglah biaya yang Anda keluarkan untuk transportasi. Pastikan biaya tersebut masih dapat ditutupi dengan gaji. Dan, perhitungkan juga apakah Anda masih dapat menabung atau tidak.

Pastikan juga Anda termasuk orang yang tidak mudah mengeluh akibat kondisi jalan yang macet karena stres di pagi hari akibat kemacetan jalan dapat mempengaruhi mood bekerja. Selain itu, hitunglah berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk pergi dan pulang dari kantor.

3. Kesempatan berkembang

Tidak ada seorang pun yang mau hanya berujung pada satu posisi dan tidak memiliki kesempatan untuk mengembangkan kualitas hidupnya. Jadi, jangan sungkan untuk menanyakan pada interviewer Anda, apakah pekerjaan yang ditawarkan memiliki kesempatan yang besar untuk mengembangkan potensi diri dan kesempatan untuk naik jabatan.

4. Lingkungan kerja

Anda akan bekerja selama 9 jam selama 5 hari setiap minggu, berarti Anda menghabiskan hampir seluruh waktu Anda di kantor. Karena itulah, ada baiknya pastikan apakah lingkungan kerja di kantor baru cocok dengan Anda. Lihatlah lingkungan kerja dari dress code, budaya kerja (menuntut kerja cepat atau dapat dilakukan dengan santai, hirarki atau lebih demokratis), apakah visi dan misi perusahaan cocok dengan Anda, kekeluargaan, kerja tim atau individu.

Pasti akan sulit mengetahui lingkungan kerja dari interview yang sifatnya sangat formal. Namun, Anda dapat menanyakan pengalaman kerja pada pekerja yang sudah terlebih dahulu bergabung sebelum menerima tawaran kerja tersebut.

5. Keamanan kerja

Sebagai pekerja sangatlah penting untuk mengetahui sistem keamanan pekerja. Asuransi, apakah perusahaan tersebut mapan dan tidak memiliki tanda-tanda akan bangkrut adalah hal-hal yang harus Anda perhatikan.

Tentu Anda tidak menginginkan mata pencaharian Anda hilang begitu saja akibat perusahaan yang pailit.

6. Di mana Anda akan berada sepuluh tahun mendatang?

Jika semua telah Anda analisa, waktunya bertanya pada diri Anda sendiri. Apa yang Anda ingin capai sepuluh tahun mendatang? Memang terdengar klise, namun ini penting untuk mengetahui apakah pekerjaan yang ditawarkan dapat membawa Anda pada tujuan hidup Anda.

Jika semua sudah cocok, maka Anda akan mencintai pekerjaan baru ini dan akan lebih mudah mencapai apa yang diinginkan.

sumber : VIVAnews
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...