skip to main | skip to sidebar

Pages

Kamis, 13 Januari 2011

Seks Romantis Rumah Tangga Harmonis


TERRY-CHYNTIARA-ZIVANNA-ANNE

Hubungan seks yang harmonis antara suami-istri diyakini menjadi obat mujarab keluarga bahagia. Beberapa artis juga percaya, jika seorang istri setia melayani kebutuhan suami bisa meminimalisir perselingkuhan. Berikut pendapat seleb soal pentingnya seks dalam kehidupan berumah tangga.

Terry Putri, Eksplor Kasih Sayang Dengan Seks

Bagi Terry Putri, aktivitas seks bisa menjaga keutuhan rumah tangga. Dengan seks, pasangan suami istri juga bisa jauh lebih mudah mengeksplor kasih sayang.

“Aku sesering mungkin berhubungan seks dengan suamiku. Itu penting agar rumah tangga kita rukun,” ucap Terry saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini.

Bagi Terry, melayani suami semaksimal mungkin adalah bentuk tanggung jawab seorang istri dalam melakoni kehidupan rumah tangganya.

“Sebagai istri harus bisa menyenangkan suami. Apapun caranya mulai dari rutinitas pekerjaan, menyiapkan sarapan dan jadi ibu rumah tangga yang baik juga harus dijalani,” tutur istri Rully Johan tersebut.

Pemilik nama lengkap Terry Naharyana Enani Putri itu bersyukur sudah menikah. Ia merasakan ada perbedaan mendasar antara sebelum dan sesudah menikah.

“Memang beda ya kalau udah menikah, keluarga itu jadi prioritas. Kalau dulu kan, pinginnya tiap hari kerja terus. Kalau sekarang pinginnya deket sama suami dan keluarga,” kata presenter kelahiran Banjarma­sin, 1 Desember 1979 itu.

Dengan setia pada suami, Terry berharap rumah tangganya bisa utuh dan langgeng.

“Inget kodratlah, sekarang kan aku udah jadi istri. Udah nggak pantas lagi kalau masih terus sibuk di luar. Lihat muka suami aja aku udah tahu kalau dia nggak suka aku sibuk atau gimana. Makanya kita berdua sama-sama menjaga keharmonisan rumah tangga dengan baik,” pungkasnya.

Chyntiara Alona, Jangan Egois Di Ranjang

Chyntiara Alona memang be­lum menikah. Tapi bicara soal pen­tingnya seks dalam rumah­tang­­ga, Alona menjawab sangat lugas. Agar rumah tangga bisa adem ayem, kata Alona, uru­san seks harus seimbang antara laki-laki dan perempuan.

“Setiap pasangan harus bisa me­nyeimbangankan aktivitas seks­n­ya masing-masing. Jadi se­tiap pasangan nggak ada yang merasa dirugikan dengan gairah seks yang naik turun. Kalau sta­bil kan sama-sama enak,” ucap Alo­na kepada Rakyat Merdeka, baru-baru ini.

Dikatakan Alona, menyeim­bang­kan hubungan seks memang bukan perkara mudah. Tapi deng­an keterbukaan, pasti ada jalan keluarnya. “Intinya harus saling ter­bukalah, suami harus tahu mau­nya istri, begitu juga seba­liknya. Jadi kalau lagi di ranjang, jangan egois, harusnya bisa sa­ma-sama enak,” terang Alona.

Bintang film Kutunggu Jan­da­mu itu melihat banyaknya perce­raian, salah satunya dipicu masa­lah di atas ranjang.

“Sangat disa­yangkan kalo perceraian itu ter­jadi cuma gara-gara masalah sek­sua­litas. Tapi memang ada di ma­sya­rakat,” tegas model yang per­nah tampil bugil di majalah FHM itu.

Ia juga mengimbau pasutri ti­dak berselingkuh. “Asal jangan pernah berpikir untuk mencoba ber­hubungan seks di luar (pasa­ngan) karena itu juga bisa jadi penyebab perceraian dan fatal akibatnya,” tutupnya.

Zivanna Letisha, Seks Bukan Segalanya

Meski seks penting, tapi Zivanna Letisha berpendapat, seks bukan segalanya. Kasih sayang lebih penting dari pada sekedar urusan di bawah perut.

“Memang pada awalnya seks sangat penting, namun bukan segalanya. Masih banyak hal lain yang lebih penting ketimbang urusan seks. Salah satunya dengan kasih sayang yang tulus dari seorang pasangan,” kata Zivanna saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.

Tetapi, Puteri Indonesia 2008 ini menyarankan setiap pasutri terus memperbaiki kualitas seks. Selain mencegah perceraian, aktivitas seksual yang baik dengan pasangan juga mampu menjaga kasih sayang di antara pasangan.

“Jadi nggak akan ada perceraian atau perselingkuhan, karena setiap pasangan berusaha untuk mencurahkan perhatian dan kasih sayang lewat aktivitas seks yang baik,” pungkas cewek kelahiran Jakarta, 16 Februari 1989.

Anne J Coto, Bule Lebih Terbuka

Anne J Coto sangat terbuka da­lam segala hal dengan suaminya. Ma­k­lum, sang suami Mark Hanusz ber­kebangsaan Amerika, lebih me­nyu­kai keterbukaan dibandingkan cara tertutup.

Dalam urusan berumah tangga­pun, Anne berusaha selalu romantis. “Orang bule itu katanya romantis, tapi memang seperti itu,” kata ibu satu anak ini.

Setelah memiliki anak, Julian Ava­­­nin­dra Coto Hanusz, Anne me­ngaku sempat mengalami kesulitan berhubungan intim dengan suami­nya. Padahal, sebelumnya ia tak per­nah bermasalah. “Pas lagi kepingin, anak mendadak bangun sehingga hubungan tertunda,” kata Anne.

Situasi ini sering dialami pasa­ngan ini hingga si kecil, Julian Ava­nindra Coto Hanusz, berusia sekitar tiga bulan. Menurut aktris yang per­nah membintangi sejumlah film pa­nas ini, frekuensi hubungan in­tim­nya tak bisa ditentukan.

Sejak mempunyai anak, urusan ranjang pasangan beda ne­gara yang menikah pada 25 Juni 2005 ini diakui semakin tak tentu.

“Tapi sekarang karena anak su­dah besar jadi kamarnya sudah sendiri dan kita bisa melakukannya bebas,” kata Anne tertawa.

Anne sadar, memelihara hubu­ng­an mesra memang penting. Apa­lagi de­ngan banyaknya godaan da­ri wa­nita lain. “Aku juga sesering mung­kin mencium dia. Mencium itu sen­ja­ta aku, rasanya enak-enak geli. Dan suami aku suka kalau sa­ya dicium,” katanya.

Bintang film Telegram, Angels Cry, Target dan Ratapan Anak Tiri ber­sykur hingga kini rumah tang­ganya baik-baik saja. “Alhamdulil­lah, juga jauh dari gosip. Itu semua tergantung sama kitanya,” ucap Anne

sumber : http://www.rakyatmerdeka.co.id/news.php?id=14395

Artikel Terkait



0 comments:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...