skip to main | skip to sidebar

Pages

Selasa, 29 Maret 2011

8 Etika Pengunduran Diri



Dalam dunia kerja tentu kemungkinan terjadi konflik sangat besar. Bisa jadi, konflik-konflik inilah yang akhirnya membuat seseorang tidak betah dan ingin berhenti dari pekerjaan. Sebelum mengambil keputusan final, cobalah melakukan mediasi dulu. Siapa tahu bisa ditemukan solusi terbaik. Dengan adanya mediasi, diharapkan hubungan baik dengan perusahaan tetap terjaga.

Namun bila berbagai upaya yang Anda lakukan untuk memperbaiki situasi tak kunjung membuahkan hasil, dan dorongan untuk mengundurkan diri tak dapat dibendung lagi, sebaiknya Anda tetap bertindak secara profesional. Artinya, pengunduran diri tetap dilakukan dengan etika. Berikut panduannya:

1. Informasikan pengunduran diri jauh-jauh hari sebelumnya, atau sesuaikan dengan peraturan perusahaan. Sebaiknya bicarakan dahulu secara personal kepada atasan langsung sebelum menyerahkan surat pengunduran diri secara resmi kepada perusahaan.

2. Selesaikan semua tugas dan tanggung jawab sebelum benar-benar meninggalkan kantor.

3. Tanyakan pada bagian manajemen apakah akan ada pengalihan tanggung jawab pada orang lain atau tidak. Jika memang ada, dampingi pengganti Anda dan jelaskan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab.

4. Jagalah hubungan baik. Sebaiknya Anda tidak meninggalkan kesan buruk pada rekan-rekan kerja. Tak perlu mengungkit-ungkit atau menceritakan permasalahan yang Anda hadapi ke semua orang. Jaga hubungan baik yang telah Anda bangun selama ini.

5. Sebelum benar-benar meninggalkan kantor, bereskanlah tempat kerja Anda. Jangan lupa menyerahkan dokumen-dokumen penting dan membawa semua barang pribadi Anda.

6. Jangan lupa berpamitan. Jika memungkinkan acara perpisahan kecil-kecilan bisa Anda adakan.

7. Selesaikan semua urusan administrasi. Yang tak boleh ketinggalan, kembalikan semua fasilitas perusahaan yang dipinjamkan. Pinjaman-pinjaman berupa materi kepada rekan kerja sebaiknya juga segera diselesaikan.

(Ajeng Pinto)

8. Tetap jaga nama baik perusahaan meskipun sudah keluar. Dimana pun Anda bekerja nantinya, sebaiknya jangan mengumbar-umbar keburukan dan rahasia-rahasia perusahaan yang Anda ketahui.

sumber : kompas.com

Artikel Terkait



0 comments:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...