skip to main | skip to sidebar

Pages

Senin, 28 Februari 2011

Telepon-Internet Desa Mubasir



Program telekomunikasi perdesaan yang dicanangkan Kementerian Komunikasi dan Informatika di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) masih sebatas slogan. Peralatan telepon umum dan internet desa yang telah terpasang 2010 lalu belum juga berfungsi.

Di Desa Riso, Kecamatan Tapango, misalnya, di depan kantor desa setempat terpampang informasi yang menunjukkan tersedia telepon umum. Di samping kantor juga terpasang antena parabola untuk jaringan internet.

Penjabat kepala desa Riso, Onang mengatakan sejak terpasang awal 2010 lalu, peralatan itu belum pernah difungsikan.

"Pekerjanya hanya datang memasang lalu pulang. Sampai sekarang tidak pernah muncul lagi," ujar Onang, seperti dilaporkan kontributor Polman, M Danial, Senin 28 Februari.

Menurut dia, untuk telepon umum desa, pelaksana proyek menitipkan satu unit mesin genset mini. Sedangkan untuk internet desa, dua unit komputer juga minta diamankan. Peralatan elektronik tersebut lanjutnya, hanya tersimpan di kantor desa.

"Saat pekerjanya datang, mereka mengatakan akan kembali melakukan uji coba penggunaannya sekaligus melatih tenaga operator yang akan direkrut dari warga desa. Namun sampai sekarang mereka tidak muncul," ungkapnya.

Warga menyatakan, khawatir pelaksana proyek telekomunikasi desa tersebut telah melapor ke pemberi pekerjaan (Kementerian Kominfo) bahwa pekerjaannya sudah rampung dan warga sudah menikmati telepon dan internet desa. Ironisnya sampai sekarang perangkat dimaksud belum pernah digunakan.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, program telepon dan internet desa di wilayahnya hanya sebatas pajangan saja. Bahkan bukan hanya di desa terpencil, seperti Riso atau Samasundu, Kecamatan Limboro, tapi peralatan mubasir juga terlihat di perkotaan, seperti Ugibaru dan Kelurahan Mapilli.

Sumber : http://www.sulbarprov.go.id/index.php?id_brt=261&aksi=detail

Artikel Terkait



0 comments:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...