skip to main | skip to sidebar

Pages

Sabtu, 04 Desember 2010

11 Desain Cermin Paling Unik & Keren

0 comments
1. Police Mug Shot Mirror

Rikkis, sebuah perusahaan taksi dari pintu ke pintu, menggunakan poster pintar untuk mempromosikan layanan mereka. Ketika melihat pantulan dari cermin, kita akan melihat advertisement dari Rikkis.

2. "Who tall are you" Mirror

Apakah Anda kecil seperti Kylie ? Atau seperti gunung layaknya Hulk Hogan ? Mengukur tinggi dengan angka sudah sangat ketinggalan zaman. Cermin ini mendaftarkan 120 selebritis dengan ukuran tinggi mereka
3. London Underground Mirror

Cermin ini menyediakan "view" yang indah di ruang manapun dan membantu Anda untuk merencanakan perjalanan secara efektif selain dapat membantu Anda menilai penampilan Anda hari ini. Terbuat dari cermin kaca 6mm kualitas tinggi. Petanya sendiri ditampilkan dalam emas dan disembunyikan di balik kaca.
4. Razorblade Mirror

Cermin ini terinspirasi dari lyric "Morning Glory" dari Mr Gallagher, "all of your dreams are made when you're chained to the mirror and the razorblade". Cermin ini membuat anda terlihat "tajam" sepanjang hari.
5. Skateboard Mirror

Cermin ini memberikan gaya Hiphop di kamar mandi anda. Tapi ingat, cermin ini tidak bisa dimainkan layaknya skateboard.
6. LED Mirror

Tulisan waktu dan pesan berjalan dipasang di balik cermin kaca. Menunjukkan tanggal dan waktu, program dan pesan pribadi lebih dari 4000 karakter
7. Touch Screen Mirror For Playing Ipod

Konsep baru terhadap kamar mandi anda. Cermin Maitre dari Stocco Italia datang dengan console layar sentuh meliputi radio, jam, barometer, penghilang embun cermin dengan sensor. Yang paling disukai adalah kemampuan untuk mengendalikan dan mememutar audio.
8. Silk Printed Mirror

Didesain oleh Juanco-Lorbus. Sebuah ide bagus dengan hanya menghadap cermin, Anda sudah bisa mengukur tinggi anda tanpa harus mengukurnya di tembok.
9. Wiper Mirror

Dipasang dengan wiper kendaraan, anda bisa menghilangkan embun di kaca hanya dengan satu sapuan. Tak ada lagi jejak tangan dan sisa tissue yang menempel di cermin. Sangat praktis, dan anda lebih percaya diri untuk menghadapi hari.
10. Interactive Mirror

Didesain dan dibuat oleh Alpay Kasal. Ini adalah sebuah hak paten cermin sentuh. Dilengkapi dengan sensor kedekatan, gerak isyarat, dan inframerah jauh dan dekat. Lengkap dengan berita dan informasi cuaca menemani Anda di pagi hari. Sebuah konsep kamar mandi masa depan yang cerdas.
11. The Mirror Man

Seorang lelaki misterius, muncul di luar Observatorium Griffith Los Angles saat hari cerah di tahun 2009.
sumber : http://selintasberita.blogspot.com/2010/12/alasan-mengapa-wanita-lebih-pintar.html

Jumat, 03 Desember 2010

KOTA PALING DAN TERINDAH DI DUNIA PADA MALAM HARI

0 comments
1. Belgrade, Serbia



2. Montreal, Canada



3. Buenos Aires, Argentina



4. Dubai UAE



5. Thessaloniki, Greece



6. La Paz, Bolivia



7. Cape Tow, South Africa



8. Baku, Azerbaijan



9. Auckland New Zealand



10. Tel Aviv, Israel



sumber : http://jekethek.blogspot.com/2009/11/10-kota-paling-indah-pada-malam-hari-di.html

Kamera Tembus Pandang x-ray Lirik Tubuh Sexy Anda

0 comments
Memang hal ini bukan barang baru namun tetap menarik untuk di bahas kira kira informasi ini ramai dibicarakan tahun 2005 lalu, saya tertarik untuk membahas ini karena membaca blognya Tetty simanjutak dan beberapa web blog yang lain dimana bahasannya sama ( kemungkinan isi blog nya juga di sadur dari web atau blog lain ). Apa jadinya jika hal yang seharunya tidak untuk di pamerkan dapat di lihat oleh orang tertentu, dengan menggunakan alat bantu. teknologi ini menggunakan prinsip kerja infra merah yang banyak digunakan untuk keperluan perang/militer dalam memata matai musuh atau membatu grilia pada waktu malam hari. sekarang alat dan teknologi tersebut sudah dapat dimiliki dengan menambahkannya pada HP atau kacamata.

Penggunaan Termometer Infra Merah:

Beberapa kondisi umum adalah objek yang akan diukur dalam kondisi bergerak; objek dikelilingi medan elektromagnet, seperti pada pemanasan induksi; objek berada pada hampa udara atau atmosfir buatan; atau pada aplikasi di mana dibutuhkan respon yang cepat.

Termometers Infrared dapat digunakan untuk beberapa fungsi pengamatan temperatur. Beberapa contoh, antara lain:

• Mendeteksi awan untuk sistem operasi teleskop jarak jauh.

• Memeriksa peralatan mekanika atau kotak sakering listrik atau saluran hotspot

• Memeriksa suhu pemanas atau oven, untuk tujuan kontrol dan kalibrasi

• Mendeteksi titik api/menunjukkan diagnosa pada produksi papan rangkaian listrik

• Memeriksa titik api bagi pemadam kebakaran

• Memonitor proses pendinginan atau pemanasan material, untuk penelitian dan pengembangan atau quality control pada manufaktur

Ada beberapa jenis alat pengukur temperatur infra merah yang tersedia saat ini, termasuk desain konfigurasi untuk penggunaan fleksibel dan portabel, selain desain-desain khusus untuk fungsi tertentu pada posisi tetap dalam jangka waktu yang lama

Beberapa spesifikasi sensor portabel tersedia untuk pengguna rumahan termasuk tingkat keakuratannya (biasanya kurang lebih satu-dua derajad), plus beberapa derajad dibawahnya untuk pengukuran umum. Rasio Jarak:Titika Api (D:S) menunjukkan perbandingan diameter luas pengukuran panas dengan jarak alat terhadap permukaan objek. Contoh, apabila luas permukaan objek anda satu cm persegi dan anda tidak dapat lebih dekat daripada 12 cm ke objek, anda membutuhkan sensor dengan D:S 12:1 atau lebih. Fungsi yang lain ialah ada sensor yang memakai emisivitas konstan ada pula yang harus diatur. Untuk yang konstan, anda tidak dapat mengatur keakuratan pembacaan pada permukaan yang terang (sebagian besar sensor dirancang untuk permukaan gelap). Sensor emitivitas konstan dapat dipakai pada permukaan terang hanya dengan menambahkan pita gelap pada permukaan benda atau mengecatnya.
Jenis Sensor

Variasi sensor yang umum termasuk: • Termometers Infra Merah Titik, disebut juga Pyrometer Infra Merah, didesain untuk memonitor luasan sempit atau titik tertentu.

Gambar di atas menunjukkan hasil “Sistem Pencitraan Garis” untuk mengukur suhu permukaan dapur pembakar semen.

• Sistem Pencitraan Garis Infra Merah, biasanya membantu menentukan titik api yang penting pada pencerminan putar, untuk secara terus-menerus memindai permukaan yang luas pada ruang. Alat ini banyak digunakan pada manufaktur yang melibatkan konveyer atau proses jaring-jaring, seperti lembaran kaca besar atau logam yang keluar dari tungku, pabrik dan kertas, atau tumpukan material yang terus menerus sepanjang sabuk konveyer.

• Kamera Infra Merah, Termometer infra merah yang didesain khusus sebagai kamera, memonitor banyak titik pada saat yang sama, hasilnya berupa gambar 2 dimensi, di mana tiap pixel menunjukkan temperatur. Teknologi ini umumnya membutuhkan banyak prosesor dan software daripada sistem sebelumnya, digunakan memindai area yang luas. Aplikasi yang umum termasuk untuk memonitor batas negara bagi militer, pengawasan kualitas pada proses manufaktur, dan pengawasan peralatan atau ruang kerja yang panas/dingin untuk tujuan keselamatan dan pemeliharaan.

nah dari penjelasan di atas makan di kembangkan lah teknologi ini menjadi lebih canggih seperti sekarang di gunakan untuk kepetingan mata mata. tapi orang awam juga sudah dapat memiliki dengan mengeluarkan sejumlah uang. HP yang dilengkapi dengan perangkat tersebut dapat digunakan kapan saja di tempat umum tanpa terlalu mencurigakan. beberapa merek hp Nokia 3660 dan Sonny Ericson K500, Nokia 9500 atau XDA O2 dapat di isi dengan applikasi ini. anda mau?. Sebuah perusahaan asal Jepang yang mengenalkan produk yang disebut “Infrared See Through Filter PF” teknologi ini di pasang pada kacamata. mungkin ini lah yang dimaksud dengan kaca mata tembus pandang itu.

siapa yang menjadi targetnya? tidak hanya kaum perempuan, laki laki juga. bahkan saya dan anda kemungkinan pernah jadi korban. namun tekonologi ini juga bukan satu teknologi yang supercanggih sehingga tidak memiliki kelemahan. ada beberapa hal yang harus di perhatikan 1. panjang gelombang , 2. bahan pakaian ( sintetis/ karet atau plastik). jika sinar infra merah dikenakan pada permukaan sintetis, maka ia akan membelokkan gelombang sesuai dengan prasyarat mata normal. Selanjutnya, pantulan permukaan kulit dibalik baju berbahan sintetis akan terlihat jelas.

berikut contoh nya: :

sumber : http://satyasembiring.wordpress.com/2008/03/06/kamera-tembus-pandang-x-ray-lirik-tubuh-sexy-anda/

Arwana dikenal sebagai ikan Naga bagi masyarakat Tionghwa

0 comments
Ikan Arwana yang jenis asia yang berwana keperak -perakan memiliki nama latin (Scleropages formosus) adalah ikan yang menjadi favorit bagi para hobbiis ikan hias nasional. Dengan warnanya yang menakjubkan ada yang silver, emas , merah dan hijau. Arwana menjadi favorit bagi banyak orang karena besar sisiknya yang mempesona.Konon memelihara ikan arwana juga bisa membawa hokky hal inilah yang menyebabkan harga ikan arwana di pasaran selalu tinggi dan stabil. Tidak seperti ikan – ikan hias jenis lain yang harganya naik turun.

arowana

arowana

Ikan Arwana merupakan ikan yang berasal dari daerah subtropics dan tropis, sehingga arwana banyak di temukan di Indonesia, Malaysia, Vietnam, Birma, Thailand. Habitatnya adalah sungai – sungai besar dengan arus yang cukup deras. Arwana yang ditangkap liar sekaran sudah sangat jarang sekali. Jumlah arwana yang menurun drastic, apalagi ditunjang dengan banyaknya polusi air seperti sekarang. Arwana yang beredar sekarang dipastikan merupakan hasil dari pembibitan yang dilakukan para pengusaha pembibitan yang sudah teruji mutu dan kualitas gennya.
Untuk anda para hobbiis ikan Arwana anda harus lebih berhati- hati dalam pemeliharaan. Ikan arwana meskipun termasuk ikan yang kuat dalam bertahan hidup di alam liar, merupakan ikan yang sangat lemah kalau berada di dalam aquarium.
Pertama – tama saat anda memiliki ikan arwana adalah memperhatikan akuarium itu sendiri. Akuarium harus memiliki supply udara yang cukup. Aerator harus mampu mensuply udara dengan jumlah yang cukup. Kalau perlu siapkan aki sebagai cadangan seandainya lampu mati, karena oksigen sangat berpengaruh tehadap kelangsungan hidup khan? Atau bersiap – siap untuk mengganti air sesering mungkin sampai listrik hidup kembali. Saya punya pengalaman saat listrik mati pas tidak ada di rumah..akibatnya..ikan arwana silver sepanjang 30 cm mati…hiks..
Gunakan jug filter yang mampu menyaring kotoran ikan arwana supaya kondisi air selalu bersih dari kotoran dan berkembangnya lumut. Dalam I minggu satu kali sebaiknya mengganti airnya supaya selalu baru dan bersih. Yang terakhir adalah makanan, ikan arwana termasuk dalam kategori ikan carnivore. Makanan yang bisa diberikan adalah kelabang, kodok kecil, jangkrik, kadal, udang , kecoa. Namun sebaiknya makanan tersebut di rotasi satu dengan yang lain supaya ikan tidak bosan…weleh ..weleh.. kaya manusia aja.

sumber : http://pemancing.com/tag/red-arwana

Rakyat Papua Hidup di Bawah Garis Kemiskinan

0 comments

Sekitar 75 persen warga Papua diperkirakan masih hidup di bawah garis kemiskinan akibat keterbatasan sarana dan prasarana transportasi laut, darat, dan udara di daerah itu. "Sarana dan prasarana transportasi di Papua sangat berpengaruh terhadap kehidupan warga masyarakat Papua," kata Gubernur Papua Drs JP Salossa Msi.

Salossa mengatakan keterbatasan sarana dan prasarana transportasi dapat menghambat program-program pembangunan pemerintah yang akan dilaksanakan bagi kepentingan masyarakat di seluruh Papua.

Tingkat kehidupan masyarakat di Papua, menurut Gubernur, kini sangat memprihatinkan bahkan dapat dikategorikan masih banyak masyarakat Papua yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Katanya, Masyarakat Papua kini membutuhkan perhatian secara serius dari pihak pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat yang selama ini terpuruk.

Namun Gubernur merasa optmis dengan pemberlakuan UU No 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua dapat mengangkat ketertinggalan dan kemiskinan masyarakat di Tanah Papua.

Tingkat kehidupan ekonomi masyarakat di Tanah Papua memprihatinkan sehingga pihak pemerintah daerah melalui Otsus dapat mempriroritaskan bidang ekonomi masyarakat dalam mensejahterakan masyarakat yang ada di provinsi tertimur itu.

Sebagai Gubernur Papua, ia sangat mengharapkan dukungan masyarakat terhadap pemberlakuan Otsus agar benar-benar dapat mengatasi sekaligus menghapus kemiskinan di Tanah Papua.

Oleh karena itu untuk mengatasi keterpurukan ekonomi masyarakat Papua, diperlukan koordinasi dan perhatian yang serius dari pemerintah daerah dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Gubernur juga meminta kepada para bupati dan walikota se-Papua agar dapat mensosialisasikan Otsus, agar dapat dimengerti dan dipahami oleh masyarakat sehingga pada gilirannya pembangunan dan peberyaaan ekonomi rakyat di seluruh Papua dapat berjalan seperti yang diharapkan.

sumber : http://www.pnpm-perdesaan.or.id/?page=internews&id=252

PNPM Mandiri Perdesaan Polman 10 Terbaik

0 comments

POLEWALI -- Pelaksanaan program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan (MP) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) tercatat dalam 10 besar terbaik di seluruh Indonesia. Keberhasilan itu merupakan kebanggaan sekaligus tantangan bagi para pelaku dalam mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi tersebut.

Wakil Bupati (Wabup) Polman, Nadjamuddin Ibrahim mengatakan, keberhasilan PNPM Mandiri Perdesaan masuk 10 besar terungkap dalam pertemuan tingkat nasional, beberapa waktu lalu. Penilaian didasarkan pada pelaksanaan yang berjalan cukup baik dan dampak yang dirasakan masyarakat

"Saya cukup terkesan melihat visualisasi kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan yang ditayangkan dalam pertemuan nasional tersebut," ujarnya pada pembukaan rapat koordinasi (rakor) teknis PNPM Mandiri Perdesaan Sulbar di Hotel Lilianto sebagaimana dilaporkan kontributor Polman, M Danial, Minggu 28 November.

Wabup berharap pelaksanaan program PNPM Mandiri Perdesaan ke depan bisa makin maju, berkembang, dan berkelanjutan. Dampaknya sangat membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan. Rakornis diikuti para pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan fasilitator kabupaten serta kecamatan.

Sumber : lokalnews.fajar.co.id

Misteri - MIsteri Terbesar Dunia Sains

0 comments

Bagaimana alam semesta terbentuk masih menjadi
misteri besar (NASA)

Walaupun peradaban manusia dan ilmu pengetahuan sudah mengalami kemajuan yang begitu pesat, namun beberapa beberapa hal masih menyisakan pertanyaan dan teka-teki.

Berikut ini adalah misteri-misteri dikompilasi oleh situs LiveSience, yang hingga kini masih belum bisa dipecahkan oleh 'pisau bedah' ilmu pengetahuan murni.

9. Apa yang terjadi saat gempa bumi terjadi?

Hingga kini manusia masih belum mengetahui apa yang terjadi ketika gempa bumi berlangsung. Padahal gempa bumi terjadi di dalam perut planet bumi, tepat di bawah kaki kita sendiri.
Hingga kini para pakar hanya bisa menjelaskan dari mana gempa bersumber dan patahan apa yang terlibat dalam peristiwa gempa tersebut, atau mungkin hanya memprediksi sampai kapan gempa susulan akan berlangsung.

Namun sampai kini mereka tak bisa secara pasti menjelaskan apa yang terjadi di dalam bumi ketika gempa berlangsung. Sifat dan perilaku kekuatan yang membuat patahan-patahan terus bergerak hingga kemudian akhirnya terjadi gempa hingga kini masih menjadi misteri.
"Masalah pergeseran pada gempa adalah salah satu hal yang paling dasar dari semua ilmu tentang kebumian. Namun itu masih menjadi cerita misteri yang berusia 30 tahun, yang belum terpecahkan," ujar Tom Heaton, seorang pakar geofisika dari Caltech.

8. Siapa Anda?

Kesadaran alamiah yang dimiliki manusia selama ini, masih membingungkan bagi para psikolog dan ilmuwan di bidang kognitif. Bagian dari jawaban pertanyaan mendasar di atas ada yang menjawab dengan sederhana: sesuatu yang memicu kita melakukan sesuatu, sudah menyatu dengan jaringan syaraf manusia.

Walaupun kita mengira bahwa apa yang kita lakukan adalah kehendak bebas, namun setiap pekerjaan yang dilakukan oleh manusia juga dipengaruhi oleh proses tak sadar dan lingkungan sekitar.

Dan, bagaimana kita membuat sebuah keputusan secara sadar sehingga membuat manusia memiliki akal selain jiwa? Nah ini yang masih menjadi misteri.

7. Bagaimana kehidupan bisa terjadi di bumi?

Manusia telah menemukan bukti-bukti awal tentang adanya kehidupan kuman sederhana di bumi sejak sekitar 3 miliar tahun yang lalu. Namun, bagaimana kemudian kejadian awal dari kehidupan mahluk lain di bumi, hingga kini belum diketahui.
"Banyak teori dari asal kehidupan yang ditawarkan, namun sangat sulit untuk diterima dan dibuktikannya." kata Diana Northup, Cave Biologist dari University of New Mexico.

6. Bagaimana otak bekerja?

Hingga kini, belum ada yang bisa menjelaskan bagaimana otak manusia bekerja. Dengan miliaran neuron dan masing-masing neuron memiliki ribuan koneksi, otak memang sangat sulit untuk diteliti.

"Kita semua berfikir bahwa kita bisa memahami otak kita, setidaknya melalui pengalaman kita sendiri. Padahal, pengalaman subyektif kita adalah panduan yang minim untuk menentukan bagaimana otak bekerja," ujar Scott Huettel, pakar dari Center for Cognitive Neuroscience dari Duke University.

Hingga kini peneliti belum bisa menentukan bagaimana neuron-neuron membentuk jaringan fungsional ketika manusia sedang belajar, mengingat, atau melakukan aktivitas lainnya, termasuk saat melihat, mendengar, bergerak, atau saat tengah dimabuk cinta.

5. Di mana bagian alam semesta lainnya?

Manusia memiliki banyak keterbatasan saat hendak meneliti alam semesta. "Itu disebut juga sisi kelam dari alam semesta," kata Michael Turner, seorang pakar kosmologi dari University of Chicago. Menurut dia misteri terbesar dari alam semesta adalah materi gelap dan energi gelap.

Walaupun para peneliti berusaha keras untuk mengeksplorasi hingga ke luar angkasa yang terjauh dan ke perut bumi yang terdalam, namun, diperkirakan baru 4 persen dari materi dan energi yang ditemukan. Sementara 96 persen lainnya masih belum bisa diketahui.

4. Apa yang menyebabkan gravitasi?

Walaupun gravitasi telah dipelajari sejak zaman Newton, namun bidang ini masih sedikit sekali diketahui oleh manusia. Gravitas tidak bisa dijelaskan oleh mode standar fisika. Para teoretisi meyakini gravitasi mungkin ada kaitannya dengan partikel kecil yang tak bermassa bernama graviton yang menimbulkan gaya gravitasi.

"Gravitasi sama sekali berbeda dengan gaya lain yang bisa dideskripsikan dalam model standar," kata Mark Jackson, pakar fisika teori dari Fermilab di Illinois AS."Saat Anda mengerjakan perhitungan interaksi gravitasional kecil, maka Anda akan mendapat jawaban yang ngawur. Matematika sama sekali tak bisa bekerja," kata dia.

3. Benarkah ada Teori Segalanya?

Para pakar biasanya memiliki standar model yang cukup baik untuk mendefinisikan segala sesuatu di alam semesta hingga ke bagian partikel terkecil, mulai dari magnetisme hingga ke atom-atom yang menyusunnya dan bagaimana mereka bisa tetap stabil.

Model standar ini memandang partikel-partikel menjadi titik-titik yang sangat kecil, yang beberapa di antaranya mengandung gaya dasar. Hanya saja, kelemahan dari model standar tadi, adalah kegagalannya untuk melakukan perhitungan terhadap gravitasi dan energi yang sangat tinggi.

Nah, bila ada sebuah teori yang bisa secara konsisten menyertakan dua hal tadi ke dalam pemodelannya, maka teori fisika yang universal akan benar-benar dapat terwujud. Sayangnya, banyak peneliti menganggap hal itu tak akan pernah tercapai.

2. Apakah Alien memang benar-benar ada?

Adalah sesuatu hal yang logis ketika berasumsi bahwa ada kehidupan lain selain di bumi. Sebab, unsur-unsur yang dibutuhkan bagi kehidupan terdistribusi secara luas di alam semesta.
Selain itu, sistem tata surya yang mirip dengan tata surya kita juga dijumpai di luar angkasa. "Jadi setidaknya, ada kemungkinan bahwa ada kehidupan lain di sana," kata Jill Tarter, Director of Center for SETI Research di California.

1. Bagaimana alam semesta tercipta?

Teori tentang dentuman besar yang mengawali keberadaan alam semesta sejak 13,7 miliar tahun lalu dipandang sebagai teori yang masuk akal, walaupun belum bisa langsung diuji.

Pada teori ini, segala sesuatu dimulai dengan luar angkasa yang berukuran kecil dan kemudian memuai dan berkembang menjadi besar. oleh karena proses inflasi (pemompaan). "Hingga kini kita belum mengetahui apa yang menyebabkan inflasi, atau bahkan apakah itu teori yang benar atau tidak," kata Eric Agol, seorang pakar astrofisika dari University of Washington. (hs)

sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/191105-misteri-misteri-terbesar-di-bidang-sains

Cara mudah bakar kalori selain olahraga

0 comments
bakar kalori tanpa olahragaAgar langsing, jangan lupa sarapan. Kok bisa?

Ternyata untuk membakar kalori tidak hanya bisa dilakukan dengan berolah raga saja, melainkan banyak cara lain dan mudah untuk dilakukan. VIVAnews.com mengemukakan setidaknya ada 5 cara mudah untuk membakar kalori tersebut. Berikut tulisannya lengkapnya, yang TR copas dari Yahoo!Insider.

Bukan hanya saat berolahraga, tumpukan kalori dalam tubuh ternyata juga bisa Anda bakar kapan saja. Saat bekerja atau berkumpul dengan teman-teman, tanpa disadari kalori dalam tubuh juga cukup banyak terbuang. Ketahui lima hal mudah untuk membakar kalori, yang bisa dilakukan kapan saja, agar tumpukan kalori dalam tubuh bisa dikurangi.

1. Minum kopi : Penelitian menunjukkan kadar kafein yang terkandung dalam kopi meningkatkan jumlah pembakaran kalori. Anda bisa minum kopi hangat pada pagi hari atau kopi dingin pada sore hari.

2. Sarapan : Hal ini adalah cara paling mudah untuk memicu tubuh mulai membakar lemak. Hal itu karena otak tidak mengirimkan sinyal lapar hingga menjelang siang.

3. Tertawa : Buatlah diri Anda tertawa, dengan membaca cerita lucu. Tidak hanya membuat suasana hati menjadi lebih baik, kalori dalam tubuh pun ikut terbakar dengan tertawa. Karena, tertawa selama 10 hingga 15 menit per hari bisa membakar 50 kalori.

4. Tekanan : Stres atau tekanan yang Anda alami saat bekerja juga membakar kalori dalam tubuh. Jadi, jangan selalu anggap negatif tumpukan pekerjaan, karena itu membuat kalori terbakar.

5. Jalan-jalan : Saat makan siang, pilihlah tempat yang agak jauh dari kantor atau datangi pusat perbelanjaan. Hal ini membuat Anda berjalan lebih lama, dan sambil cuci mata kalori pun terbakar. (mt)

sumber : VIVAnews.com

PNPM Mandiri Harus Bebas Korupsi

0 comments
pnpmlogo
PROGRAM Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri adalah program yang dirancang untuk mendukung pengentasan kemiskinan di sekitar 70.000 desa di 6.000 kecamatan di semua provinsi di Indonesia. Terdiri dari PNPM Mandiri Perdesaan, Perkotaan, Pengembangan Infrastruktur Ekonomi Wilayah, Pengembangan Daerah Tertinggaldan Khusus, Pengembangan Infrastruktur Perdesaan dan beberapa pilot seperti Generasi Sehat Cerdas, Lingkungan dan Program Pengembangan Sistem Perencanaan Partisipatif.

PELAKSANAAN program ini direncanakan, dilaksanakan, diawasi, dan dipelihara oleh masyarakat dengan dukungan Pemerintah melalui aparat terkait dan fasilitator/konsultan yang ditunjuk. Setiap tahap kegiatan harus dilaksanakan secara transparan melalui musyawarah warga dan diumumkan "di papan informasi serta media lain seperti radio komunitas, pengumuman di rumah ibadah, dll.

Meski telah diawasi oleh semua pihak dengan ketat, program nasional dengan dana trilyunan rupiah ini tetap menghadapi berbagai risiko termasuk risiko penyelewengan dana/korupsi. Khusus PNPM Mandiri Perdesaan, dari total dana mendekati Rp 30 triliun yang telah diberikan ke masyarakat sejak tahun 1998 hingga 2010, dan digunakan untuk lebih dari 400.000 macam kegiatan di lebih dari 50.000 desa, terdapat sekitar 3,000 kasus penyelewengan dengan total nilai Rp 60 miliar (hanya 0,2% dari total dana), dan sudah dapat diselamatkan sekitar Rp 40 miliar.

Hal tersebut dikuatkan oleh hasil audit BPKP. Meski angka penyelewengan / korupsi sangat rendah, PNPM tetap berupaya untuk terus menekan ringkat penyelewengan dana/korupsi. Karena itu, PNPM Mandiri menjalankan kebijakan zero tolerance on corruption yang berarti tidak adatoleransi untuk kecurangan dan korupsi di program PNPM. Setiap tindakan kecurangan dan korupsi akan mendapat sanksi tegas, baik sanksi program maupun sanksi hukum, siapapun pelakunya baik pejabat, konsultan maupun masyarakat. Ini dilakukan melalui penguatan pengawasan oleh masyarakat, penerapan kode etik konsultan, penerapan sistem pengelolaan pengaduan masyarakat (complaint handling system), audit oleh BP.KP dan Inspektorat Daerah, pelibatan media massa dan LSM untuk mendukung peningkatan transparansi, akuntabilitas dan anti korupsi di PNPM dan saat ini sedang diproses kerjasama PNPM dengan aparat penegak hukum.

Dari data/laporan yang masuk ke Pokja Pengendali, hanya dari PNPM Mandiri Perdesaan saja, tiap tahun terdapat sekitar 700 pengaduan yang hampir separuhnya berupa penyalahgunaan dana. Pada tahun 2010 hingga bulan Juni 2010 terdapat penyalahgunaan / penyelewengan dana sebesar Rp.13,6 miliar. Dari total penyimpangan dana tersebut, baru berhasil dikembalikan dana sebesar Rp 3 miliar (22%). Sejak 2001, sekitar 70 kasus penyelewengan dana PNPM Mandiri Perdesaan sudah diputus pengadilan, dan lebih dari 100 kasus diproses hukum baik di Kepolisian maupun Kejaksaan.(ADV)**#

sumber : http://bataviase.co.id

Perubahan Sosial Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat

0 comments
Tulisan ini merupakan sebuah perspektif perubahan sosial yang melandasi kerangka berpikir logis pelaksanaan sebuah program perberdayaan dalam hal ini adalah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-Perdesaan).

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan, merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin di perdesaan dengan membangun kemandirian dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan. Artinya pemulihan hak-hak masyarakat dalam pembangunan menjadi koridor pencapaian tujuan. Dengan demikian pulihnya hak-hak masyarakat dalam pembangunan di setiap desa lokasi PNPM Mandiri Perdesaan merupakan suatu proses yang menunjukkan tercapai tidaknya tujuan program.

Proses dan koridor tersebut telah menempatkan PNPM Mandiri Perdesaan menggunakan perubahan sosial sebagai perspektif yang melandasi kerangka berpikir logis pelaksanaannya. Menurut Selo Sumarjan, Perubahan Sosial adalah segala perubahan-perubahan pada lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Tekanan pada definisi tersebut terletak pada lembaga-lembaga kemasyarakatan sebagai himpunan pokok manusia, perubahan-perubahan mana kemudian mempengaruhi segi-segi struktur masyarakat lainnya. Perubahan sosial kadang juga disebut dengan perubahan kebudayaan. Perubahan kebudayaan adalah suatu perubahan yang terjadi terhadap unsur-unsur kebudayaan. Unsur-unsur kebudayaan tersebut yakni sistem pengetahuan, sistem organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian/ekonomi, sistem religi, bahasa dan kesenian.

Ditinjau dari prosesnya, perubahan sosial dapat dibagi ke dalam dua bentuk yaitu perubahan dikehendaki atau direncanakan dan perubahan tidak dikehendaki atau tidak direncanakan. Perubahan dikehendaki atau direncanakan merupakan perubahan yang direncanakan oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahan di dalam masyarakat. Pihak-pihak yang menghendaki dan melakukan perubahan dinamakan agen perubahan (agent of change). Agen perubahan ‘memimpin’ masyarakat dalam mengubah sistem sosial. Dalam melaksanakannya agen perubahan tersangkut dalam tekanan-tekanan untuk mengadakan perubahan. Bahkan mungkin menyiapkan pula perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan lainnya. Suatu perubahan yang dikehendaki atau direncanakan selalu berada di bawah pengendalian atau pengawasan agen perubahan tersebut. Cara-cara mempengaruhi masyarakat dengan sistem yang teratur dan direncanakan terlebih dahulu sering dinamakan perencanaan sosial (social planning).

Berbeda dengan perubahan yang direncanakan, perubahan yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan merupakan perubahan-perubahan yang terjadi tanpa dikehendaki berlangsung di luar jangkauan pengawasan masyarakat dan dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat sosial yang tidak diharapkan masyarakat. Perubahan yang tidak direncanakan ini secara tidak disadari terkadang juga menyertai perubahan yang direncanakan.

Salah satu bentuk perubahan yang dikehendaki atau direncanakan adalah Pembangunan Sosial. Meminjam definisi dari James Midgley, pembangunan sosial adalah: “a process of planned social change designed to promote well-being of the populatioan as a whole in conjunction with a dynamic process of development” (suatu proses perubahan sosial yang terencana yang dirancang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sebagai suatu keutuhan, pembangunan ini dilakukan untuk saling melengkapi dengan dinamika proses pembangunan ekonomi).

Pembangunan sosial lebih berorientasi pada prinsip keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat ketimbang pertumbuhan ekonomi. Beberapa program yang menjadi pusat pehatian pembangunan sosial mencakup pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, perumahan, dan pengentasan kemiskinan. Berdasarkan definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa pembangunan sosial lebih luas dari pembangunan ekonomi. Sesuai dengan definisi tersebut maka dapat dikatakan bahwa PNPM Mandiri Perdesaan merupakan suatu proses perubahan sosial yang direncanakan oleh pemerintah melalui pembangunan sosial.

Perubahan Sosial Terencana

Melalui perspektif perubahan sosial terencana, PNPM Mandiri Perdesaan ‘membawa’ seperangkat sistem nilai, sistem pengetahuan, konsep-konsep dan tata aturan yang terlingkup dalam sistem pembangunan desa partisipatif yang diusungnya. Hakekat dari sebuah sistem, sistem pembangunan desa partisipatif terdiri dari subsistem (unsur-unsur) yang masing-masing mempunyai fungsi dan saling berhubungan, untuk menunjang berfungsinya sistem yang lebih besar secara keseluruhan yaitu sistem pembangunan desa. Sistem pembangunan tersebut pada prakteknya diabstraksikan melalui sistem sosial. Sistem sosial adalah aktivitas-aktivitas anggota suatu masyarakat yang berinteraksi, berhubungan dari waktu ke waktu yang berpola mantap berdasarkan tata aturan tertentu. Sistem sosial tersebut dilingkupi oleh sistem nilai, sistem norma yang menata tindakan dan perilaku masyarakat dalam berinteraksi di dalamnya untuk mewujudkan tujuannya.

Dalam operasionalisasinya, PNPM Mandiri Perdesaan menginisiasi pembentukan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang menjadi subsistem yang menopang berjalannya sistem tersebut. Lembaga kemasyarakatan yang dimaksud mengacu pada suatu bentuk sekaligus mengandung pengertian yang abstrak perihal adanya norma-norma dan peraturan-peraturan tertentu yang menjadi ciri lembaga tersebut. Dalam menyebut lembaga kemasyarakatan ini terkadang juga dipakai istilah lembaga sosial.

Selanjutnya untuk memfungsikannya dibentuk aturan atau norma-norma berdasarkan kesepakatan berlandaskan konsepsi dan nilai-nilai yang terkandung dalam PNPM Mandiri Perdesaan (prinsip-prinsip, misalnya partisipasi, transparansi, akuntabilitas, kesetaraan gender, dan pemihakan kepada masyarakat miskin), yang menjadi acuan bagi pelaku untuk mengatur tindakan dan perilaku masyarakat yang berinteraksi di dalamnya. Norma-norma berupa kesepakatan-kesepakatan tersebut dibangun melalui proses musyawarah, lagi-lagi musyawarah yang dilakukan dilingkupi oleh nilai-nilai itu.

Dengan pendekatan pemberdayaan yang digunakan, perubahan-perubahan diharapkan terjadi seiring dengan kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya yang ada (dalam dan luar desa) untuk mengatasi persoalan yang dihadapi. Rangkaian proses program yang dimanifestasikan dalam bentuk berbagai forum musyawarah yang dilembagakan, melalui perencanaan, pelaksanaan, pemantauan maupun melestarikan hasil kegiatan, merupakan arena mempraktekkan serangkaian tindakan dan perilaku yang dituntut oleh sistem nilai dan norma program. Praktek ini adakalanya dilakukan secara berulang (siklus) agar menjadi suatu kebiasaan bagi masyarakat dan berpola mantap.

Terkadang untuk ‘mengikat’ anggota masyarakat agar norma tertentu atau tata aturan tersebut ditaati, maka melalui intervensi dilakukan pula upaya peningkatan kesadaran moral. Tata aturan yang dibentuk dijadikan sarana menumbuhkan rasa tunduk dengan pemberlakuan sanksi yang dapat menciptakan “rasa takut” jika melanggarnya. Pembiasaan mentaati tata aturan merupakan cikal bakal untuk menumbuhkan “rasa malu” melanggar norma. Rasa takut dan malu ini lebih lanjut diharapkan menumbuhkan adanya “rasa bersalah” baik secara individual maupun kolektif. Misalnya di dalam pelaksanaan program, masyarakat menyepakti sanksi bagi kelompok Simpan Pinjam khusus Perempuan (SPP) di suatu desa untuk ditunda penyaluran dana pergulirannya jika ada kelompok SPP di desa tersebut yang masih menunggak, Pinjaman akan digulirkan jika dalam jangka waktu tertentu kelompok yang menunggak tersebut sudah menyelesaikannya. Adanya sanksi di tataran masyarakat membuat individu atau kelompok tersebut merasa malu dan bersalah kepada kelompok lain dan masyarakat desa secara keseluruhan. Dengan demikian mereka akan menyelesaikan kewajibannya, dalam kasus ini biasanya sistem tanggung renteng yang diterapkan dalam kelompok akan menjalankan fungsinya.

Suatu norma atau aturan setelah mengalami suatu proses, pada akhirnya akan menjadi bagian tertentu dari lembaga kemasyarakatan. Proses ini dikenal dengan proses pelembagaan (institutionalization), yaitu suatu proses yang dilewatkan oleh suatu norma tertentu untuk menjadi bagian dari salah satu lembaga kemasyarakatan. Artinya sampai norma itu oleh masyarakat dikenal, diakui, dihargai dan kemudian ditaati dalam kehidupan sehari-hari.

Proses Pelembagaan

Suatu konsepsi, nilai-nilai dan norma tertentu dikatakan telah melembaga (institutionalized), apabila konsepsi, nilai-nilai dan norma tersebut telah: 1) diketahui, 2) pahami atau dimengerti, 3) ditaati, dan 4) dihargai. Pada tahap awal, norma-norma tertentu tersebut sudah mulai melembaga apabila telah diketahui oleh masyarakat, namun pada tahap ini taraf pelembagaannya adalah rendah. Taraf pelembagaan suatu norma akan meningkat apabila suatu norma dimengerti oleh masyarakat, dengan artian perilakunya diatur oleh norma tersebut.

Selanjutnya apabila anggota masyarakat sudah memahami norma-norma yang mengatur kehidupan bersamanya, maka akan timbul kecenderungan untuk mentaatinya. Pentaatan tersebut merupakan perkembangan selanjutnya dari proses pelembagaan suatu norma. Apabila norma sudah diketahui, dimengerti dan ditaati, maka tidak mustahil bahwa norma tersebut akan dihargai. Penghargaan tersebut merupakan kelanjutan proses pelembagaan pada taraf yang lebih tinggi. Proses pelembagaan ini sebenarnya tidak berhenti demikian saja, namun dapat berlangsung lebih jauh lagi hingga suatu norma kemasyarakatan tidak hanya menjadi institutionalized dalam masyarakat tetapi menjadi internalized. Artinya suatu taraf dimana para anggota masyarakat dengan sendirinya ingin berperilaku sejalan perilaku yang memang sebenarnya memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan perkataan lain norma-norma tadi sudah mendarah daging (internalized).

Proses yang dilewati suatu norma tertentu, sehingga menjadi ‘milik’ suatu masyarakat dan menjadi acuan bagi anggotanya untuk berperilaku dinamakan juga dengan sosialisasi. Sosialisasi dapat diartikan sebagai suatu proses ‘belajar’ seseorang anggota masyarakat untuk mengenal dan memahami nilai-nilai, sistem pengetahuan, sistem norma masyarakat sehingga terjadi pembentukan sikap untuk berperilaku sesuai dengan tuntutan atau perilaku masyarakatnya.

Mengacu pada pengertian tersebut, maka proses sosialisasi diawali dari seseorang mengenal sistem nilai, sistem norma dan sistem pengetahuan masyarakatnya, kemudian memahaminya lalu mentaati serta menghargainya sehingga menjadi acuan untuk bersikap dan berprilaku sesuai dengan apa yang gariskan oleh sistem nilai dan sistem norma tersebut. Seseorang anggota masyarakat memperolehnya melalui suatu proses pembelajaran sosial.

Proses pembelajaran sosial terjadi melalui dua cara, (1) meniru perilaku orang lain, dan (2) dikondisikan. Pada cara pertama dengan meniru perilaku orang lain, atau dikenal juga dengan nama “observational learning”. Intinya adalah bahwa perilaku seseorang anggota masyarakat diperoleh melalui proses peniruan perilaku orang lain. Seorang anggota masyarakat meniru perilaku orang lain karena konsekuensi yang diterima oleh orang lain yang menampilkan perilaku tersebut positif, dalam pandangan individu tadi. Jika kita ingin mensosialisasikan hidup secara teratur dan disiplin, maka caranya adalah dengan memberikan contoh. Di samping itu bisa juga menciptakan model yang layak untuk ditiru.

Pada cara kedua pembelajaran tersebut dikondisikan, dengan maksud agar seseorang anggota masyarakat bertindak dan berperilaku sesuai dengan tuntutan masyarakatnya. Perilaku yang sekarang ditampilkan merupakan hasil konsekuensi positif atau negatif dari perilaku yang sama sebelumnya. Seseorang anggota masyarakat akan dipuji dan menerima ‘penghargaan’ jika memunculkan bentuk perilaku tertentu. Dengan demikian jika generasi awal ingin melestarikan berbagai bentuk perilaku kepada generasi sesudahnya, maka kepada setiap perilaku yang dianggap perlu dilestarikan harus

diberikan ‘imbalan’, atau sebaliknya dengan ‘memberi hukuman’ merupakan cara untuk menghilangkan perilaku tertentu.

Dalam konteks PNPM Mandiri Perdesaan, yang merupakan suatu program pembangunan sosial yang membawa suatu perubahan dalam masyarakat, maka perubahan tersebut dilakukan diawali dengan cara ‘menanamkan’ konsepsi, sistem nilai, sistem norma, sistem pengetahuan dan sistem sosial yang ‘baru’ yang menyertai sistem pembangunan desa partisipatif dengan menggunakan pendekatan pembelajaran sosial.

Dalam prosesnya, konsepsi, sistem nilai, sistem norma dan sistem sosial tersebut diperkenalkan kepada warga masyarakat dengan mengkomunikasikannya melalui berbagai media diantara media yang digunakan adalah melalui pertemuan formal-informal, praktek-praktek sosial dan dukungan media lainnya (seperti panduan, petunjuk teknis, paket informasi, poster, leaflet, flipchart) yang disebarluaskan kepada masyarakat dengan tujuan agar masyarakat mengetahui dan memahami berbagai informasi seperti konsepsi, nilai-nilai, prosedur dan aturan program.

Selanjutnya di tataran masyarakat, melalui suatu proses tahapan yang dikondisikan, masyarakat diharapkan memperoleh pembelajaran melalui praktek-praktek sosial, forum-forum musyawarah, yang mana masyarakat saling berinteraksi memainkan peran di dalamnya dalam rangka pemenuhan tuntutan sesuai konsepsi, nilai-nilai dan sistem norma program. Proses-proses interaksi ini yang pada akhirnya membentuk suatu sistem sosial ‘baru’ yang menempatkan kesamaan hak dan kewajiban setiap warga masyarakat dalam pembangunan desa.

Sehubungan dengan hal itu, pengembangan teknik dan prosedur dalam melaksanakan suatu kegiatan merupakan salah satu cara dalam mewujudkan konsepsi, nilai-nilai dan norma agar menjadi tindakan yang sesuai dengan nilai budaya yang dibawa program. Misalnya, di dalam musyawarah perencanaan di desa, yang merupakan media pembelajaran bagi masyarakat yang ‘dilembagakan’ dalam proses pengambilan keputusan perencanaan pembangunan desa, teknik dan prosedur yang dikembangkan bertujuan untuk menjamin konsepsi dan nilai-nilai program seperti musyawarah dalam pengambilan keputusan, keterlibatan aktif semua lapisan masyarakat (terutama masyarakat miskin), transparansi dan akuntabilitas dapat berjalan.

Tantangan

Praktek-praktek sosial dalam kerangka PNPM Mandiri Perdesaan dibiasakan dalam aktivitas pembangunan desa. Dalam hal ini masyarakat bertindak sebagai subjek pembangunan desanya. Perlu diakui bahwa proses yang dijalankan tidak selalu berjalan lancar, banyak hambatan dalam melembagakan sistem tersebut. Dalam hal ini, pelaku-pelaku program yang menjadi ‘agen perubahan’ dituntut untuk memainkan peran dan fungsi sesuai status yang melekat pada dirinya. Peran dan fungsi tersebut harus dimainkan sesuai dengan nilai-nilai dan norma program. Sebagai contoh seorang fasilitator yang merupakan salah satu agen perubahan yang membawa konsepsi, sistem nilai dan sistem norma program ke dalam kehidupan masyarakat, seyogyanya tercermin dalam pemikiran, sikap dan perilakunya dalam pelaksanaan dan berinteraksi dengan masyarakat. Kesesuaian antara konsepsi, sistem nilai dan norma dengan prilaku atau tindakan fasilitator mempengaruhi pelembagaan sistem pembangunan desa dimaksud.

Diakui memang bahwa sistem pembangunan desa partisipatif tersebut tidak serta merta melembaga sejalan dengan pelaksanaan program, namun berlangsung secara bertahap. Berhasil tidaknya proses pelembagaan tergantung dari efektivitas penanamannya.

Soejono Soekanto (1990) menjelaskan bahwa efektivitas menanam merupakan hasil positif penggunaan tenaga manusia, alat, organisasi dan metode di dalam menanamkan lembaga baru. Semakin besar kemampuan tenaga manusia, alat-alat yang dipakai oleh organisasi yang tertibnya dan sistem penanaman sesuai dengan kebudayaan masyarakat makin besar pula hasil yang dapat dicapai oleh usaha penanaman lembaga baru itu. Akan tetapi usaha menanamkan sesuatu unsur yang baru seringkali mengalami reaksi dari beberapa golongan masyarakat yang dirugikan. Kekuatan menentang masyarakat tersebut mempunyai pengaruh negatif terhadap kemungkinan berhasilnya proses pelembagaan (institutionalization).

Dengan demikian jelaslah bahwa apabila efektivitas menanam kecil, sedangkan kekuatan menentang masyarakat besar maka kemungkinan suksesnya proses pelembagaan menjadi kecil atau mungkin malah hilang sama sekali. Sebaliknya apabila efektivitas menanam besar dan kekuatan menentang masyarakat kecil maka jalannya proses pelembagaan menjadi lancar. Berdasarkan hubungan timbal balik antara kedua faktor yang berpangaruh positif dan negatif itu, orang bisa menambahkan kelancaran proses pelembagaan dengan memperbesar efektivitas menanam dan atau mengurangi kekuatan menentang masyarakat. Perlu diperhatikan bahwa penggunaan kekuasaan untuk mengurangi kekuatan menentang masyarakat biasanya malah memperbesar kekuatan tersebut. Hanya saja tentu ada kemungkinan bahwa kekuatan menentang tidak menjelma menjadi aksi ke luar akan tetapi meresap ke dalam jiwa dalam bentuk dendam atau benci. Perasaan demikian juga menghambat berhasilnya proses pelembagaan.

Di samping pengaruh positif dan negatif itu ada pula pengaruh dari faktor ketiga, yaitu faktor kecepatan menanam. Artinya adalah panjang atau pendeknya jangka waktu menanam itu dilakukan dan diharapkan memberikan hasil. Semakin tergesa-gesa orang berusaha menanam dan semakin cepat pula mengharapkan hasilnya, semakin tipis efeknya pelembagaannya dalam masyarakat. Sebaliknya makin tenang orang berusaha menanam dan semakin cukup waktu yang diperhitungkan untuk menimbulkan hasil dari usahanya, semakin besar hasilnya atau sebaliknya.

Efek kecepatan usaha menanam tersebut, sebenarnya tidak dapat dilihat tersendiri, akan tetapi selalu harus dihubungkan dengan faktor efektivitas menanamnya. Apabila penambahan kecepatan menanam disertai dengan usaha menambah efektivitas, maka hasilnya proses pelembagaan tidak akan berkurang. Hasil akan berkurang jika kecepatan menanam saja yang ditambah tanpa memperbesar efektivitasnya. Apabila kecepatan menanam diulur-ulur sampai tidak ada batas waktunya sama sekali, maka kecenderungan pada efektivitas menanam menjadi berkurang, karena kurang atau tidak ada dorongan untuk mencapai hasil.

Pertanyaannnya sekarang adalah bagaimana proses penanaman konsepsi, nilai-nilai dan norma-norma program yang telah kita dilakukan? (hs)

Ditulis oleh : Hendry Syafaruddin
Konsultan NMC, IEC Specialist, PNPM Perdesaan

sumber : http://www.pnpm-mandiri.org/
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...